Sejarah Penyelidikan Geologi di Indonesia

Sejarah Penyelidikan Geologi di Indonesia

Add Comment
Asal Usul -Penyelidikan geologi di Indonesia berperan pen- ting dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan pemanfaatan sumberdaya alam di Indonesia, tujuannya tidak lain untuk kemajuan dan kemakmuran bangsa ini. Penyelidikan geologi di Indonesia telah mencapai lebih dari satu seperempat abad dimulai pada tahun 1850. Penyelidikan geologi di Indonesia dalam lingkup peristiwa dibagi menjadi empat masa penting, yaitu Masa Pendudukan Belanda, Masa Pendudukan Jepang, Masa Perang Kemerdekaan dan Masa Mengisi Kemerdekaan.


Masa Pendudukan Belanda
Pada tahun 1850 oleh Pemerintah Belanda didirikan Dinas Pertambangan yang pada waktu itu diberi nama Dienst van het Mijnwezen di nusantara. Setahun sebelumnya, pertambangan yang pertama dibuka di nusantara adalah di daerah Pengaron, Kalimantan, yaitu pertambangan batubara Orange Nassau. Inilah sebenarnya yang menjadi patok dimulainya kegiatan penyelidikan geologi di Indonesia. Jauh sebelumnya, pada tahun 1705 telah terbit sebuah catatan geologi dari seorang penyelidik terkenal G.E Rumphius yang melakukan penelitian geologi di daerah Maluku berisi mengenai berita gempabumi, letusan gunungapi, dan keberadaan mineral di daerah tersebut.
Pertengahan abad ke-19 merupakan masa persiapan berdirinya Dinas Pertambangan yang sebelumnya penyelidikan alam tergabung dalam Komisi Ilmu Alam. Buku mengenai geologi Pulau Jawa pertama kali dibuat pada periode ini oleh seorang dokter yang beralih profesi menjadi penyelidik alam yaitu Junghuhn. Bukunya yang berjudul Java Deszelfs Gedaante, Bekleeding En Inwendige Structuur pada tahun 1853 merupakan buku penting bagi penyelidikan geologi di Pulau Jawa pada waktu itu bahkan hingga kini karya ilmiahnya masih sering dikutip sebagai bahan referensi.
Masih dalam pertengahan abad ke-19, tercatat kejadian penting yaitu berdirinya Perhimpunan Ilmu Alam Kerajaan (Koninklijk Natuurkundige Vereeniging) selain berdirinya dinas pertambangan yang telah disebutkan di atas. Kedua instansi tersebut secara bersama-sama menerbitkan artikel-artikel yang terkumpul dalam Majalah Ilmu Alam (Natuurkundig Tijdschrift) yang kemudian berubah nama menjadi Chronica Naturae. Forum ini menjadi sangat padat hingga akhirnya dinas pertambangan memutuskan untuk membuat majalah lain dengan nama Jaarboek van het Mijnwezen in Nederlandsch (Oost) Indie yang terbit pertama kali tahun 1872.
Pada akhir abad ke-19 penyelidikan geologi masih terfokus pada dunia ilmu pengetahuan dan bukan semata-mata untuk kepen-tingan komersial dan dimanfaatkan. Tercatat seorang peneliti bernama R.D.M. Verbeek dan R.D. Verbeek yang melakukan penyelidikan geologi di seluruh Sumatera. Penye-lidikan fosil juga dilakukan oleh E. Dubois di Jawa dan Sumatera yang menghasilkan penemuan fosil manusia purba Pithecanthropus erectus yang kemudian diumumkan pada tahun 1894.
Awal abad ke-20 kegiatan penyelidikan geologi meningkat dengan pesat sehingga didirikan cabang geologi dalam dinas pertambangan. Ahli geologi pun tidak lagi didominasi oleh orang Belanda tetapi juga terdapat ahli geologi dari negara lain yang ikut melakukan penyelidikan di nusantara. Brouwer (1925) dan Rutten (1927) melakukan sintesa dari penyelidikan-penyelidikan sebelumnya di seluruh nusantara dengan menerbitkan buku Geology of the Netherlands East Indies dan Voordrachten over de Geologie van Nederlands Oost Indie (ceramah-ceramah mengenai geologi Hindia Belanda Timur).
Pada tahun 1929 ditandai dengan pembukaan museum geologi dan diterbitkannya 13 lembar (quadrangle) peta bersistem Pulau Jawa dengan skala 1:100.000, 13 lembar peta Pulau Sumatera dengan skala 1:200.000 serta 12 lembar peta regional berskala 1:1.000.000. Pada tahun yang sama penyelidikan di Kalimantan Barat dan Tengah akhirnya diakhiri dengan penerbitan hasil penyelidikan pada tahun 1939. Ekspedisi-ekspedisi ilmiah oleh lembaga lain juga tercatat pada periode ini yaitu Ekspedisi Snellius oleh ahli geologi P.H. Kuenen pada tahun 1929-1930, penyelidikan gaya berat oleh F.A. Vening Meinesz dengan menggunakan kapal selam Nederland K-XIII pada tahun 1929-1930, ekspedisi Sulawesi Tengah oleh H. Brouwer pada tahun 1929, ekspedisi puncak Carstenz pada tahun 1936 yang berhasil menemukan endapan tembaga Ertsberg dan pengumpulan fosil manusia purba oleh von Koenigswald.
Sintesa dari penyelidikan-penyelidikan geologi tersebut dilakukan oleh H. Stauffer dalam The Geology of the Netherlands Indies, Franz Weidenreich dalam The Puzzle of Pithecanthropus dan Alexander D. Ter Braake dalam Volcanology in the Netherlands Indies. Kesemua karya tulis tersebut terdapat dalam buku Science and Scientists in the Netherlands Indies yang diterbitkan di New York pada tahun 1945. Sintesa penyelidikan geologi selama 100 tahun dilakukan oleh R.W. van Bemmelen dalam bukunya yang paling spektakuler berjudul Geology of Indonesia yang diterbitkan pada tahun 1949. Penggunaan nama Indonesia telah dilakukan karena penerbitan buku ini terjadi setelah Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya pada tahun 1945. Buku ini menjadi sebuah maha karya besar dan menjadi dasar penyelidikan geologi dan pencarian sumberdaya alam pada saat ini.
Masa Pendudukan Jepang
Masa pendudukan Jepang hampir tidak ada kegiatan penyelidikan geologi yang berarti. Pada masa ini tercatat hanya penggantian nama dari dinas pertambangan Dienst van het Mijnwezen menjadi Sangyobu Chisitsu Chosajo. Chisitsu Chosajo diambil alih oleh Indonesia pada hari dikeluarkannya perintah perebutan kekuasaan pada bulan September 1945 dan diganti menjadi Djawatan Tambang dan Geologi.
Masa Perang Kemerdekaan
Djawatan Tambang dan Geologi yang terbentuk dibawah Kementerian Pekerjaan Umum dengan menterinya pada waktu adalah Abikusno. Susunan djawatan yang baru dibentuk itu meliputi empat bagian yaitu Bagian Urusan Umum oleh Slamet Pambudi, Bagian Perusahaan oleh A.F. Lasut, Bagian Geologi oleh R. Soenoe Soemosoesastro dan Bagian Laboratorium oleh R. Ali Tirtosuwirjo.
Djawatan ini kemudian mengalami berbagai perubahan dan perpindahan kementerian dari Kementerian Pekerjaan Umum dipindahkan ke Kementerian Kemakmuran dan kemudian ke Kementerian Perindustrian dan Perdagangan. Pada akhirnya berada di bawah Kementerian Kemakmuran pada tahun 1947. Tidak hanya induk dari djawatan yang berganti-ganti tetapi pimpinan djawatan tersebut juga mengalami pergantian terus-menerus hingga akhirnya diputuskan pemimpin djawatan tersebut adalah A.F. Lasut dan R.S. Soemosoesastro tetap memimpin Bagian Geologi.
Belanda yang membonceng sekutu membentuk pemerintah federal di Indonesia yang serta-merta mendirikan kembali Dienst van den Mijnbouw dengan pusat di Jakarta. Dengan demikian pada waktu itu terdapat dua lembaga yang mengerjakan penyelidikan geologi di Indonesia.
Perang revolusi meletus menyebabkan djawatan harus melakukan pengungsian dan perpindahan terus-menerus yang mengakibatkan tercecernya arsip-arsip berharga penyelidikan-penyelidikan geologi. Beberapa arsip tersebut musnah akibat pemboman dan kebakaran dan pada akhirnya hanya kalkir Pulau Jawa yang dapat diselamatkan.
Kegiatan penyelidikan geologi tidak banyak yang dapat dilakukan pada periode ini. Kegiatan geologi yang dilakukan pada periode ini adalah usaha untuk menghidupkan kembali penambangan-penambangan yang telah ada sebelumnya di daerah Purwakarta dan di daerah Tulungagung. Pimpinan djawatan sempat pula meninjau kegiatan pertambangan di Sumatera.
Berita yang cukup mengejutkan adalah tertangkap dan terbunuhnya kepala djawatan A.F. Lasut oleh pihak Belanda pada tanggal 7 Mei 1949 di Yogyakarta bertepatan dengan ditandatanganinya perjanjian Roem-Royen.
Masa Mengisi Kemerdekaan
Dengan terbentuknya kembali negara kesatuan Republik Indonesia pada tahun 1950, Djawatan Pertambangan dan Geologi dipindahkan ke Jakarta dan mempunyai cabang di Bandung yang pada tahun 1952 berubah menjadi Pusat Djawatan Geologi. Pusat Djawatan Geologi kemudian menjadi Djawatan Geologi dan pada tahun 1963 menjadi Direktorat Geologi. Selanjutnya Direktorat Geologi dikembangkan pada tahun 1978 menjadi Direktorat Geologi Tata Lingkungan, Direktorat Sumberdaya Mineral, Direktorat Vulkanologi dan Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi yang bernaung di bawah Direktorat Jenderal Pertambangan Umum. Pada tahun 1984 Direktorat Jenderal Pertambangan Umum dipecah menjadi Direktorat Jenderal Pertambangan Umum dan Direktorat Jenderal Geologi dan Sumberdaya Mineral yang menaungi keempat unit tersebut dengan ditambah satu unit baru yaitu Pusat Pengembangan Geologi Kelautan.
Pengkaderan para ahli geologi tidak luput dipikirkan oleh pemerintah Indonesia yang baru dengan dibukanya sekolah geologi pertama pada 1 Desember 1946 yaitu Sekolah Pertambangan Geologi Rendah dan Laboran, Sekolah Pertambangan Geologi Menengah dan Sekolah Tinggi Pertambangan Geologi. Sesudah perang usai dibukalah Kursus Ahli Praktek Geolgi dan Pertambangan yang kemudian berubah menjadi Akademi Geologi dan Pertambangan (AGP).
Prof. Th. H.F. Klompe pada tahun 1950 mendirikan bagian geologi di Institut Teknologi Bandung (ITB) kemudian disusul oleh Universitas Padjajaran (UNPAD) pada tahun 1959 dan Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 1960 dan selanjutnya dibuka bagian-bagian geologi pada sekolah tinggi lainnya.
Pada periode 1960-1965 para ahli geologi Indonesia sudah cukup banyak dan beberapa ekspedisi dilakukan diantaranya adalah Ekspedisi Cenderawasih yaitu pendakian Puncak Carlstenz di Irian Barat yang diikuti oleh ahli geologi dari Direktorat Geologi, Ekspedisi Laut Baruna I dan II di Indonesia Timur yang diikuti oleh ahli geologi dari Direktorat Geologi dan Universitas dan penyelidikan berkala lainnya yang diselenggarakan oleh Direktorat Geologi maupun Universitas. Pada periode tersebut tepatnya tahun 1960 para ahli geologi Indonesia mendirikan Ikatan Ahli Geologi Indonesian (IAGI).
Dengan perkembangan teknologi ilmu pengetahuan kebumian dan kemampuan ahli geologi Indonesia yang berkembang pesat, penyelidikan geologi di Indonesia saat ini diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap ilmu pengetahuan yang sangat besar seperti halnya penyelidikan terdahulu yang mampu menciptakan buku yang spektakuler Geology of Indonesia (van Bemmelen, 1949).
Disarikan dari:
Sudradjat, A., (1997): Satu Seperempat Abad Penyelidikan Geologi di Indonesia, Ilustrasi Geology, Jakarta, Hal 30-40

Asal Mula Burung Garuda Pancasila

1 Comment
Asal Usul -

Kita sebagai bangsa Indonesia tentu sering melihat dan sangat mengenal gambar di atas ini. Namun apakah kita benar-benar mengenal gambar tersebut? Jika ditanya itu gambar apa, tentu kita bisa menjawabnya. Namun apakah kita bisa menjawab dengan benar apa nama gambar itu? Siapa perancang gambar itu? Bisakah anda menjelaskan secara detail lambang-lambang yang terkandung di dalamnya? Marilah kita mulai satu per satu.


Sekilas

Gambar di atas itu merupakan lambang negara Indonesia. Lambang negara berupa seekor Burung Garuda berwarna emas yang berkalungkan perisai yang di dalamnya bergambar simbol-simbol Pancasila, dan mencengkeram seutas pita putih yang bertuliskan "BHINNEKA TUNGGAL IKA". Sesuai dengan desainnya, lambang tersebut bernama resmi Garuda Pancasila. Garuda merupakan nama burung itu sendiri, sedangkan Pancasila merupakan dasar negara Indonesia yang disimbolkan dalam gambar-gambar di dalam perisai yang dikalungkan itu. Nama resmi Garuda Pancasila yang tercantum dalam Pasal 36A, UUD 1945.

