Nabi Daud Penemu Baju Besi

Add Comment
Nabi Daud Penemu Baju Besi - Dalam menafsirkan ayat 10-11 surah Saba ini, Ibnu Katsir mengutip pendapat Hasan Bashri yang mengatakan bahwa anugerah yang diberikan Allah kepada Nabi Daud adalah kemampuan yang sangat luar biasa dalam menipiskan atau memipihkan atau membakarnya untuk menempa besi tersebut.


''Daud tidak perlu membakar besi terlebih dahulu untuk memipihkannya dengan palu. Namun, cukup dengan lipatan-lipatan tangannya sebagaimana yang dilakukan para tukang jahit. Karena itu, Allah berfirman, 'Buatlah baju besi yang besar-besar'.''

Kemampuan yang dimiliki Nabi Daud dalam melunakkan besi ini berbeda dengan yang dilakukan Dzulqarnayn pada abad ke-6 SM (545 SM). Dalam surah Alkahfi ayat 96, ditegaskan bahwa Dzulqarnayn berkata, ''Berilah aku potongan-potongan besi.'' Apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, berkatalah Dzulqarnayn, ''Tiuplah (api itu).'' Apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti) api, dia pun berkata, ''Berilah aku tembaga (yang mendidik) agar aku tuangkan ke atas besi panas itu.''

Lebih lanjut, Ibnu Katsir menyatakan, Daud merupakan orang pertama kali yang membuat baju besi. Sebelum itu, hanya berupa lempengan tameng. ''Dan, ukurlah anyamannya,'' yakni jangan terlalu melunakkan penyambungan antarlempengan karena akan membuat longgar dan berisik serta jangan pula terlampau mengencangkan anyamannya karena bisa mereka. Namun, buatlah sesuai dengan ukuran tertentu.

Sami bin Abdullah al-Maghluts berkata, pada awalnya manusia menggunakan batu yang ditempa untuk melakukan perburuan atau peperangan, baik untuk membuat pedang, panah, maupun pisau.

Sementara itu, pada masa Nabi Daud AS, lanjut Sami, manusia bisa membuat baju-baju besi, yakni berupa lembaran-lembaran. Jadi, dia (Daud--Red) merupakan manusia pertama yang memperkenalkan dan menjalinkannya, yakni menjadikan besi dalam bentuk beberapa jalinan sebagaimana disebutkan dalam surah Saba ayat 10-11 tersebut.

Bentuk baju, perisai, alat perang, seperti panah, tombak, pedang, atau jenis alat perang lainnya di zaman Nabi Daud AS.(Asal Usul)

Oliva Hallisey : Penemu Metode Deteksi Ebola Kurang dari 30 Menit

Add Comment
Oliva Hallisey : Penemu Metode Deteksi Ebola Kurang dari 30 Menit- Oliva Hallisey, seorang gadis berusia 16 tahun dari Connecticut, Amerika Serikat, menemukan cara mendeteksi virus Ebola dengan cara cepat, murah, dan stabil. Inovasi besar siswi tingkat pertama Greenwich High School itu memenangkan Google Science Fair 2015, yang dihelat di Mountain View, California.



Metode deteksi Ebola yang ditemukan Hallisey merupakan tes sederhana yang bisa dilakukan dalam waktu kurang dari 30 menit. Deteksi itu bahkan bisa dilakukan sebelum seseorang menunjukkan gejala terinfeksi. Hallisey berujar, saat ini metode deteksi Ebola terbilang kompleks, mahal, dan lambat. Dibutuhkan waktu hingga 12 jam sejak dari pengujian hingga konfirmasi diagnosis.

"Tes yang saya temukan menyediakan deteksi yang murah, cepat, dan akurat, berdasarkan perubahan warna dalam waktu 30 menit pada individu sebelum mereka menunjukkan gejala dari infeksi virus," ungkap Hallisey, seperti dilansir Business Insider.

Karena belum menguji penemuannya terhadap pasien terinfeksi virus Ebola yang sesungguhnya, temuan Hallisey diarahkan untuk dapat mendeteksi protein dari virus tersebut. Sehingga, tes Hallisey juga bisa disesuaikan untuk mendeteksi HIV, virus dengue, demam kuning, penyakit Lyme, dan beberapa jenis kanker.

