Sejarah Burger Edam

Asal Usul - Lulusan STM bangunan ini mengawali bisnisnya hanya dengan dua gerobak. Kini, ia memiliki 10 pabrik dan 2.000 outlet Edam Burger yang tersebar di seluruh Indonesia. Segalanya tentu tak mudah diraih. Bahkan, ia pernah menjalani hidup yang keras di Jakarta. Saya mengawali semua usaha ini dengan niat sederhana: bertahan hidup. Makanya, sampai sekarang saya ingin tetap menjadi orang yang sederhana. Sejak kecil pula saya sudah jadi pengusaha. Bayangkan, tiap pergi ke sekolah, tak pernah saya diberi uang jajan. Kalau mau punya uang, ya saya harus ke kebun dulu mencari daun pisang, saya potong-potong, lalu dijual ke pasar.



Saya pun tak pernah mendapat jatah baju baru. Biasanya, beberapa bulan sebelumnya saya memelihara anak ayam. Kalau sudah cukup besar, saya jual. Uangnya untuk beli baju baru. Lalu, sekitar usia 10 tahun, saya harus bisa memasak sendiri. Kalau mau makan, Ibu cukup memberi segenggam beras dan lauk mentah untuk saya olah sendiri. Kerasnya kehidupan Jakarta, tak urung menjebloskan saya pada kehidupan preman. Bermodal rambut gondrong dan tampang sangar, ada-ada saja ulah yang saya perbuat. Paling sering kalau naik bis kota tidak bayar, tapi minta uang kembalian. (Sambil berkisah, Made terbahak tiap mengingat pengalaman masa lalunya). Di awal jualan, tak jarang tak ada satu pun pembeli yang menghampiri, padahal seharian saya mengayuh gerobak. Mereka mungkin berpikir, burger itu pasti mahal. Padahal, tidak. Saya hanya mematok harga Rp 1.700 per buah. Baru setelah tahu murah, pembeli mulai ketagihan. Dalam sehari bisa laku lebih dari 20 buah. Untuk mengembangkan usaha, saya mengajak ibu-ibu rumah tangga berjualan burger di depan rumah atau sekolah. Mereka ambil bahan dari saya dengan harga lebih murah. Upaya saya berhasil. Dalam dua tahun, gerobak burger saya beranak menjadi lebih dari 40 buah. Saya pun pensiun menjajakan burger berkeliling dan menyerahkan semua pada anak buah. Tak berhenti sampai di situ, tahun 1996 saya mencoba membuat roti sendiri dan membuat inovasi cita rasa saus. Seminggu berkutat di dapur, hasilnya tak mengecewakan. Saya berhasil menciptakan resep roti dan saus burger bercita rasa lidah orang Indonesia. Rasanya jelas berbeda dengan burger yang dijual di berbagai restoran cepat saji.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

1 comments:

Write comments
May 10, 2016 at 8:37 AM delete

SALAM DARI
bESAR GRAND
MENGUASAI! DI REGARDS DARI ANDA MENJADI
ANGGOTA
ILLUMINATI BESAR, KAMI SELAMAT DATANG ANDA. Menjadi
bagian dari sesuatu
menguntungkan dan khusus
 SELAMAT DATANG DI DUNIA
ITU
ILLUMINATI). Apakah Anda POLITISI sebuah,
ENGINEER, DOKTER,
ENTERTAINER, MODEL, SARJANA / MAHASISWA,
ATAU ANDA PUNYA DI
PIKIRAN UNTUK BUKA USAHA ANDA Untuk MENJADI
PIKIRAN BESAR.
Hal ini relevan untuk juga tahu bahwa untuk menjadi
anggota, Anda
Akan memberikan jumlah $ 100, 000, 000. 00 sebagai
keanggotaan Illuminati
gaji bulanan. Harap menjadi bagian dari ini
KEEMASAN
"KESEMPATAN" The Illuminati besar
Organisasi membuat Anda kaya
dan terkenal di dunia, itu akan menarik Anda keluar
dari akar rumput
dan membawa Anda ke ketinggian yang lebih besar yang Anda miliki
lama bercita-cita untuk menjadi
dan bersama-sama kita akan memerintah dunia dengan
besar dan perkasa
kekuatan Illuminati, umur panjang dan
kemakmuran di bumi dengan
hidup yang kekal dan gembira. email kami di worldwideilluminati005@gmail.com
jika Anda tertarik .
mengisi formulir di bawah ini
Nama lengkap………………………………
Negara ....................................... Negara
asal………………………. Tanggal
kelahiran………………………….
Seks……………………………………….
Alamat……………………………….
Telepon ....................................... .. Email
alamat…

Reply
avatar