Sejarah




Sultan Hamid II

Perancangan lambang negara dimulai pada Desember 1949, beberapa hari setelah pengakuan kedaulatan Republik Indonesia Serikat oleh Belanda. Kemudian pada tanggal 10 Januari 1950, dibentuklah Panitia Lencana Negara yang bertugas menyeleksi usulan lambang negara. Dari berbagai usul lambang negara yang diajukan ke panitia tersebut, rancangan karya Sultan Hamid II lah yang diterima. Sultan Hamid II (1913–1978) yang bernama lengkap Syarif Abdul Hamid Alkadrie merupakan sultan dari Kesultanan Pontianak, yang pernah menjabat sebagai Gubernur Daerah Istimewa Kalimantan Barat dan juga Menteri Negara Zonder Portofolio pada era Republik Indonesia Serikat.

Setelah disetujui, rancangan itupun disempurnakan sedikit demi sedikit atas usul Presiden Soekarno dan masukan berbagai organisasi lainnya, dan akhirnya pada bulan Maret 1950, jadilah lambang negara seperti yang kita kenal sekarang. Rancangan final lambang negara itupun akhirnya secara resmi diperkenalkan ke masyarakat dan mulai digunakan pada tanggal 17 Agustus 1950 dan disahkan penggunaannya pada 17 Oktober 1951 oleh Presiden Soekarno dan Perdana Menteri Sukiman Wirjosandjojo melalui PP 66/1951, dan kemudian tata cara penggunaannya diatur melalui PP 43/1958.

Meskipun telah disahkan penggunaannya sejak tahun 1951, tidak ada nama resmi untuk lambang negara itu, sehingga muncul berbagai sebutan untuk lambang negara itu, seperti Garuda Pancasila, Burung Garuda, Lambang Garuda, Lambang Negara, atau hanya sekedar Garuda. Nama Garuda Pancasila baru disahkan secara resmi sebagai nama resmi lambang negara pada tanggal 18 Agustus 2000 oleh MPR melalui amandemen kedua UUD 1945.


Makna dan Arti Lambang

Garuda Pancasila terdiri atas tiga komponen utama, yakni Burung Garuda, perisai, dan pita putih.

Burung Garuda

Burung Garuda merupakan burung mistis yang berasal dari Mitologi Hindu yang berasal dari India dan berkembang di wilayah Indonesia sejak abad ke-6. Burung Garuda itu sendiri melambangkan kekuatan, sementara warna emas pada burung garuda itu melambangkan kemegahan atau kejayaan.

Pada burung garuda itu, jumlah bulu pada setiap sayap berjumlah 17, kemudian bulu ekor berjumlah 8, bulu pada pangkal ekor atau di bawah perisai 19, dan bulu leher berjumlah 45. Jumlah-jumlah bulu tersebut jika digabungkan menjadi 17-8-1945, merupakan tanggal di mana kemerdekaan Indonesia diproklamasikan.
Perisai




Perisai yang dikalungkan melambangkan pertahanan Indonesia. Pada perisai itu mengandung lima buah simbol yang masing-masing simbol melambangkan sila-sila dari dasar negara Pancasila.

Pada bagian tengah terdapat simbol bintang bersudut lima yang melambangkan sila pertama Pancasila, Ketuhanan yang Maha Esa. Lambang bintang dimaksudkan sebagai sebuah cahaya, seperti layaknya Tuhan yang menjadi cahaya kerohanian bagi setiap manusia. Sedangkan latar berwarna hitam melambangkan warna alam atau warna asli, yang menunjukkan bahwa Tuhan bukanlah sekedar rekaan manusia, tetapi sumber dari segalanya dan telah ada sebelum segala sesuatu di dunia ini ada.

Di bagian kanan bawah terdapat rantai yang melambangkan sila kedua Pancasila, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Rantai tersebut terdiri atas mata rantai berbentuk segi empat dan lingkaran yang saling berkait membentuk lingkaran. Mata rantai segi empat melambangkan laki-laki, sedangkan yang lingkaran melambangkan perempuan. Mata rantai yang saling berkait pun melambangkan bahwa setiap manusia, laki-laki dan perempuan, membutuhkan satu sama lain dan perlu bersatu sehingga menjadi kuat seperti sebuah rantai.

Di bagian kanan atas terdapat gambar pohon beringin yang melambangkan sila ketiga, Persatuan Indonesia. Pohon beringin digunakan karena pohon beringin merupakan pohon yang besar di mana banyak orang bisa berteduh di bawahnya, seperti halnya semua rakyat Indonesia bisa "berteduh" di bawah naungan negara Indonesia. Selain itu, pohon beringin memiliki sulur dan akar yang menjalar ke mana-mana, namun tetap berasal dari satu pohon yang sama, seperti halnya keragaman suku bangsa yang menyatu di bawah nama Indonesia.

Kemudian, di sebelah kiri atas terdapat gambar kepala banteng yang melambangkan sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan. Lambang banteng digunakan karena banteng merupakan hewan sosial yang suka berkumpul, seperti halnya musyawarah di mana orang-orang harus berkumpul untuk mendiskusikan sesuatu.

Dan di sebelah kiri bawah terdapat padi dan kapas yang melambangkan sila kelima, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Padi dan kapas digunakan karena merupakan kebutuhan dasar setiap manusia, yakni pangan dan sandang sebagai syarat utama untuk mencapai kemakmuran yang merupakan tujuan utama bagi sila kelima ini.

Pada perisai itu terdapat garis hitam tebal yang melintang di tengah-tengah perisai. Garis itu melambangkan garis khatulistiwa yang melintang melewati wilayah Indonesia.

Warna merah dan putih yang menjadi latar pada perisai itu merupakan warna nasional Indonesia, yang juga merupakan warna pada bendera negara Indonesia. Warna merah melambangkan keberanian, sedangkan putih melambangkan kesucian.

Pita dan Semboyan Negara

Pada bagian bawah Garuda Pancasila, terdapat pita putih yang dicengkeram, yang bertuliskan "BHINNEKA TUNGGAL IKA" yang ditulis dengan huruf latin, yang merupakan semboyan negara Indonesia. Perkataan bhinneka tunggal ika merupakan kata dalam Bahasa Jawa Kuno yang berarti "berbeda-beda tetapi tetap satu jua". Perkataan itu diambil dari Kakimpoi Sutasoma karangan Mpu Tantular, seorang pujangga dari Kerajaan Majapahit pada abad ke-14. Perkataan itu menggambarkan persatuan dan kesatuan Nusa dan Bangsa Indonesia yang terdiri atas berbagai pulau, ras, suku, bangsa, adat, kebudayaan, bahasa, serta agama.

Asal Mula Autobiografi

Add Comment
Asal Usul - Kata autobiografi pertama kali digunakan oleh William Taylor pada 1797 di Inggris dan diterbitkan secara berkala yang berupa Review Bulanan. Namun bentuk autobiografi kembali ke jaman dahulu.


Penulis aubiografi umumnya mengandalkan pada berbagai dokumen dan sudut pandang; autobiografinya namun mungkin didasarkan sepenuhnya pada memori penulis. Erat terkait dengan otobiografi (dan kadang-kadang sulit untuk tepat membedakan dari itu) adalah bentuk memoir.


Ratusan sudah buku autobiografi, memoar, perjalanan hidup dan semacamnya yang diterbitkan oleh penerbit Indonesia. Dari tahun ke tahun ada saja penerbit yang menerbitkan kisah hidup (biografi) orang-orang terkenal, para pemimpin atau mereka yang merasa ada sesuatu yang penting dalam perjalanan hidupnya. Buku tampaknya merupakan tugu kenangan bagi orang-orang tertentu, terutama bagi mereka yang menulis sendiri riwayat hidupnya.

Mengapa orang tertarik untuk menerbitkan buku semacam ini? Apakah karena penerbitan buku kisah kehidupan ini laris di pasaran dan mendatangkan keuntungan baik kepada penerbit maupun pengarang? Dari antara sekian banyak autobiografi yang terbit di Indonesia, ada sebuah buku yang menarik dari segi pemasaran, yakni buku yang berjudul Soemitro, dari Pangdam Mulawarman sampai Pangkopkamtib sebagaimana dituturkan kepada Ramadhan K.H., yang diterbitkan oleh Pustaka Sinar Harapan tahun 1994. Hebatnya, buku ini dicetak ulang sampai empat kali dalam sebulan! Buku kisah kehidupan lainnya belum sehebat itu.

Menurut beberapa penerbit, buku semacam ini umumnya seret peredarannya. Tidak jarang pengarangnya sendiri turut membiayai penerbitannya. Buku biografi jadilah semacam sumbangsih pemikiran orang tertentu untuk masyarakat, paling sedikit bagi masyarakat sekeliling tokoh yang dikisahkan.

Bagaimana orang menanggapi sebuah autobiografi, memoar, biografi atau semacamnya? Banyak ragam pendapat orang. Ada yang menganggap buku itu bagus, meluruskan sesuatu hal yang tadinya dianggap lurus, memberikan kenikmatan hidup atau sebaliknya, ada yang beranggapan bahwa buku semacam itu hanya pamer pujian kepada diri sendiri, tidak jujur karena tidak mengungkapkan kisah yang sebenarnya.

Di negeri yang sudah maju, riwayat hidup yang dibukukan dianggap sebagai sebuah karya sastra yang menarik untuk dikaji. Sallie Mcfaqua dalam buku Speaking in Parables menyediakan satu bab khusus membahas kisah kehidupan diri ini. Ia beranggapan bahwa autobiografi dan semacamnya perlu diperhatikan dan dinikmati karena di dalamnya terdapat sebuah kisah kehidupan.

Peristiwa yang dihadapi sang tokoh diungkapkan khususnya yang tak lazim terdengar, rahasia kehidupan (gagal ataupun sukses), rangkaian kejadian dari lingkungan yang diakrabi sang tokoh.

Sebuah autobiografi yang baik mirip sebuah parabel yang dalam ruang lingkup agama, semacam pengakuan tokoh agama, sekadar contoh Pengakuan Agustinus terus dibaca orang dari abad ke abad karena yang diungkapkan merupakan sesuatu yang kurang lazim, bukan yang menarik dari diri sendiri melainkan tentang diri dalam hubungannya dengan Tuhan. Dalam hal ini, orang membaca autobiografi karena ia mencari diri sendiri, membaca perjalanan hidup diri sendiri, semacam metafora diri, siapakah aku ini? Kisah diri diungkapkan sedemikian rupa, sebuah inti kehidupan yang menurut Roy Pascal memunculkan master form.

Orang membaca autobiografi bukan khusus mencari penanggalan (kecuali kepentingan sejarah), nama, tempat, melainkan untuk mengetahui cara menanggapi, penyusunan, pemahaman tentang apa yang dirasakan seorang individu, bagaimana ia mengungkapkannya, bahwa seorang individu dapat dihubungkan dengan diri orang lain. Lalu, hal ini dapat menolong pembaca membayangkan diri sendiri. Kisah yang demikian menjadi narasi yang indah, sebuah kisah yang efektif, artinya pengaruhnya menjelma di dalam diri pembaca. Semacam dialog yang hidup.

Penutur kisah--tentu dengan penyajian yang estetis dan berseni--yang membuat karya tentang hidupnya menjadi seperti sebuah metafora diri, bertujuan mengungkapkan diri, kesadaran dunia dalam melalui tahapan rincian hidup yang historis dan aktual. Itu semacam proses yang membawa pembaca kepada pengenalan diri sang tokoh sehingga melibatkan pembaca dalam perjalanan hidupnya.

Begitulah, sebuah autobiografi sejati hanya dapat ditulis oleh orang yang berjiwa matang, merasakan kehidupan berdialog dengan kehidupan itu antara interaksi jiwa luar-dalam. Jarang ada autobiografi yang ditulis dalam usia muda, kecuali autobiografi Malcolm X (diterbitkan oleh Risalah Gusti, 1995) yang mengusung penderitaan kelompoknya (semacam jurubicara yang menghayati dan menjadi master from dari komunitasnya).

Sebagai karya seni, penulis kisah kehidupan diri ini tentu memiliki sudut pandang diri. Ia tidak hanya bertutur tentang sejumlah kejadian. Kalau ia menuturkan sejumlah kejadian, ada maksud di dalamnya dan memiliki kesatuan (unity). Setiap kejadian harus ditampakkan sebagai bagian dari proses, berjalin satu dengan yang lain, menjadi satu untaian yang menyatu dari sudut pandang tertentu sehingga menimbulkan suasana "sense" dan "makna" di hati pembaca.

Dari sudut estetika, di dalam sebuah autobiografi terjadi proses peleburan dunia-dalam dan dunia-luar secara integral. Atau menurut Roy Pascal, kebenaran autobiografis dan estetis bukanlah kebenaran atas pemahaman, melainkan karena keberadaannya (of being). Bukan sekadar pengetahuan atas sesuatu, melainkan sebuah kehidupan yang hidup.

Sesungguhnya, autobiografi atau biografi, memoar dan semacamnya yang sejati bukanlah tiruan dari sejumlah fakta yang rinci secara lahiriah, melainkan konsistensi pola susunan atau master form dalam hubungannya dengan perjumpaan seseorang dengan dunianya.

Kita membaca kisah seorang tokoh karena di dalamnya ada sebuah kenyataan hidup yang diolah kembali dengan nalar-batiniah sehingga memantulkan bagian hidup yang menginti dan bermakna.

Membaca sebuah kisah kehidupan, berarti kita menelusuri kisah kehidupan lahir dan batin pengisah sehingga kita mendapati sebuah hikmat yang praktis dari dalam kehidupan ini. (Asal Usul)

Asal Mula Nama Band J-Rock

Add Comment
Asal Usul - J-Rocks adalah band yang berdiri pada tahun 2003 dengan personil Iman (vokal, gitar), Sony (gitar), Wima (bas), dan Anton (drum). Aliran band mereka adalah Japanese pop/rock. Album perdana mereka, Topeng Sahabat dirilis pada tahun 2005 dan mengisi dua lagu di album OST Dealova yaitu “Into the Silent” dan “Serba Salah”. Saat ini mereka dinaungi oleh label Aquarius Musikindo. Pencinta J-Rocks biasa disebut J-Rockstars.