Tes yang ia rancang tetap menggunakan komponen utama tes Ebola yang saat ini ada, yakni tes enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA). Tes memanfaatkan sistem kekebalan tubuh manusia untuk menandai virus dan bakteri sebagai penjajah dan bahan kimia yang bisa berubah warna jika antibodi tersebut mengikat protein Ebola.

Untuk menjamin akurasi tes, Hallisey menggunakan serat sutra untuk menstabilkan bahan kimia yang digunakan. Elemen itu memungkinkan tes bisa dilakukan pada suhu kamar tanpa memerlukan pendingin ruangan.

Deteksi dini infeksi virus sangat penting bagi pasien, karena dapat memperbesar kemungkinan mereka untuk bertahan hidup. Berkat temuannya, Hallisey mengungguli 22 finalis lain dalam Google Science Fair dan memenangkan dana beasiswa sebesar 50 ribu dolar AS.

Festival IPTEK yang berlangsung di markas Google itu digagas oleh Derek Muller, pencipta rekayasa saluran Veritasium. Pekan sains itu dimaksudkan untuk menantang ilmuwan, penemu, dan inovator muda dari seluruh dunia untuk terus berinovasi.(Asal Usul)

Hindiba, Obat Kanker Warisan Islam

1 Comment
Hindiba, Obat Kanker Warisan Islam - Literatur pengobatan masa lalu tak boleh dipandang sebelah mata. Sebab, literatur kuno itu bisa menjadi rujukan untuk menguji kebenaran penggunaan obat di masa lalu dan penggunaanya yang lebih luas pada masa kini.



Para ahli kesehatan di masa lalu mengalami keterbatasan untuk melakukan pembedahan karena perkembangan teknologi kedokteran yang belum pesat. Karena itu, mereka menguji khasiat kandungan tetumbuhan dengan mengujicobakannya dalam waktu yang lama dan berkelanjutan.

Informasi pengobatan masa lalu juga bisa membawa kita pada penemuan obat-obat baru di masa kini. Karena itu, sangat penting dan menjadi tugas kita saat ini untuk menguji obat-obatan dari catatan kuno itu ke laboratorium.

Kepala Departemen Sejarah dan Etika, Universitas Istanbul, Turki, Prof Nil Sari dalam karyanya Hindiba: A Drug for Cancer Treatment in Muslim Heritage  menjelaskan khasiat dari ramuan herbal Hindiba. Ia dan sejumlah dokter lainnya melakukan pengujian secara ilmiah, bahkan telah mematenkan Hindiba sebagai obat kanker.

Menurut Nil Sari, Hindiba telah dikenal para ahli pengobatan dan herbalis di dunia Islam. “Umat Islam telah menggunakan ramuan Hindiba untuk menyembuhkan kanker jauh sebelum dokter di dunia Barat menemukannya,” katanya.

Setelah melakukan pengujian secara ilmiah, Nil Sari menyimpulkan, Hindiba memiliki kekuatan untuk mengobati berbagai penyakit. Di antaranya, membersihkan saluran-saluran kecil di dalam tubuh, khususnya sistem pencernaan, dari penyumbatan. Namun, yang paling spektakuler dari Hindiba adalah kemampuannya dalam melumpuhkan tumor.(Asal Usul)

Pakar Herbal Andalusia Penemu Hindiba

Add Comment
Pakar Herbal Andalusia Penemu Hindiba - Untuk melacak khasiat Hindiba, kepala Departemen Sejarah dan Etika, Universitas Istanbul, Turki, Prof Nil Sari dalam karyanya Hindiba: A Drug for Cancer Treatment in Muslim Heritage melakukan penelitian dengan merujuk pada qanun pengobatan karya Ibnu Sina, yakni Canon of Medicine, dan ensiklopedia tanaman karya pakar herbal Andalusia, Ibnu al-Baytar. Al-Baytar inilah yang diyakini sebagai penemu tanaman herbal, Hindiba.



“Ketika melihat teks-teks  lama itu secara lebih dekat, kami melihat adanya kebenaran yang sedikit sekali kami ketahui sebelumnya, yakni tentang ramuan tanaman (herbal) di masa lalu,” kata Nil Sari.