Nama J-rocks sempat menjadi kontroversi di kalangan pecinta musik jepang di indonesia. Nama ini seakan mewakili genre Japanese Rock. Inspirasi nama J-ROCKSTARS adalah dari sebuah stiker bertuliskan ROCKSTAR, dengan harapan suatu saat akan menjadi Rockstar. Dan ditambahkan huruf J di depannya untuk mewakili band itu sendiri dengan alasan J bisa berarti Jepang karena awalnya mereka memainkan J-Music, Jakarta karena mereka berasal dari Jakarta, Jujur dalam bermusik dalam artian memainkan apa yang bener-bener mereka suka dan ingin memainkan musik yang ber-soul (jiwa). Dan akhirnya karena permasalahan pengucapan akhirnya nama J-ROCKSTARS disingkat menjadi J-ROCKS. Nama J-ROCKSTARS sendiri akhirnya menjadi nama fans J-ROCKS.
Awal 2004 JRS (singkatan dari J-ROCKSTARS) mengikuti festival musik Nescafe Get Started 2004 yang disponsori oleh Nescafe, Trans TV dan Aquarius Musikindo. Mereka berhasil menjuarai festival tersebut dan berkesempatan membuat album kompilasi Nescafe Get Started yang merupakan awal bentuk kerjasama mereka dengan Aquarius Musikindo. Dan akhirnya pertengahan 2005 mereka berhasil meluncurkan album perdana nya yang bertajuk “Topeng Sahabat” dengan label Aquarius.
Band ini semakin dikenal sejak munculnya album kedua. Pada lagu berjudul ‘Kau curi lagi’ mereka memperkenalkan gitaris wanita, Prisa. Dan pada lagu ‘Juwita Hati’ mereka membuat video klip di Jepang yang digarap oleh Hedy Suryawan. Selvin,Sato,Boppy pada video klip ini berakting sebagai fans J-Rocks yang mengejar idolanya sampai ke negeri Sakura. Konsep yang menarik membuat video klip ini populer di Indonesia.
J-Rocks mencetak sejarah. Grup musik tanah air itu akan menjadi yang pertama rekaman di Studio Abbey Road, London, Inggris. Kesempatan langka itu merupakan hadiah setelah J-Rocks dinobatkan sebagai pemenang A Mild Live Soundrenaline 2008 “Free Your Voice”.
Kesempatan untuk rekaman di Abbey Road merupakan hadiah atas terpilihnya J-Rocks sebagai “The Best Band who can Free Their Voice” dalam acara A Mild Live Soundrenaline 2008 ‘Free Your Voice’ Agustus lalu. J-Rocks yang terdiri dari Iman (vokal, gitar), Sony (gitar), Wima (bass) dan Anton (drum) berangkat ke London bersama tim manajemen dan sound engineer. Ada tiga lagu yang sudah disiapkan sebelumnya untuk direkam di studio Abbey Road. Yaitu, Falling in Love, Hanya Aku, dan Meraih Mimpi. “Itu adalah lagu-lagu yang sudah dipilih secara bersama dan memang sudah kami persiapkan sejak lama,” kata Anton lewat press release dari pihak A Mild.
J-Rocks pun melakukan proses setup yang butuh waktu tidak sebentar. Begitu semuanya siap, lagu pertama yang mereka rekam adalah Falling in Love.
Di sela-sela waktu istirahat, J-Rocks beberapa kali terlihat bertukar pikiran dengan sang sound engineer kawakan itu. “Ada banyak sekali yang dapat kami pelajari dari Christ. Ia mengajari kami teknik-teknik lain yang tidak kami peroleh selama kami di Jakarta,” kata Wima. Bahkan, menurut Iman, Christ juga membantu mereka menterjemahkan lirik lagu Falling in Love versi Inggris.
Proses rekaman untuk ketiga lagu J-Rocks hanya membutuhkan waktu selama dua hari. Di hari ke-3, Christ melakukan proses final mixing untuk lagu-lagu itu. Sambil menunggu, J-Rocks membuat video clip untuk lagu Falling in Love dan berfoto di zebra cross legendaris Abbey Road dengan mengenakan batik yang sudah mereka persiapkan dari Jakarta.
Bagi J-Rocks, yang didirikan lima tahun lalu, perjalanan menuju Abbey Road Studios diharapkan bisa menjadi pintu gerbang untuk bisa go international. Band beraliran musik pop, klasik, blues, dan rock ini memang banyak dipengaruhi oleh Japanese pop/rock.
Abbey Road Studios didirikan pada November 1931 oleh EMI di London. Sejumlah artis musik tersohor pernah merekam lagu mereka di studio itu, seperti Pink Floyd, Oasis, Green Day, Placido Domingo, dan Spice Girls.
Asal Mula Makanan Crepe

Asal Mula Makanan Crepe

Add Comment
Asal Usul - Beberapa negara memiliki roti goreng (fried bread) versi mereka sendiri. Mexico, memiliki tortilla. Amerika Serikat, mempunyai pancake. Sedang penduduk asli Amerika mengembangkan roti padanan yang mirip dengan roti goreng (fried bread). Salah satu roti goreng paling terkenal 'crepe' dianggap berasal dari Perancis.

Yang kita sebut crepe saat ini, sebenarnya berasal dari Brittany, daerah barat laut Perancis.

Crepe buckwheat (semacam gandum) di daerah ini dikenal dengan nama galettes, walaupun istilah ini kemudian dapat juga mengacu pada kue yang lebih besar, rata, dan bundar, seperti yang dibuat selama masa Epifani (hari raya yang jatuh pada 6 Januari, memperingati Tiga Orang Majus atau Tiga Raja, yang mengunjungi Yesus saat baru saja dilahirkan).

Buckwheat, diperkirakan telah dikenal pertama kali di provinsi Yunan, Tiongkok, yang kemudian dari Asia dibawa ke Eropa Barat, dan para petani di sana mendapatkan bahwa gandum ini dapat tumbuh dengan baik di iklim mereka. Karena itu, secara logika gandum menjadi bahan baku utama di wilayah-wilayah yang memproduksi gandum sepanjang waktu, termasuk crepe.

Bersamaan dengan berkembangnya crepe dan semakin moderennya variasi berbahan baku gandum, kini baik terigu maupun buckwheat sama-sama digunakan, tergantung pada koki dan jenis crepe yang akan dihidangkan.

Mereka yang pernah mencicipi crepe Amerika mungkin beranggapan bahwa crepe itulah yang terlezat di kategori hidangan penutup, paling sering dibuat dari tepung terigu dan diisi dengan gula, selai, buah, maupun coklat.

Di Perancis, crepe juga disajikan sebagai hidangan utama. Disinilah sajian crepe buckwheat modern paling umum disajikan, walaupun crepe terigu juga mudah digunakan.

Crepe dapat diisi dengan keju, sayur-mayur, daging, dan kadang-kadang telur. Baik toko crepe di Perancis maupun di Amerika Serikat menawarkan beragam variasi bagi pelanggan untuk memesan makanan baik sebagai hidangan utama maupun hidangan penutup (dessert) yang keseluruhan sajiannya berupa crepe.

Koki kreatif juga telah menciptakan sejumlah hidangan penutup terkenal yang menggunakan crepe. Mille Crepe adalah suatu kue yang dibuat dari tumpukan crepe ditambah dengan pengisi di tengahnya. Jenis lainnya adalah Crepes Suzette, crepe ini mungkin crepe yang paling tenar.

Cerita asli paling tersohor dari hidangan penutup ini menceritakan bagaimana seorang koki berusia 14 tahun bernama Henri Charpentier membuat hidangan yang secara tidak sengaja diciptakan di Monte Carlo'S Cafe, Paris.

The Prince of Wales, kepada siapa hidangan itu dibuat, menyukainya, dan ketika Charpentier memberi nama crepe hasil improvisasi itu dengan Crepes Princesse, dia meminta namanya diganti dengan Crepes Suzette untuk menghormati rekannya. Cerita ini memang menimbulkan perdebatan, bagaimanapun juga, para penggemar crepe modern, mungkin tidak akan mengetahui dengan pasti darimana datangnya nama itu.

Tanpa mengurangi rasa hormat pada legenda itu, bagaimanapun, crepe jelas-jelas merupakan makanan khas Perancis, dan akan diingat dalam memori dari banyak wisatawan dengan cara yang sama dengan toko-toko roti dan keahlian khusus lain khas negara tersebut.
Asal Mula Sabun

Asal Mula Sabun

Add Comment
Asal Usul - Kira-kira 4.000 tahun yang silam, orang Hittite yang hidup di tempat yang kini namanya Turki, biasa mencuci tangan dengan air yang diberi abu sejenis tanaman, sebab belum ada sabun. Belasan abad kemudian, orang Yunani dan Romawi yang berkebudayaan tinggi pun belum mengenal sabun. Padahal orang-orang itu cinta kebersihan. Kalau mandi, mereka mengerik dakinya dengan semacam pisau. Karena belum ada sabun, pakaian orang Romawi dicuci dalam larutan alkahi, direndam dalam air seni, diinjak-injak lalu dibilas dengan air. Kira-kira 600 tahun SM, para pelaut Funisia yang kini menjadi Libanon, Suriah dan Israel, mulai mengenal “neneknya sabun”.


Mereka merebus lemak kambing dengan air dan abu sampai menjadi semacam salep. Orang gaul di daratan Eropa juga mengenal salep yang sama. Bukan untuk mandi, tapi untuk meminyaki rambut supaya berkilat. Lewat orang gaul yang dianggap barbar inilah orang Romawi yang tinggi kebudayaannya mengenal sabun. Awalnya mereka memakainya untuk mencuci luka-luka dan menanggulangi penyakit kaki gajah, bukan untuk mandi, walaupun kemudian dianjurkan untuk keramas. Pada masa yang disebut Zaman Kegelapan (menjelang pertengahan abad I-X), kebersihan dan ilmu pengetahuan terbengkalai. Baru pada abad X sabun mulai mendapat perhatian lagi, yaitu ketika orang mulai menyadari kaitan kebersihan dengan kesehatan. Membuat sabun, seperti membuat lilin, mempergunakan lemak hewan dan minyak. Tidak heran kalau para pembuat lilin juga merupakan pembuat sabun. Abad XVI sabun sudah umum dipakai oleh orang kaya. Cuma mereka yang mampu membelinya dan mungkin juga mereka lebih sadar akan kebersihan daripada rakyat jelata. Kemudian para petani pun kenal sabun. Mereka membuat sabun salep sendiri, seperti umpamanya keluarga Ingals di Amerika, yang terkenal dengan seri Rumah Kecil-nya itu. Kemudian sabun dibentuk padat, berupa bongkahan besar dan diberi warna serta wewangian. Sabun ini dijual kiloan. Baru kira-kira tahun 1930-an ada sabun yang dibentuk seperti kotak yang sama besarnya dan dibungkusi satu-satu. Namun tiap kotak beratnya masih 0,5 kg. Kira-kira 15 tahun kemudian muncul sabun bubuk, tapi bukan deterjen. Sebelum dianggap penting untuk kebersihan dan kesehatan, sabun dianggap barang mewah. Karena itu sabun dikenakan pajak tinggi di Inggris sejak 1712. Hampir satu setengah abad kemudian, tahun 1853, Perdana Menteri Gladstone didesak rakyat agar menghapuskan pajak sabun demi menjaga kebersihan. Ia terpaksa menurut. Industri sabun tumbuh di mana-mana. Sabun menjadi lembut, murni dan harum. Umumnya berbentuk kotak, tapi ada pula yang bulat, lonjong, meniru bentuk binatang, bahkan ada sabun cair, sabun berbentuk kertas dsb. Warna, harum dan kandungannya bermacam-macam. Harganya ada yang mahal, ada yang murah. Yang jelas, di kampung maupun di kota kini kita mandi memakai sabun untuk menghilangkan kotoran dan bau. Hidup tanpa sabun? Uh, tidak terbayang joroknya!!! (Sumber : Intisari Asal Usul)

Bapak Perkerertaapian Dunia

Add Comment
Asal Usul - Kakek Goerge Stephenson adalah orang pertama di dunia yang membuat kereta api dan memasang relnya. Sehingga tidak heran jika beliau dijuluki sebagai Bapak Kereta Api Dunia.



Kakek Stephenson dilahirkan pada tanggal 9 Juni 1781 di Wylam, dekat Newcastle, Inggris. Ketika umurnya 19 tahun kakek Stephenson baru masuk SD. Karena, sejak kecil beliau harus membantu ayahnya bekerja di sebuah pertambangan batu bara.

Selama beliau bekerja di pertambangan , beliau sering mengamati cara kerja mesin uap. Sehingga kakek Stephenson tau seluk beluk dari mesin uap. Karena itu, beliau menjadi satu – satunya ahli mesin di pertambangan batu bara Kilingworth.

Untuk memudahkan pekerjaannya, kakek Stephenson mulai merancang sebuah mesin pengangkut batu bara. Pada tahun 1814, kakek Stephenson membuat lokomotif kereta uap. Lokomotif yang dinamai Butcher itu, mampu menarik delapan gerbong kereta, yang berisi 30 ton batu bara, dengan kecepatan 6,4 km/jam.

Kakek Stephenson semakin rajin membuat berbagai jenis lokomotif, yang makin lama makin baik mutu dan kecepatannya. Selain lokomotif, kakek Stephenson juga menemukan lampu tambang, lampu nelayan, dan jam weker.

Berkat berbagai penemuannya, beliau menjadi semakin kaya. Namun, meskipun beliau orang kaya , beliau sering menolong seseorang dengan sifat kedermawaannya. Salah satu sikap solidaritasnya adalah dengan membangun sekolah – sekolah, perpustakaan, tempat rekreasi, dan ruang musik bagi para pekerja tambang dan juga untuk anak – anaknya.

Kakek George Stephenson meninggal sebagai seorang jutawan dan dermawan, pada tanggal 12 Agustus 1848 di Chesterfield, pada usia 67 tahun. Hingga saat ini, semua lokomotif di dunia, pada dasarnya meniru lokomotif buatan kakek Stephenson.
Asal Mula Gigi Palsu

Asal Mula Gigi Palsu

Add Comment
Asal Usul - Pernah lihat orang yang memakai gigi palsu ?? Pastinya pernah dong. Mereka yang memakai gigi palsu bukan untuk bergaya, loh. Tapi, lebih karena kebutuhan atau lebih tepatnya karena keterpaksaan, daripada ompong dan tidak bisa bicara, lebih baik pakai gigi palsu. Iya kan …???

Tapi, tahukah kalian tentang asal usul gigi palsu ???

Berdasarkan sejarah, sakit gigi dan gigi berlubang telah dirasakan manusia sejak 25.000 tahun silam. Namun, gigipalsu baru dikenal manusia pada tahun 700 SM.

Gigi palsu pada saat itu terbuat dari gading, tulang ikan paus, atau tulang kuda nil. Lalu, untuk merekatkannya pada gusi, orang zaman dahulu menggunakan benang dari emas.

Cara seperti diatas bertahan selama 2000 tahun. Sampai kemudian pada tahun 1500, pengikat gigi diganti dengan sutera.

Gigi palsu pada abad pertengahan terbuat dari emas, perak atau batu akik. Namun, ada juga yang mengambil dari gigi mayat. Tapi, gigi dari mayat ini cepat rusak. Nah, pada abad ke – 18, Dubois De Cement, seorang dokter dari Prancis membuat gigi palsu dari bahan porselen.

Hasil pembuatannya disempurnakan menjadi lebih baik oleh Glusseppangelo, seorang dokter dari Italia yang membuat gigi palsu dari bahan pelat metal.

Pada tahun 1839, dibuatlah gigi palsu yang murah dan nyaman, yang terbuat dari karet keras yang bernama vulcanite. Dahulu, gigi palsu dari bahan vulcanite sangat populer sampai tahun 1940-an. Dan, pada saat itu juga, ditemukan bahan gigi palsu lain, yaitu akrilik.

Sekarang, di zaman yang sudah modern ini, kita tidak perlu lagi khawatir. Karena, tidak ada lagi dokter gigi yang mencabut gigi dari mayat. Karena, sekarang banyak gigi palsu yang terbuat dari bahan akrilik atau metal.

Asal Mula Kendaraan Perang Tank

Add Comment
Asal Usul -
Pada Masa Perang Dunia ke I, 1914-1918, banyak sekali melahirkan peralatan perang, dari sisi angkatan darat tank adalah salah satu bentuk senjata unggulan yang lahir pada masa itu dan banyak sekali meninggalkan catatan sejarah, sosoknya tidak pernah absen diberbagai medan perang sehingga daya gempurnya semakin ditingkatkan hingga sekarang. Awal dari kemunculan tank adalah masalah di medan pertempuran yang kerap bikin frustasi pasukan darat. Alam yang terjal, medan penuh ranjau dan jebakan, serta tembakan musuh yang datang tidak terduga, tanpa perlindungan yang baik terkadang para komandan harus merelakan pasukannya gugur sia-sia.

(Tank Pertama – tank Inggris MK1 Aneh Bentuknya)
Di tengah kebuntuan itulah muncul pemikiran untuk membuat suatu kendaraan anti peluru yang mampu melaju lincah di segala medan.
Kisah Monster Baja ini Berawal dari Inggris, sebagai barang baru tentu belum sedahsyat Tank saat ini. Namun di tengah kesangarannya ada cerita lucu disaat peluncurannya yang dijaga ketat. Takut akan kerahasiaannya terbongkar, Tank-tank ini dikirim ke medan perang dalam peti kemas yang berlabel water tank (Tangki Air) , oleh intelejen sekutu, Selain itu juga disebutkan bahwa kendaraan ini hanyalah kendaraan pengangkut air bersih (tangki air) kegaris depan, Dari situ kemudian orang latah menjuluki mesin perang ini dengan nama TANK
Karena Inggris tak punya waktu untuk manamakan mesin perang baru ini, para prajurit menamakannya sesuai dengan labelnya Tank, lalu langsung dicoba di medan pertempuran…. Dalam sekejap saja mesin perang ini di ketahui kehebatannya dan langsung diadopsi di setiap negara yang berperang pada waktu itu.
(yang ini Lawannya , A7V Sturmpanzerwagen Jerman)
Dan sejarah mencatat kehadiran tank segera mengubur taktik pertempuran parit dalam kemiliteran, menjadi taktik mobile, seperti yang dipraktekkan oleh Jerman (Blitzkrieg-perang kilat) dalam PD ke II
Asal Mula Ritsleting

Asal Mula Ritsleting

Add Comment
Asal Usul Resleting - Tahukah anda, siapakah penemu ritsleting (dalam bahasa inggris disebut zipper)? Iya, sebuah alat sederhana yang banyak digunakan pada pakaian (terutama celana). Anda tahu? Ternyata sejarah penemuan risleting disebabkan oleh sifat tidak sabar sang penemunya. Dulu, ritsleting tidak digunakan untuk pakaian tetapi digunakan pada sepatu dan sepatu bot. Untuk mengetahui kisah tentang ritsleting ini, kita harus kembali dulu ke tahun 1890-an yaitu di zaman ketika sepatu memiliki kancing yang tinggi. Sepatu model seperti ini memerlukan jari-jari yang cekatan dan kesabaran untuk memasang dan melepaskan kancingnya.

Whitcomb Judson hidup di zaman itu, dan kebetulan ia bukan termasuk ke dalam orang yang sabar. Untuk memakai sepatu kadang menghabiskan waktu lebih dari 15 menit, sungguh pekerjaan yang sangat menyebalkan. Berkat ‘ketidaksabaran’ nya, ia pun mencari ide bagaimana caranya memakai sepatu dengan cepat. Ia pun menemukan alat yang yang ia sebut pengait untuk mengunci dan membuka sepatu. Alat ini terdiri dari dua rantai metal tipis yang dapat disatukan dengan menarik sebuah slider ditengah-tengahnya. Alat ini dipatenkan tahun 1893. Hanya saja, penemuan Judson ini tidak bekerja baik. Alat ini kadang sering macet, terlepas atau bahkan terbuka sendiri. Judson putus asa tapi ia tidak menyerah. Ia yakin suatu saat penemuannya akan terkenal.

Tahun 1896, Judson bergabung dengan Kolonel Lewis Walker. Dari Walker-lah timbul ide untuk mempergunakan alat itu pada macam-macam benda, tidak hanya pada sepatu. Tahun 1910, Judosn merancang alat perekat baru yang telah diperbaiki. Alat itu disebut C-Curity dan dijual dengan harga 35 sen. Alat ini tidak digunakan untuk alas kaki, tapi untuk celana panjang dan rok wanita. Setelah bertahun-tahun, alat temuan Judson ini mulai terkenal. Kegunaannya pun meluas, tidak hanya untuk sepatu atau pakaian saja. Hanya saja, alat ini gak punya nama.

Suatu hari, seorang pengusaha mengunjungi Judson di pabriknya. Judson memperagakan bagaimana alat itu bekerja. Tiba-tiba pengusaha itu berteriak saking kagumnya, “Wow Zipper!!”. Semenjak itu, alat temuan Judson ini dinamakan Zipper dalam bahasa Inggris atau disebut Ritsleting oleh orang Indonesia.

He..he.. Ternyata penamaan “ritsleting” berasal dari ketidaksengajaan ucapan sesorang yang kagum dengan penemuan ini ya. Kisah ini hanyalah satu dari kisah-kisah menarik lainnya dari buku ”Kisah-kisah Menarik Dibalik Penemuan benda-benda biasa dalam Kehidupan Sehari-hari” Karya Don L. Wulffson. Seperti judulnya, tentu saja buku ini menceritakan kisah-kisah penemuan benda-benda yang banyak digunakan dalam keseharian kita. Misalkan saja kisah penemuan sepatu, permen karet, sabun, garpu, jam weker, peniti, mobil, kertas, sepdea, buku, sikat gigi, televisi, sampai tempat tidur. Lumayan seru buat nambah pengetahuan. (asal-usul)
Seputar Olah Raga Sepak Takraw

Seputar Olah Raga Sepak Takraw

Add Comment
Asal Usul - Sejarah Singkat Sepak Takraw
Olahraga sepaktakraw adalah transformasi dari permainan yang dalam bahasa Malayu disebut Sepak Raga (raga = keranjang), disebut Takraw dalam bahasa Thai, di Filipina disebut Sipa, di Burma disebut Chinlone, di Laos disebut Kator.

Pada permainan Sepak Raga para pemain berdiri membentuk lingkaran dan menggunakan bola yang terbuat dari rotan yang dianyam bulat.


Transformasi ini terjadi pada era 1940-an ketika permainan bola keranjang ini mulai menggunakan jaring dan peraturan angka, serta para pemain tidak lagi berdiri membentuk lingkaran tetapi dimainkan di lapangan ganda badminton
Dan pada masa sekarang bola yang digunakan tidak lagi yang terbuat dari rotan tetapi yang terbuat dari fiber. Kejuaraan paling bergengsi dalam cabang ini adalah King's Cup World Championships, yang diadakan di Bangkok, Thailand. (23rd King's Cup SepakTakraw World Championship 2008: August 25-30th).

PEMAIN
• Dimainkan oleh dua regu yang masing-masing pihak terdiri dari 3 (tiga) orang;
• Satu orang dari tiga pemain ini berdiri di belakang yang dinamakan "TEKONG";
• Dua orang pemain depan, dikiri dinamakan Apit Kiri yang dikanan Apit Kanan;
• Istirahat bisa diberikan selama 5 menit sebelum games (set) terakhir dimulai;

BENTUK PERMAINAN
Dalam Permainan sepaktakraw, dimainkan oleh dua regu yang berhadapan dan dipisahkan oleh jaring (net) pada bagian tengah Lapangan yang berbentuk persegi empat panjang dan rata seperti dalam permainan badminton.
Tangan adalah bagian tubuh yang tidak boleh tersentuh bola, dan bagian tubuh yang terutama digunakan untuk menyentuh bola adalah kaki dan kepala. Tujuan dari setiap regu adalah mengembalikan bola sedemikian rupa sehingga dapat jatuh di lapangan lawan atau menyebabkan lawan membuat pelanggaran.
Tekong yang melakukan sepakan permulaan (service) dan mengawal bahagian belakang gelanggang. Apit Kiri dan Apit Kanan mengawal bahagian depan gelanggang dan memikul tugas utama mematikan bola di gelanggang lawan.
Tiap regu akan bertukar tempat setiap berakhir set.
Bentuk permainan Sepaktakraw tidak jauh berbeda dengan permainan bola volley, dengan perbedaan:
• jumlah pemain untuk satu regu adalah tiga (3) orang.
• tangan pemain tidak boleh tersentuh bola.
• posisi pemain tetap / tidak rotasi.
BOLA
Bola terbuat dari bahan rotan atau fiber. Lingkaran bola 41 sampai 43 cm.

PAKAIAN PEMAIN
Pemain berpakaian olahraga dengan teratur dan memakai sepatu karet.

ANGKA (Point)
• Angka kemenangan untuk satu set adalah 21 point.
• Jika kedua regu mendapat 20 angka sama, wasit meneruskan pertandingan setelah berunding dengan regu yang menerima service untuk ditambah 5 angka.
• Jika kedua regu sama-sama memenangi satu game maka diteruskan dengan game terakhir (rubber set). Pemenang games (set) ke-3 adalah pemenang pertandingan itu.
• Angka kemenangan untuk set ke-3 adalah 18 point.

LAPANGAN

# Panjang Lapangan: 13,42 meter.

# Lebar Lapangan : 6,10 meter.

# Garis Batas: adalah garis (lines) yang lebarnya+ 5 cm.

# Lingkaran Tengah: Ditengah sebuah lapangan ada lingkaran yaitu tempat melakukan sepakan permulaan (service). dengan garis tengah lingkaran 61 cm.

# Garis seperempat lingkaran:
Pada penjuru tengah kedua lapangan terdapat garis seperempat lingkaran tempat melambungkan bola kepada pemain yang melakukan sepakan permulaan (service) dengan jari-jari 90 cm.

# Tiang:
Dua buah tiang sebagai tempat pengikat jaring, didirikan pada sebelah luar kedua garis samping kiri dan kanan dengan jarak 30,5 cm dari garis samping.
Tinggi tiang 1,55 meter untuk laki-laki dan 1.45 meter untuk perempuan.

# Jaring (net):
Jaring dibuat dari bahan benang kasar, tali, atau dari nylon dengan ukuran lubang-lubangnya 4-5 cm. Lebar jaring 72 cm dan panjangnya tidak lebih dari 6,71 m. Pada pinggir atas, bawah dan samping dibuat pita selebar + 5 cm yang diperkuat dengan tali yang diikatkan pada kedua ring. Tinggi jaring 1,55 m dari tanah/lantai.

PERMULAAN PERMAINAN
Sebelum permainan dimulai, wasit melakukan undian (Toss)dengan mempergunakan uang logam (toss of coin) untuk memilih bola atau tempat.
Permainan dipimpin oleh seorang wasit dan seorang pembantu wasit (wasit II) dengan dibantu oleh 6 orang penjaga garis (lines man) yang duduk di 4 penjuru lapangan.
Regu yang memilih bola yang pertama memulai permainan (set) pertama, selanjutnya pemenang game (set) pertama memulai permainan set kedua.

SEPAKAN PERMULAAN (Service)
• Tekong (Server) itu hendaklah sebelah kakinya berada dalam lingkaran.
• Apit Pelambung bola haruslah berdiri dalam lingkaran (dibagian tengah lapangan).
• Apit yang seorang lagi haruslah berada di dalam lingkaran penjuru lainnya.
• Regu yang menerima service boleh berdiri di mana saja di dalam lapangannya.
• Service dianggap sah walaupun bola menyentuh jaring.

KESALAHAN, PELANGGARAN (FAULTS) Untuk regu yang melakukan service:
# Tekong tidak menyepak bola pada lambungan pertama.
# Tekong tidak meletakan sebelah kakinya dalam lingkaran sewaktu melakukan service.
# Kedua kaki pelambung bola dan pemain depan lainnya (Apit kiri/Apit kanan) tidak berada di dalam garis seperempat lingkaran, atau Apit kiri / Apit kanan mengangkat kaki sewaktu melambungkan bola untuk sepakan permulaan (service).
# Menginjak garis (walaupun seorang).
# Tempat pemain-pemain bertukar.
# Mati bagi regu yang melakukan service, JIKA bola tidak masuk lapangan lawan, karena bola menyangkut di jaring atau bola jatuh diluar lapangan.

KESALAHAN, PELANGGARAN (FAULTS) Untuk regu yang menerima service:
# Berada di luar lapangan.
# Berjalan, menggertak, mengejek dengan tujuan mengganggu pihak lawan.

KESALAHAN, PELANGGARAN (FAULTS) Untuk Kedua regu dalam permainan :
# Menginjak garis tengah.
# Bola jatuh di dalam lapangan sendiri atau di luar lapangan.
# Bola menyentuh jaring dan tidak masuk lapangan lawan.
# Bola mengenai tangan atau lengan.
# Mengepit bola.
# Memegang jaring atau tiang jaring.
# Memainkan bola lebih dari 3 kali berturu-turut.
# Memasuki lapangan lawan.
# Menahan kawan dari menyentuh jaring, tiang jaring, bangku wasit.

Asal Usul Amerika disebut Negara “Uncle Sam”

Add Comment
Asal Usul Amerika disebut Uncle Sam - Tidak semua orang mengetahui darimana nama “Uncle Sam” yang menandai ikon Negara Amerika Serikat muncul, bahkan banyak orang yang membuat dugaan-dugaan aneh mengenai makna di balik “Uncle Sam”.


Asal Usul Amerika disebut Uncle SAM

Salah satu informasi di internet dan majalah islam malah menyebutkan bahwa istilah “Uncle Sam” berasal dari Sam anak dari Nabi Nuh yang mendustakan ajakan ayahnya. Lebih lucu lagi ada yang menghubungkan antara “Uncle Sam” dengan Samiri, yang notabenenya adalah pencipta penyembahan terhadap sapi dalam cerita Nabi Musa As.

Saya kira, asumsi ini kelewat berlebihan dan kurang sesuai dengan fakta histories. Pengagum teori ini hanyalah orang-orang yang mempercayai teori konspirasi dengan menghubungkan setiap perubahan atau peristiwa dengan komunitas tertentu yang dianggap amat dominan dan berkuasa serta juga dianggap kelompok yang menyimpang dari ajaran ketauhidan islam (Yahudi). Hanya karena di Amerika Serikat memiliki komunitas yahudi yang dominant, maka kita dengan serius menghubungkan setiap hal yang berhubungan dengan Amerika Serikat dengan yahudi atau freemasonry.

Dalam perspektif historis, maka istilah “Uncle Sam” bukanlah berasal dari kecurigaan di atas. Bahkan narasinya jauh berbeda dan lebih didasarkan kecelakaan memberi istilah dalam sejarah. Istilah “Uncle Sam” sesungguhnya berasal dari nama Samuel Wilson, seorang tukang bungkus daging dari Troy, New York. Samuel Wilson lahir di Arlington (dikenal sebagai Menotomy pada saat tu), Massachusetts, untuk orang tua berasal dari Greenock, Skotlandia. Untuk menandai lokasi dekat tempat kelahirannya. Dibuatlah monumen uncle sam yang terdapat patungnya. Sebagai seorang anak, ia pindah bersama keluarganya ke Mason, New Hampshire. Pada tahun 1789, Samuel dan saudaranya Ebeneezer pindah ke Troy, di mana mereka terjun ke dunia usaha. Tahun 1797, Samuel menikah Betsey Mann dari Mason dan membawanya kembali ke Troy dengan dia. Mereka memiliki empat anak dan tinggal di sebuah rumah di Ferry Street. Samuel Wilson meninggal pada usia 87 pada 1854 dan dimakamkan di Pemakaman Oakwood di Troy.

Adapun istilah “Uncle Sam” berasal dari peristiwa perang 1812. Pada saat Perang 1812, Samuel Wilson, seorang pembungkus daging memperoleh kontrak untuk memasok daging untuk Angkatan Darat dalam Perang sipil di utara. Daging yang dikirim kemudian dikemas dalam tong dan menjadi milik lembaga pemerintah, sehingga diberi identitas inisial “US”. Saat menerima pasokan daging tersebut, muncul lelucon dikalangan tentara bahwa inisial tersebut adalah kepanjangan dari “Uncle Sam”, yang memasok produk bukan United States. Dari waktu ke waktu, diyakini, apa pun yang ditandai dengan inisial yang sama (milik Angkatan Darat sebanyak itu) juga menjadi dikaitkan dengan namanya. Sejak saat itulah United States menjadi identik dengan Uncle Sam. Istilah ini semakin dikenal ketika dalam Perang Dunia I (1914-1918) seorang ilustrator dan designer poster Amerika bernama “James Montgomery” mengadopsi nama Uncle Sam dan mengadaptasinya menjadi sebuah propaganda ke dalam sebuah poster berwujud kartun. Sosok Uncle Sam digambarkan memiliki jangggut pendek,topi panjang ala tukang sulap dengan gambar bintang di tengah topinya sambil memakai jas berekor ala conductor musik classic lalu lalu tangannya menunjuk dengan tulisan dibawahnya “I Want You” . Maka lengkaplah asosiasi ”Uncle Sam” sebagai simbol Amerika Serikat.

Dengan demikian, maka istilah ”Uncle Sam” sama sekali tidak bernuansa ideologis. Melainkan istilah tersebut, hanyalah sebuah istilah biasa, sama seperti istilah kota banyuwangi dan sebagainya. Terkadang kita terlalu memikirkan hal yang rumit dan global, padahal banyak hal yang terjadi di atas muka bumi ini terjadi karena hal-hal yang sepele dan kecil.

Guru saya, sejarawan senior, RZ Leirissa pernah berkelakar bahwa sebab penjajahan belanda di Indonesia adalah hal sepele, yaitu karena Ibu-ibu. Hal ini karena ibu-ibu di Eropa membutuhkan rempah-rempah untuk mengawetkan bahan makanan, karena suhu di Eropa yang ekstrim. Untuk itulah, untuk memenuhi keperluan ibu-ibu, para laki-laki mereka pergi berlayar mencari rempah-rempah hingga sampai di nusantara (indonesia), dan karena mereka merasa nyaman di Indonesia lama kelamaan mereka tidak mau pulang bahkan menguasai dan tinggal beranak-pinak di Indonesia.

Sungguh banyak hal-hal kecil yang luput dari perhatian kita dan justru karena hal kecil itulah dunia menjadi semakin berwarna!  (Asal Usul)
Asal Mula Nama Gunung Fujiyama, Jepang

Asal Mula Nama Gunung Fujiyama, Jepang

Add Comment
Asal Usul -

Pada jaman dahulu kala hidup sepasang kakek nenek di desa terpencil. Pekerjaan sang kakek adalah sebagai penebang bambu. Pada suatu hari ketika sang kakek akan menebang bambu, ia melihat bambu yang bercahaya seperti emas. Karena penasaran, maka sang kakek memotong bambu tersebut dan ternyata di dalam bambu itu ditemukan anak perempuan yang kira-kira tingginya 9 cm.

Sang kakek kemudian membawa anak perempuan itu pulang ke rumah. Sesampainya di rumah, kakek memberi tahu nenek dan mereka akhirnya memberi nama anak itu Kaguya. Setelah merawat Kaguya, setiap kakek pergi ke gunung untuk menebang bambu, di dalam bambu tersebut pasti ditemukan emas. Kehidupan merekapun menjadi makmur berkat Kaguya.

Tak terasa putri Kaguya tumbuh menjadi sosok putri yang sangat cantik sampai kecantikannya itu tersebar ke seluruh pelosok negeri. Banyak orang-orang dari kalangan berada sampai pajabat kerajaan ingin mempersunting putri Kaguya, tetapi entah mengapa putri Kaguya menolak lamaran mereka. Putri Kaguya memikirkan cara untuk menolak lamaran mereka dengan menyuruh membawa barang-barang yang mustahil adanya. Siapa yang berhasil membawa barang-barang yang diinginkan sang putri, maka dia akan menerima lamaran salah satu dari mereka. Barang-barang tersebut diantaranya adalah mangkuk suci sang Buddha, kalung yang terbuat dari bola mata naga, kipas bercahaya dan lain-lain. Para lelaki itu datang dengan membawa barang yang diminta, namun semua barang yang dibawa itu palsu karena barang yang diminta putri Kaguya tersebut mustahil ditemukan di bumi ini.

Malam bulan purnamapun akan segera datang. Sambil memandang bulan, putri Kaguya menangis dalam kesedihan. Kakek dan nenek merasa khawatir kenapa putri kesayangannya merasa sedih. Akhirnya pada tanggal 8 Agustus, putri Kaguya menyampaikan perasaannya kapada kakek dan nenek. Ia mengaku bahwa sebenarnya ia berasal dari bulan dan harus kembali ke bulan saat bulan purnama tiba. Putri Kaguya sedih karena harus meninggalkan kakek dan nenek yang dicintainya. Karena tidak mau kehilangan putri Kaguya, maka kakek dan nenek berusaha mempertahankan putri Kaguya saat sang putri dijemput oleh utusan bulan untuk kembali ke bulan. Namun usahanya itu sia-sia. Akhirnya putri Kaguya pergi menuju bulan.

Sebagai kenang-kenangan dan tanda terima kasih, putri Kaguya memberi Fushi no kusuri (Obat hidup kekal) kepada kakek dan nenek yang selama ini merawatnya. Sayangnya, kakek membakar obat itu karena ia merasa meskipun bisa hidup abadi dengan meminum obat itu, tanpa ada Kaguya di sisi mereka apalah artinya. Kakek membakar obat itu di atas puncak gunung tertinggi di Jepang. Gunung tempat sang kakek membakar obat itu kemudian diberi nama Fushi no yama (gunung abadi), dan gunung itu sekarang dikenal dengan nama Fujiyama.

Gunung Fuji adalah gunung keabadian atau orang Jepang menyebutnya Fuji san (san berarti gunung, khusus untuk menyebut gunung Fuji) merupakan gunung berapi aktif yang terletak di perbatasan Prefektur Shizuoka dan Yamanashi. Ketinggian gunung Fuji adalah 3.776 M. Gunung ini adalah simbol bagi negara Jepang selain bunga sakura. [erabaru.net]

Asal Mula Penggunaan Nomor di Sepak Bola

Add Comment
Asal Usul - Kapan nomor punggung di kostum pemain bola mulai digunakan? Jawabannya, di tanggal 25 Agustus 1928, Arsenal dan Chelsea menorehkan nomor punggung di baju mereka saat bertanding melawan The Wednesday (kemudian jadi Sheffield Wednesday) serta Swansea Town di hari yang sama.
http://i34.tinypic.com/a76rm.jpg
Setelah beberapa kali eksperimen – tentu ada pihak kontra yang beranggapan nomor punggung bisa merusak warna kostum – maka Inggris memutuskan memberlakukan nomor punggung sebagai bentuk permanen dari kostum pesepakbola. Awalnya, sebelas pemain starting memakai pakaian bernomor punggung yang dirunut dari angka 1 hingga 11, dan seorang pemain dapat menggunakan nomor punggung berbeda dalam satu musim.
Walau tak ada aturan pasti yang menentukan nomor punggung mewakili posisi tertentu di lapangan, secara de facto sebuah standar telah muncul dan dipakai sebagian besar tim sepakbola, dengan beberapa pengecualian.
Secara umum para penjaga gawang memakai nomor punggung 1. Kesepakatan tak tertulis ini nyaris diterima secara universal. Bek atau pemain belakang mengunakan nomor 2 dan 6. Para gelandang kebanyakan memakai nomor 4, 6, 7, 8, 10, serta 11 (nomor 11 dan 7 secara tipikal digunakan para pemain sayap kiri dan kanan). Sementara para striker suka menggunakan nomor 9 dan 10, dan kadang walau kurang populer nomor 7, 8, serta 11.
Tatkala sistem pergantian pemain diperkenalkan dalam sepakbola di tahun 1965, pemain cadangan mengambil nomor punggung 12; saat pemain pengganti kedua diperkenankan, mereka mengenakan nomor 14. Yap, para pemain kala itu masih gentar memakai nomor 13 karena masih percaya takhyul angka tersebut bisa mendatangkan sial.
Pemakaian nomor punggung yang ditetapkan secara pasti pada tiap pemain dalam sebuah skuad diperkenalkan pada Piala Dunia 1954. Setiap pemain dari masing-masing negara yang masuk daftar 22 pemain memakai nomor punggung tertentu dan sama sepanjang turnamen berlangsung. Hasilnya, nomor punggung 12 hingga 22 bisa diberikan pemain lainnya di dalam skuad, tanpa perlu memperhatikan posisi pemain bersangkutan di lapangan.
So, ini berarti sebuah tim dapat memasukkan pemain sebagai starter tanpa perlu mengutamakan pemain bernomor punggung 1 hingga 11. Meski nomor punggung 1 sampai 11 cenderung diberikan pada para pemain dalam lingkup line-up inti, fakta di lapangan tak mesti harus begitu dengan berbagai macam alasan. Contoh paling beken adalah Johan Cruyff yang bersikeras menggunakan nomor 14.
SESUAI ALPHABET
Timnas Argentina melakukan kiat penomoran saat Piala Dunia 1978 dan 1982 dengan cara berbeda, yakni mengurutkan sesuai nama sang pemain secara alphabet. Hasilnya, para pemain di bangku cadangan (bukan kiper) dapat menggunakan nomor punggung 1. Belakangan dalam sebuah regulasi turnamen ditetapkan bahwa nomor punggung 1 mesti diberikan pada kiper.
Badan sepakbola di Eropa yang pertama kali memperkenalkan sistem nomor punggung dalam sebuah pertandingan di liga adalah FA Inggris, yang mana sosialisasi nomor punggung (dan nama pemain bersangkutan dicetak di atas nomor) dilakukan pada final Piala Liga Inggris 1993 antara Arsenal versus Sheffield Wednesday.
Belakangan hal ini menjadi standar di FA Premier League di musim berikutnya, lalu kebanyakan liga-liga top di Eropa baru mengadopsi sistem ini lima tahun kemudian. Kini para pemain bebas mengenakan nomor punggung berapapun (sepanjang itu menjadi representasi ciri khas sang pemain di dalam skuad) antara 1 sampai 99. Tahun 2003, kiper FC Porto Vitor Baia menjadi pemain pertama yang memakai nomor punggung 99 dalam final Liga Champion UEFA.
Bahkan Hicham Zerouali diijinkan memakai nomor punggung 0 saat membela klub Aberdeen FC di Liga Premier Skotlandia. Tak heran para fan memberi julukan pada Hicham sebagai “Zero.”
Para pemain bola secara umum tidak diperkenankan mengubah nomor punggung mereka sepanjang musim. Seorang pemain baru dapat mengubah nomor punggungnya jika ia pindah ke klub lain di pertengahan musim, lalu klub barunya memberikan nomor anyar yang berbeda. Para pesepakbola boleh saja mengubah nomor punggungnya di musim berikut – pindah dari nomor besar menjadi nomor kecil antara 1 sampai 11 mungkin dengan melihat indikasi bahwa klub berpikir sang pemain pantas diturunkan secara regular di musim berikutnya.
Tipikal pemberian nomor punggung di atas berawal saat formasi 5-3-2 digunakan. Dengan ketentuan tak tertulis pemberian nomor dimulai dari belakang ke depan, serta dari kanan ke kiri:
1. Kiper, 2. Bek Kanan, 3. Bek Kiri, 4. Bek Sayap Kanan, 5. Bek Tengah, 6. Bek Sayap Kiri, 7. Sayap Kanan, 8. Kanan Dalam, 9. Penyerang Tengah, 10. Kiri Dalam, 11. Sayap Kiri.
Nah pola yang mirip bisa ditemukan dalam nomor punggung para pemain timnas Swedia:
1. Kiper, 2. Bek Kanan, 3. Bek Tengah Kanan, 4. Bek Tengah Kiri, 5. Bek Kiri, 6. Gelandang Bertahan, 7. Gelandang Kanan, 8. Gelandang Tengah, 9. Gelandang Kiri, 10. Striker, 11. Striker
Dalam perkembangannya nomor punggung kostum berkembang menjadi sesuatu yang penting bagi sebuah klub atau timnas. Hal ini biasanya terjadi karena nomor punggung itu digunakan pemain hebat, dan merupakan suatu kehormatan besar jika diperkenankan memakai nomor punggung yang sama. Sebuah contoh menyolok adalah nomor punggung 7 di Manchester United. Nomor punggung dipakai para pemain hebat di eranya masing-masing seperti George Best, Bryan Robson, Eric Cantona, David Beckham, dan kini Cristiano Ronaldo.
Belakangan di Italia sering muncul angka diatas 30, mungkin karena ingin menunjukkan kalau dia berhak mendapatkan nomer yang di perhitungkan, kek no 99, karena posisi dia sbg striker. Malahan pernah ada yang nomer punggungnya 8+1
Sumber : http://haxims.blogspot.com

Asal Mula Teki-Teki Silang

Add Comment
Asal Usul - Saat suntuk, atau kadang ketika harus menunggu sesuatu, kita seringkali mudah merasa bosan. Karena itu, berbagai cara kita lakukan. Mulai dari main game yang ada di handphone, mengobrol, hingga mengisi teka teki silang (TTS).

Asal Usul Teka-Teki Silang



Hal yang terakhir inilah yang sebenarnya paling menantang bagi sebagian orang. Sebab, sembari iseng, bisa sekaligus mengasah kemampuan otak dan menambah pengetahuan. Karena itu, penggemar TTS bisa dikatakan sangat merata. Baik orang remaja, orang dewasa, bahkan anak-anak pun kadang banyak yang memainkan permainan asah otak ini. Tak heran, berbagai media massa, seringkali memberikan TTS pada edisinya sehingga TTS ini menjadi sangat populer di berbagai belahan dunia.

Tapi, tahukah Anda siapa sebenarnya pencipta permainan asah otak ini? Adalah seorang bernama Arthur Wynne yang pada sekitar tahun 1913 yang menciptakan TTS. Suatu ketika, Arthur yang bekerja di sebuah media bernama New York World mendapat tugas dari bosnya untuk membuat semacam permainan yang akan dimuat di media itu pada bagian “fun”. Berbagai hal dicobanya untuk menciptakan permainan yang menarik pembaca.


Suatu kali, ia teringat pada masa kecilnya. Arthur ingat bahwa ia pernah memainkan sebuah permainan yang dinamakan “Magic Squares”. Permainan itu adalah permainan kata-kata, dimana sang pemain harus menyusun kata agar sama mendatar dan menurun hingga membentuk kotak. Dari permainan ini, ia kemudian mencoba berkreasi dengan menambah luasan kata-kata dengan bentuk yang lebih kompleks. Dan, untuk menyusun hal itu, ia memberi semacam pertanyaan untuk membuka kunci jawabannya.


TTS ala Arthur ini kemudian muncul pertama kali pada 21 Desember 1913. Bentuknya waktu itu dibuat dengan pola ketupat. Sederhana dan sangat mudah dimainkan. Namun, justru dengan kesederhanaan dan kemudahan ini, membuat banyak orang langsung menyukai permainan ini. Maka, kesuksesan ini segera diikuti oleh berbagai media lain. Dan, saking suksesnya, permainan ini pun dibukukan pada tahun 1924.

Kemudian, pada tahun 1942-an, New York Times, koran ternama di Amerika membuat semacam standar untuk TTS. Standar itu seperti bentuk yang simetris dan panjang kata minimal tiga huruf. Hal ini membuat permainan TTS makin asyik dan populer, hingga akhirnya menyebar ke berbagai belahan dunia.

Sejarah Pramuka

Add Comment
Asal Usul Pramuka - Kelahiran Gerakan Pramuka Dunia Gerakan Pramuka Dunia dimulai pada tahun 1907 ketika Robert Baden-Powell, seorang letnan jendral angkatan bersenjata Britania raya, dan William Alexander Smith, pendiri Boy's Brigade, mengadakan perkemahan kepanduan pertama di kepulauan Brownsea, Inggris.Ide untuk mengadakan gerakan tersebut muncul ketika Baden-Powell dan pasukannya berjuang mempertahankan kota Mafeking, Afrika Selatan, dari serangan tentara Boer. Ketika itu, pasukannya kalah besar dibandingkan tentara Boer.

Untuk mengakalinya, sekelompok pemuda dibentuk dan dilatih untuk menjadi tentara sukarela. Tugas utama mereka adalah membantu militer mempertahankan kota. Mereka mendapatkan tugas-tugas yang ringan tapi penting; misalnya mengantarkan pesan yang diberikan Baden-Powell ke seluruh anggota militer di kota tersebut. Pekerjaan itu dapat mereka selesaikan dengan baik sehingga pasukan Baden-Powell dapat mempertahankan kota Mafeking selama beberapa bulan. Sebagai penghargaan atas keberhasilan yang mereka dapatkan, setiap anggota tentara sukarela tersebut diberi sebuah lencana. Gambar dari lencana ini kemudian digunakan sebagai logo dari gerakan Pramuka internasional.Keberhasilan Baden-Powell mempertahankan kota Mafeking membuatnya dianggap menjadi pahlawan.



Dia kemudian menulis sebuah buku yang berjudul Aids to Scouting (ditulis tahun 1899), dan menjadi buku terlaris saat itu.Pada tahun 1906, Ernest Thompson Seton mengirimkan Baden-Powell sebuah buku karyanya yang berjudul The Birchbark Roll of the Woodcraft Indians. Seton, seorang keturunan Inggris-Kanada yang tinggal di Amerika Serikat, sering mengadakan pertemuan dengan Baden-Powell dan menyusun rencana tentang suatu gerakan pemuda.Pertemuannya dengan Seton tersebut mendorongnya untuk menulis kembali bukunya, Aids to Scouting, dengan versi baru yang diberi judul Boy's Patrols. Buku tersebut dimaksudkan sebagai buku petunjuk kepanduan bagi para pemuda ketika itu. Kemudian, untuk menguji ide-idenya, dia mengadakan sebuah perkemahan untuk 21 pemuda dari berbagai lapisan masyarakat selama seminggu penuh, dimulai pada tanggal 1 Agustus, di kepulauan Brownsea, Inggris.

Metode organisasinya (sekarang dikenal dengan sistem patroli atau patrol system dalam bahasa Inggris) menjadi kunci dari pelatihan kepanduan yang dilakukannya. Sistem ini mengharuskan para pemuda untuk membentuk beberapa kelompok kecil, kemudian menunjuk salah satu diantara mereka untuk menjadi ketua kelompok tersebut.Setelah bukunya diterbitkan dan perkemahan yang dilakukannya berjalan dengan sukses, Baden-Powell pergi untuk sebuah tur yang direncanakan oleh Arthur Pearson untuk mempromosikan pemikirannya ke seluruh Inggris. Dari pemikirannya tersebut, dibuatlah sebuah buku berjudul Scouting fo Boys, yang saat ini dikenal sebagai buku panduan kepramukaan (Boy Scout Handbook) edisi pertama.Saat itu Baden-powell mengharapkan bukunya dapat memberikan ide baru untuk beberapa oraganisasi pemuda yang telah ada. Tapi yang terjadi, beberapa pemuda malah membentuk sebuah organisasi baru dan meminta Baden-Powell menjadi pembimbing mereka. Ia pun setuju dan mulai mendorong mereka untuk belajar dan berlatih serta mengembangkan organisasi yang mereka dirikan tersebut.Seiring dengan bertambahnya jumlah anggota, Baden-Powell semakin kesulitan membimbing mereka; Ia membutuhkan asisten untuk membantunya. Oleh karena itu, ia merencanakan untuk membentuk sebuah pusat pelatihan kepemimpinan bagi orang dewasa (Adult Leadership Training Center).

Pada tahun 1919, sebuah taman di dekat London dibeli sebagai lokasi pelatihan tersebut. Ia pun menulis buku baru yang berjudul Aids to Scoutmastership dan beberapa buku lainnya yang kemudian ia kumpulkan dan disatukan dalam buku berjudul Roverinng to Success for Rover Scouts pada tahun 1922.Perkembangan gerakan PramukaTak lama setelah buku Scouting For Boys diterbitkan, Pramuka mulai dikenal di seluruh Inggris dan Irlandia. Gerakannya sendiri, secara perlahan tapi pasti, mulai dicoba dan diterapkan diseluruh wilayah kerajaan Inggris dan koloninya.Unit kepanduan di luar wilayah kerajaan Inggris yang pertama diakui keberadaannya, dibentuk di Gilbraltar pada tahun 1908, yang kemudian diikuti oleh pembentukan unit lainnya di Malta.

Kanada ialah koloni Inggris pertama yang mendapat ijin dari kerajaan Inggris untuk mendirikan gerakan kepanduan, diikuti oleh Australia, Selandia Baru, dan Afrika Selatan.Chile ialah negara pertama diluar Inggris dan koloninya yang membentuk gerakan kepanduan. Parade Pramuka pertama diadakan di Crystal Palace, London pada tahun 1910. Parade tersebut menarik minat para remaja di Inggris. Tidak kurang dari 10.000 remaja putra dan putri tertarik untuk bergabung dalam kegiatan kepanduan. Pada 1910 Argentina, Denmark, Finlandia, Perancis, Jerman, Yunani, India, Meksiko, Belanda, Norwegia, Russia, Singapura, Swedia, dan Amerika Serikat tercatat telah memiliki organisasi kepramukaan.Semenjak didirikan, Gerakan Pramuka yang memfokuskan program pada remaja usia 11-18 tahun telah mendapat respon yang menggembirakan, anggota bertambah dengan cepat. Kebutuhan program pun dengan sendirinya bertambah.

Untuk memenuhi keinginan dan ketertarikan para generasi muda pada saat itu, gerakan pramuka menambah empat program dalam organisasinya untuk melebarkan lingkup keanggotaan gerakan pramuka. Keempat prpogram tersebut meliputi : Pendidikan Generasi Muda usia dini , Usia Remaja, pendidikan kepanduan putri, dan pendidikan kepemimpinan bagi pembinaProgram untuk golongan siaga, unit Satuan Karya, dan Penegak/pandega mulai disusun pada akhir tahun 1910 di beberapa negara. Terkadang, kegiatan kegiatn tersebut hanya berawal di tingkat lokal/ ranting yang dikelola dalam skala kecil, baru kemudian diakui dan diadopsi oleh kwartir nasional.

Kasus serupa terjadi pada pendirian golongan siaga di Amerika Serikat, dimana program golongan siaga telah dimulai sejak 1911 di tingkat ranting, namun belum mendapatkan pengakuan hingga 1930sejak awal didirikannya gerakan kepanduan, para remaja putri telah mengisyaratkan besarnya minat mereka untuk bergabung. Untuk mengakomodasi minat tersebut, Agnes Baden Powel- adik dari bapak kepandian sedunia, Robert Baden Powell,pada tahun 1910 ditunjuk menjadi presiden organiasi kepanduan putri pertama di dunia. Agnes pada awalnya menamakan organisasi tersebut Rosebud, yang kemudian berganti menjadi Brownies (Girl Guide) pada 1914 .Agnes mundur dari kursi presiden pada tahun 1917 dan digantikan oleh Olave BAden Powell, Istri dari Lord Baden Powell. Agnes tetap menjabat sebagai wakil presiden hingga ia meninggal pada usia 86 tahun.pada waktu tersebut, kepanduan putri telah diposisikan sebagai unit terpisah dari kepanduan pria, hal tersebut dilakukan menimbang norma sosial yang berlaku saat tersebut.

Pada era 90-an, Banyak organisasi kepanduan di dunia yang saling bekerjasama antara unti putra dan putri untuk memberikan pendidikan kepanduan.Program awal bagi pendidikan pembina diadakan di London pada tahun 1910, dan di Yorkshire pada tahun 1911. Namun, Baden Powell menginginkan pendidikan tersebut dapat dipraktekkan semaksimal mungkin. Hal tersebut berarti bahwa dalam setiap pendidikan diperlukan praktek lapangan semisal berkemah. Hal ini membimbing pembentukan kursus Woodbadge. Akibat perang dunia 1, pendidikan woodbadge bagi para pembina tertunda hingga tahun 1919. Pada tahun tersebut, diadakan kursus woodbadge pertama di Gilwell Park. Pada saat ini, pendidikan bagi pembina telah beragam dan memiliki cakupan yang luas. Beberapa pendidikan yang cukup terkenal bagi pembina antara lain : Pendidikan dasar, Pendidikan spesifik golongan, hingga kursus Woodbadge

Biografi Baden Powell



Kehidupan awal Baden-Powell dilahirkan di Paddington, London pada 1857. Dia adalah anak ke-6 dari 8 anak profesor Savilian yang mengajar geometri di Oxford. Ayahnya, pendeta Harry Baden-Powell, meninggal ketika dia berusia 3 tahun, dan ia dibesarkan oleh ibunya, Henrietta Grace, seorang wanita yang berketetapan bahwa anak-anaknya harus berhasil. Baden-Powell berkata tentang ibunya pada 1933, "Rahasia keberhasilan saya adalah ibu saya."Selepas menghadiri Rose Hill School, Tunbridge Wells, Baden-Powell dianugerahi beasiswa untuk sekolah umum Charterhouse.


Perkenalannya kepada kemahiran pramuka adalah memburu dan memasak hewan - dan menghindari guru - di hutan yang berdekatan, yang juga merupakan kawasan terlarang. Dia juga bermain piano dan biola, mampu melukis dengan baik dengan menggunakan kedua belah tangan dengan tangkas, dan gemar bermain drama. Masa liburan dihabiskan dengan ekspedisi belayar atau berkanu dengan saudara-saudaranya.Karir KetentaraanPada tahun 1876, Baden-Powell bergabung dengan 13th Hussars di India. Pada tahun 1895 dia bertugas dengan dinas khusus di Afrika dan pulang ke India pada tahun 1897 untuk memimpin 5th Dragoon Guards.Baden-Powell berlatih dan mengasah kemahiran kepanduannya dengan suku Zulu pada awal 1880-an di jajahan Natal Afrika Selatan di mana resimennya ditempatkan dan ia diberi penghargaan karena keberaniannya. Kemahirannya mengagumkan dan dia kemudian dipindahkan ke dinas rahasia Inggris. Dia sering bertugas dengan menyamar sebagai pengumpul rama-rama, memasukkan rancangan instalasi militer ke dalam lukisan-lukisan sayap kupu-kupunya.Baden-Powell kemudian ditempatkan di dinas rahasia selama 3 tahun di daerah Mediterania yang berbasis di Malta. Dia kemudian memimpin gerakan ketentaraannya yang berhasil di Ashanti, Afrika, dan pada usia 40 dipromosikan untuk memimpin 5th Dragoon Guards pada tahun 1897.

Beberapa tahun kemudian, dia menulis buku panduan ringkas bertajuk "Aids to Scouting", ringkasan ceramah yang dia berikan mengenai peninjau ketentaraan, untuk membantu melatih perekrutan tentara baru. Menggunakan buku ini dan kaidah lain, ia melatih mereka untuk berpikir sendiri, menggunakan daya usaha sendiri, dan untuk bertahan hidup dalam hutan.Baden-Powell kembali ke Afrika Selatan sebelum Perang Boer dan terlibat dalam beberapa tindakan melawan Zulu. Dinaikkan pangkatnya pada masa Perang Boer menjadi kolonel termuda dalam dinas ketentaraan Britania, dia bertanggung jawab untuk organisasi pasukan perintis yang membantu tentara biasa. Ketika merencanakan hal ini, dia terperangkap dalam pengepungan Mafeking, dan dikelilingi oleh tentara Boer yang melebihi 8.000 orang. Walaupun berjumlah lebih kecil, garnisun itu berhasil bertahan dalam pengepungan selama 217 hari.

Sebagian besar keberhasilan itu dikatakan sebagai hasil beberapa muslihat yang dilaksanakan atas perintah Baden-Powell sebagai komandan garnisun. Ranjau-ranjau palsu ditanam, dan tentaranya diperintah untuk menghindari pagar kawat olok-olok (tidak ada) saat bergerak antara parit kubu.Baden-Powell melaksanakan kebanyakan kerja peninjauan secara pribadi dan membina pasukan kanak-kanak asli untuk berjaga dan membawa pesan-pesan, kadang menembus pertahanan lawan. Banyak dari anak-anak ini kehilangan nyawanya dalam melaksanakan tugas. Baden-Powell amat kagum dengan keberanian mereka dan kesungguhan mereka yang ditunjukkan ketika melaksanakan tugas. Pengepungan itu dibubarkan oleh Pembebasan Mafeking pada 16 Mei 1900.

Naik pangkat sebagai Mayor Jendral, Baden-Powell menjadi pahlawan nasional.Setelah mengurusi pasukan polisi Afrika Selatan Baden-Powell kembali ke Inggris untuk bertugas sebagai Inspektur Jendral pasukan berkuda pada tahun 1903.Pulang ke Inggris.Setelah kembali, Baden-Powell mendapati buku panduan ketentaraannya "Aids to Scouting" telah menjadi buku terlaris, dan telah digunakan oleh para guru dan organisasi pemuda.Kembali dari pertemuan dengan pendiri Boys' Brigade, Sir William Alexander Smith, Baden-Powell memutuskan untuk menulis kembali Aids to Scouting agar sesuai dengan pembaca remaja, dan pada tahun 1907 membuat satu perkemahan di pulau Brownsea bersama dengan 22 anak lelaki yang berlatar belakang berbeda, untuk menguji sebagian dari idenya. Buku "Scouting for Boys" kemudian diterbitkan pada tahun 1908 dalam 6 jilid.Kanak-kanak remaja membentuk "Scout Troops" secara spontan dan gerakan Pramuka berdiri tanpa sengaja, pada mulanya pada tingkat nasional, dan kemudian pada tingkat internasional.

Gerakan pramuka berkembang seiring dengan Boys' Brigade. Suatu pertemuan untuk semua pramuka diadakan di Crystal Palace di London pada 1908, di mana Baden-Powell menemukan gerakan Pandu Puteri yang pertama. Pandu Puteri kemudian didirikan pada tahun 1910 di bawah pengawasan saudara perempuan Baden-Powell, Agnes Baden-Powell.Walaupun dia sebenarnya dapat menjadi Panglima Tertinggi, Baden Powell memuutuskan untuk berhenti dari tentara pada tahun 1910 dengan pangkat Letnan Jendral menuruti nasihat Raja Edward VII, yang mengusulkan bahawa ia lebih baik melayani negaranya dengan memajukan gerakan Pramuka.

Pada Januari 1912 Baden-Powell bertemu calon isterinya Olave Soames di atas kapal penumpang (Arcadia) dalam perjalanan ke New York untuk memulai Lawatan Pramuka Dunia. Olave berusia 23, Baden-Powell 55, dan mereka berkongsi tanggal lahir. Mereka bertunangan pada September tahun yang sama dan menjadi sensasi pers, mungkin karena ketenaran Baden-Powell, karena perbedaan usia seperti itu lazim pada saat itu. Untuk menghindari gangguan pihak pers, mereka melangsungkan pernikahan secara rahasia pada 30 Oktober 1912. Dikatakan bahwa Baden-Powell hanya memiliki satu petualangan lain dengan wanita (pertunganannya yang gagal dengan Juliette Low).Pramuka Inggris menyumbang satu penny masing-masing dan mereka membelikan Baden-Powel hadiah pernikahan, yaitu sebuah mobil Rolls Royce.Perang Dunia I dan kejadian-kejadian selanjutnya.

Ketika pecah Perang Dunia I pada tahun 1914, Baden-Powell menawarkan dirinya kepada Jabatan Perang. Tiada tanggung jawab diberikan kepada beliau, sebab, seperti yang dikatakan oleh Lord Kitchener: "dia bisa mendapatkan beberapa divisi umum dengan mudah tetapi dia tidak dapat mencari orang yang mampu meneruskan usaha baik Boy Scouts." Kabar angin menyatakan Baden-Powell terkait dalam kegiatan spionase dan dinas rahasia berusaha untuk menggalakkan mitos tersebut.Baden-Powell was made a Baronet in 1922, and was created Baron Baden-Powell, of Gilwell in the County of Essex, in 1929, Gilwell Park being the International Scout Leader training centre. He was appointed to the Order of Merit of the British honours system in 1937, and was also awarded 28 decorations from foreign states.Baden-Powell dianugerahi gelar Baronet pada tahun 1922, dan bergelar Baron Baden-Powell, dari Gilwell dalam County Essex, pada tahun 1929.

Taman Gilwell adalah tempat latihan Pemimpin Pramuka Internasional. Baden-Powell dianugerahi Order of Merit dalam sistem penghormatan Inggris pada tahun 1937, dan dianugerahi 28 gelar lain dari negara-negara asing.Dalam sajak singkat yang ia tulis, ia menjelaskan bagaimana mengucapkan namanya:Man, Nation, MaidenPlease call it Baden.Further, for PowellRhyme it with Noël.Dibawah usaha gigihnya pergerakan Pramuka dunia berkembang.

Pada tahun 1922 terdapat lebih dari sejuta pramuka di 32 negara; pada tahun 1939 jumlah pramuka melebihi 3,3 juta orang.Keluarga Baden-Powell memiliki tiga anak – satu anak laki-laki dan dua perempuan (yang mendapat gelar-gelar kehormatan pada 1929; anak laki-lakinya kemudian menggantikan ayahnya pada 1941:• Peter, kemudian 2nd Baron Baden-Powell (1913-1962)• Hon. Heather Baden-Powell (1915-1986)• Hon. Betty Baden-Powell (1917-2004) yang pada 1936 menikah dengan Gervase Charles Robert Clay (lahir 1912 dan memiliki 3 anak laki-laki dan 1 perempuan)Tidak lama selepas menikah, Baden-Powell berhadapan dengan masalah kesehatan, dan mengalami beberapa serangan penyakit. Ia menderita sakit kepala terus menerus, yang dianggap dokternya berasal dari gangguan psikosomatis dan dirawat dengan analisa mimpi. Sakit kepala ini berhenti setelah ia tidak lagi tidur dengan Olave dan pindah ke kamar tidur baru di balkon rumahnya.

Pada tahun 1934 prostatenya dibuang, dan pada tahun 1939 dia pindah ke sebuah rumah yang dibangunnya di Kenya, negara yang pernah dilawatinya untuk berehat. Dia meninggal dan dimakamkan di Kenya, di Nyeri, dekat Gunung Kenya, pada 8 Januari 1941.Pada 1938 Royal Academy of Sweden menganugerahkan Lord Baden-Powell dan semua gerakan Pramuka hadiah Nobel Perdamaian untuk tahun 1939. Tapi pada 1939 Royal Academy memutuskan untuk tidak menganugerahkan hadiah untuk tahun itu, karena pecahnya Perang Dunia II.Pergerakan Pramuka dan Pandu Puteri merayakan 22 Februari sebagai hari B-P, tanggal lahir bersama Robert dan Olave Baden-Powell, untuk memperingati dan meraikan jasa Ketua Pramuka dan Ketua Pandu Puteri Dunia.
(Asal Usul)
Add Comment
Asal Usul - Ninja dalam bahasa Jepang berarti seseorang yang bergerak secara rahasia. Ninja adalah seorang pembunuh yang terlatih dalam seni ninjutsu (secara kasarnya seni pergerakan sunyi) Jepang. Ninja, seperti samurai, mematuhi peraturan khas mereka sendiri, yang disebut ninpo.
Menurut sebagian pengamat ninjutsu, keahlian seorang ninja bukanlah pembunuhan tetapi penyusupan. Ninja berasal dari bahasa Jepang yang berbunyi Nin yang artinya menyusup. Jadi, keahlian khusus seorang ninja adalah menyusup dengan atau tanpa suara.


Kata ninja terbentuk dari dua kata yaitu nin dan sha yang masing-masing artinya adalah tersembunyi dan orang. Jadi ninja adalah mata-mata profesional pada zaman feudal jepang. Sejarah ninja juga sangat sulit dilacak. Info mengenai keberadaan mereka tersimpan rapat-rapat dalam dokumen-dokumen rahasia.
Ninja juga bisa diartikan sebagai nama yang diberikan kepada seseorang yang menguasai dan mendalami seni bela diri ninjutsu. Nin artinya pertahanan dan jutsu adalah seni atau cara. Kata ninja juga diambil dari kata ninpo. Po artinya adalah falsafah hidup atau dengan kata lain ninpo adalah falsafah tertinggi dari ilmu beladiri ninjutsu yang menjadi dasar kehidupan seorang ninja. Jadi ninja akan selalu waspada dan terintregasi pada prinsip ninpo.
Ninja dalah mata-mata profesionl di jaman ketika para samurai masih memegang kekuasaan tertinggi di pemerintahan jepang pada abad 12. Pada abad 14 pertarungan memperebutkan kekuasaan semakin memanas, informasi tentang aktifitas dan kekuatan lawan menjadi penting, dan para ninja pun semakin aktif.
Para ninja dipanggil oleh daimyo untuk mengumpulkan informasi, merusak dan menghancurkan gudang persenjataan ataupun gudang makanan, serta untuk memimpin pasukan penyerbuan di malam hari.karena itu ninja memperoleh latiham khusus. Ninja tetap aktif sampai jaman edo (1600-1868), dimana akhirnya kekuasaan dibenahi oleh pemerintah di zaman edo.
Asal-usul Ninja
Kemunculan ninja pada tahun 522 berhubungan erat dengan masuknya seni nonuse ke Jepang. Seni nonuse inilah yang membuka jalan bagi lahirnya ninja. Seni nonuse atau yang biasa disebut seni bertindak diam-diam adalah suatu praktek keagamaan yang dilakukan oleh para pendeta yang pada saat itu bertugas memberikan info kepada orang-orang di pemerintahan. Sekitar tahun 645, pendeta-pendeta tersebut menyempurnakan kemampuan bela diri dan mulai menggunakan pengetahuan mereka tentang nonuse untuk melindungi diri dari intimidasi pemerintah pusat.
Pada tahun 794-1192, kehidupan masyarakat jepang mulai berkembang dan melahirkan kelas-kelas baru berdasarkan kekayaan. Keluarga kelas ini saling bertarung satu sama lain dalam usahanya menggulingkan kekaisaran. Kebutuhan keluarga akan pembunuh dan mata-mata semakin meningkat untuk memperebutkan kekuasaan. Karena itu permintaan akan para praktisi nonuse semakin meningkat. Inilah awal kelahiran ninja. Pada abad ke-16 ninja sudah dikenal dan eksis sebagai suatu keluarga atau klan di kota Iga atau Koga. Ninja pada saat itu merupakan profesi yang berhubungan erat dengan itelijen tingkat tinggi dalam pemerintah feodal para raja di jepang. Berdasarkan hal itu, masing-masing klan memiliki tradisi mengajarkan ilmu beladiri secara rahasia dalam keluarganya saja. Ilmu beladiri yang kemudian dikenal dengan nama ninjutsu. Dalah ilmu yang diwariskan dari leluhur mereka dan atas hasil penyempurnaan seni berperang selama puluhan generasi. Menurut para ahli sejarah hal itu telah berlangsung selama lebih dari 4 abad. Ilmu itu meliputi falsafah bushido, spionase, taktik perang komando, tenaga dalam, tenaga supranatural, dan berbagai jenis bela diri lain yang tumbuh dan berkembang menurut jaman.
Namun ada sebuah catatan sejarah yang mengatakan bahwa sekitar abad ke-9 terjadi eksodus dari cina ke jepang. Hal ini terjadi karena runtuhnya dinasti tang dan adanya pergolakan politik. Sehingga banyak pengungsi yang mencari perlindungan ke jepang.sebagian dari mereka adalah jendral besar, prajurit dan biksu. Mereka menetap di propinsi Iga, di tengah pulau honsu. Jendral tersebut antara lain Cho Gyokko, Ikai Cho Busho membawa pengetahuan mereka dan membaur dengan kebudayaan setempat. Strategi militer, filsafat kepercayaan, konsep kebudayaan, ilmu pengobatan tradisional, dan falsafah tradisional. Semuanya menyatu dengan kebiasaan setempat yang akhirnya membentuk ilmu yang bernama ninjutsu.
Bela diri Ninjutsu
Gerakan beladiri ninjutsu hanya tendangan, lemparan, patahan, dan serangan. Kemudian dilengkapi dengan teknik pertahanan diri seperti bantingan, rolling dan teknik bantu seperti meloloskan diri, mengendap, dan teknik khusus lainnya. Namun, dalam prakteknya ninja menghindari kontak langsung dengan lawannya, oleh karena itu berbagai alat lempar, lontar, tembak, dan penyamaran lebih sering digunakan. Berbeda dengan seni beladiri lain. Ninjutsu mengajarkan teknik spionase, sabotase, melumpuhkan lawan, dan menjatuhkan mental lawan. Ilmu tersebut digunakan untuk melindungi keluarga ninja mereka. Apa yang dilakukan ninja memang sulit dimengerti. Pada satu sisi harus bertempur untuk melindungi, di sisi lain ninja harus menerapkan "berperilaku kejam dan licik" saat menggunakan jurus untuk menghadapi lawan. Disisi lain ajaran ninpo memberi petunjuk bahwa salah satu tujuan ninjutsu adalah mengaktifkan indra keenam mereka. paduan intuisi dan kekuatan fisik pada jangka waktu yang lama memungkinkan para ninja untuk mengaktifkan indra keenamnya. Sehingga dapat mengenal orang lain dengan baik dan mengerti berbagai persoalan dalam berbagai disiplin ilmu.
Walaupun terdapat banyak keluarga ninja di jepang, baru sekitar tahun enam puluhan keluarga ninja baru dapat di dekati oleh orang luar. Sejak ninja dinyatakan terlarang oleh shogun tokugawa pada abad 17. pada tahun 1950 larangan tersebut dicabut oleh pemerintah Jepang. Pada tahun 1960 televisi jepang menayangkan laporan dokumentasi dan sejarah ninja. Setelah itu salah satu aliran yang dapat membuka diri dan memperkenalkan ninja ke dunia luar adalah aliran togakure-ryu dengan pewaris dari generasi ke 34, masaaki hatsume,.yang profesi sehari-harinya adalah seorang tabib ahli penyembuhan dan pengobatan tulang. Pada tahun 1978 ninjutsu berhasil di publikasikan dan diajarkan ke amerika oleh stephen k. hayes. Sejak saat itu ninjutsu menjadi cabang beladiri yang paling banyak diminati.
Peralatan Ninja
Ninja diharuskan untuk bisa bertahan hidup di tengah alam, karena itu mereka menjadi terlatih secara alamiah untuk mampu membedakan tumbuhan yang bisa dimakan, tumbuhan racun, dan tumbuhan obat. Mereka memiliki metode cerdik untuk mengetahui waktu dan mata angin. Ninja menggunakan bintang sebagai alat navigasi mereka ketika menjalankan misi di malam hari.mereka juga mahir memasang perangkap, memasak hewan, membangun tempat berlindung, menemukan air dan membuat api.
Ninja memakai baju yang menutup tubuh mereka kecuali telapak tangan dan seputar mata. Baju ninja ini disebut shinobi shozoko. shinobi shozoko memiliki 3 warna. Baju warna hitam biasanya dipakai ketika melakukan misi di malam hari dan bisa juga sebagai tanda kematian yang nyata bagi sang target. Warna putih digunakan untuk misi di hari bersalju. Warna hijau sebagai kamuflase agar mereka tidak terlihat dalam lingkungan hutan.
Shinobi shozoko memiliki banyak kantong di dalam dan luarnya. Kantong ini digunakan untuk menyimpan peralatan kecil dan senjata yang mereka butuhkan, seperti racun, shuriken, pisau, bom asap dan lain-lain. Ninja juga membawa kotak P3K kecil tradisional, yang diisi dengan cairan dan minuman. Ninja juga memakai tabi yang mirip sepatu boot. Celah yang memisahkan jempol kaki dengan jari lainnya memudahkan ninja saat memanjat tali atau dinding.
Ada 18 tingkat ilmu dan seni berperang ninjutsu dari banyak keahlian yang dimiliki oleh ninja yang dapat dipelajari oleh umum pada saat ini. Selebihnya di luar keterampilan fisik dan penguasaan jiwa, para pendekar ini harus mempelajari latihan batin. Setelah menguasai level ini, ninja bisa sangat ahli dan bahkn dianggap sebagai orang bijak atu dukun, karena kemampuannya menyatu dengan alam dan siklus di sekitarnya. Delapan belas keahlian tersebut adalah:
seishin teki kyoyo (pemurnian jiwa) ninja aliran tokakure sangat mengandalkan pengenalan jati diri. Seorang ninja harus mengetahui dengan tepat komitmen dan motivasi hidupnya. Dengan pemahaman dan penghayatan terhadap proses pematangan seorang ninja bisa menjadi seorang pendekar yang bijak. Keterlibatan ninja dalam pertarungan dimotivasi oleh alasan untuk melindungi. Tidak dibenarkan jika alasannya semata-mata hanya karena uang.
tai jutsu (bertarung dengan tangan kosong) paduan dari ilmu daken taijutsu(pukul, tendng, tangkis), ju taijutsu(gumul, mencekik, meloloskan dari kuncian), taihen jutsu(gerak tanpa suara, berguling, melompat, cara jatuh). Keterampilan ini di perlukan pada situasi terancam atau bertahan
ninja ken (pedang ninja) pedang ninja adalah pedang pedek lurus bermata tunggal. Pedang adalah senjata utama ninja. Untuk menggunakan pedang dituntut dua keahlian utama yaitu ilmu menarik pedang (dg kecepatan namun halus gerakannya ) sekaligus mengayun untuk memotong.
bo jutsu (jurus tongkat dan bilah) ada 2 jenis tongkat, tongkat panjang sekitar 2 meter(bo) dan tongkat pendek sekitar satu meter(hanbo). Ada lagi senjata dari bilah bambu yang bila di buka di dalamnya ada mata pedang yang sekilas tampak seperti tongkat biasa.
shuriken jutsu (senjata lempar) ilmu lempar berupa lempeng baja dengan mata tajam bersisi empat seperti bintang(senban shuriken) atau paku lempar(bo shuriken). Senban shuriken dilempar dengan cara dipuntir agar bisa menancap dan memberi efek gergaji. Bo shuriken dilempar bersamaan beberapa buah sehingga terlihat seperti kilatan jarum.
yari jutsu(jurus tombak) tombak digunakan untuk pertarungan jarak sedang untuk menangkis dan meredam serangan lawan.
naginata jutsu(jurus pedang bertongkat) pedang pendek yang gagangnya dibuat panjang seukuran tombak. Digunakan ninja untuk memotong lawan yang berada dalam jarak sedang. Bisa digunakan untuk menyerang samurai dan merobohkan tentara berkuda.
kusari gama (jurus rantai dan bandul) berupa rantai sepanjang 2-3 meter yang diberi bandul pada salah satu ujungnya. Pada ujung yang lain dikaitkan pada gagang arit tradisional jepang. Rantai digunakan untuk menangkis serangan senjata lawan.sedangkan bilah arit digunakan untuk menghabisi lawan yang sudah terjerat. Senjata rantai dan bandul yang disukai oleh para ninja aliran togakure adalah kyoketsu yaitu belati lengkung yang gagangnya dipasangi tali halus dari rambut kuda dan ujung tali satu lagi diberi cincin baja besar.
henso jutsu (ilmu menyamar dan membaur) ilmu ini sangat diperlukan pada saat spionase. Ninja membuat identitas palsu dan mengalihkan perhatian orang. Ninja juga bergerak tanpa bisa di lacak.
shinobi iri (ilmu mengintai dan menyusup) ilmu ini mengajarkan bergerak tanpa suara dan bersembunyi di bawah bayangan.
ba jutsu, seorang ninja harus bisa bertempur di atas kuda selain menunggang kuda dengan baik di segala medan.
sui ren (ilmu tempur dalam air) meliputi teknik mengintai dengan cara berenang, bergerak tanpa suara dalam air, cara menggunakan perahu khusus untuk mengapung dalam air, dan teknik perkelahian dalam air.
bo ryaku (ilmu strategi) ilmu taktik yang tak lazim digunakan dalam kondisi bertahan atau pertarungan terbuka. Ninja sering memanfaatkan kondisi sekitarnya untuk melaksanakan tugasnya, tanpa banyak mengeluarkan energi.
cho ho (ilmu spionase) ilmu mata-mata termasuk merekrut dan memakai orang yang digunakan sebagai mata-mata.
inton jutsu (teknik meloloskan diri dan menghilang) ninja pandai meloloskan diri dengan memanfaatkan keadaan alam yang ada.
ten mon (meteorologi) memanfaatkan cuaca juga merupakan senjata utama ninja. Sejak kecil mereka dilatih mengendalikan cuaca dari tanda-tanda alam yang kecil.
chi mon (geografi) teknik pemanfaatan lahan.
Filosofi Ninja
Filosofi ninja adalah meraih hasil maksimal dengan tenaga minimum. Muslihat dan taktik lebih sering dilakukan daripada konfrontasi langsung.
Ninja tidak memiliki status mulia seperti samurai, sehingga ninja bebas melakukan apapun untuk mengatasi masalah, tanpa terikat oleh nama baik keluarga dan kehormatan.