Al-Baytar mengumpulkan dan membuat daftar obat-obatan herbal dari berbagai wilayah Islam yang pernah didatanginya. Hindiba termasuk dalam daftar tanaman herbal yang ditemukannya.

Para pakar pengobatan era Turki Utsmani seperti Osman bin Abdurrahman, Isa Efendi, Fazlizade, Yirmisekizzade, Mehmed Mumin, bahkan Ibnu Sina dalam qanunnya juga menyebutkan, Hindiba sebagai obat penyembuh kanker. Beberapa bagian dalam Materia Medica karya ilmuwan Barat yang memiliki hubungan dengan para herbalis masa Turki Utsmani juga menyebutkan hal serupa.

Penelitian para ilmuwan Muslim menunjukkan, Hindiba memiliki unsur 'panas' dan 'dingin' yang akan bereaksi setelah melalui proses dekomposisi dalam tubuh. Kandungan 'panas' dan 'dingin' inilah yang membantu sirkulasi cairan tubuh dan menghambat pertumbuhan sel kanker.

(Baca: Handiba Obat Kanker Warisan Islam)

Sejak lama, Hindiba diketahui memiliki khasiat obat, salah satunya dalam mengobati penyakit saluran cerna. Belakangan diketahui, Hindiba juga mampu mengobati tumor, termasuk tumor ganas yang lazim disebut kanker.

Awalnya, kanker hanya sebuah benjolan kecil. Kemudian, benjolan kecil itu membesar dan terasa nyeri. Jika sel terus membesar dan menyebar, akibat fatal pun bisa terjadi.

Ibnu Sina mencatat, tumor yang berkembang menjadi kanker mengalami pertambahan ukuran sangat cepat, bersifat merusak dan sel-selnya bisa menjalar jauh dari lokasi asalnya. Manuskrip kuno dari era Turki Utsmani secara gamblang menjelaskan hal ini. Kanker digambarkan sebagai benjolan yang cepat membesar karena sel-selnya dapat menyebar ke mana-mana dan melekat kuat pada organ yang dilekati.

Jika literatur pengobatan kuno memiliki informasi seperti disebutkan di atas dan para pakar pengobatan Muslim melakukan penyembuhan menggunakan Hindiba maka bisa diasumsikan obat herbal ini memang diyakini ampuh sebagai obat kanker.(Asal Usul)

Al-Baytar, Ilmuwan Muslim Legendaris

Add Comment
Al-Baytar, Ilmuwan Muslim Legendaris - Abu Muhammad Abdallah Ibn Ahmad Ibn al-Baytar Dhiya al-Din al-Malaqi, itulah nama lengkap ilmuwan Muslim legendaris yang biasa dipanggil al-Baytar. Ia adalah seorang ahli botani (tetumbuhan) dan farmasi (obat-obatan) pada era kejayaan Islam yang diyakini merupakan penemu tanaman herbal, Hindiba.



Terlahir pada akhir abad ke-12 M di kota Malaga, Spanyol, al-Baytar menghabiskan masa kecilnya di tanah Andalusia tersebut. Minatnya pada tumbuh-tumbuhan sudah tampak sejak kecil.

Beranjak dewasa, dia mendalami ilmu botani kepada Abu al-Abbas al-Nabati yang pada masa itu merupakan ahli botani terkemuka. Al-Baytar kemudian banyak berkelana untuk mengumpulkan beraneka ragam jenis tumbuhan.

(Baca: Pakar Herbal Andalusia Penemu Hindiba)

Pada 1219, dia meninggalkan Spanyol untuk sebuah ekspedisi mencari ragam tumbuhan. Bersama beberapa pembantunya, al-Baytar menyusuri pantai utara Afrika dan Asia Timur Jauh. Tak diketahui apakah jalan darat atau laut yang dilalui, namun ia pernah menyinggahi sejumlah tempat, antara lain, Bugia, Konstantinopel, Tunisia, Tripoli, Barqa, dan Adalia.

Setelah tahun 1224, al-Baytar bekerja untuk Gubernur Mesir dan dipercaya menjadi kepala ahli tanaman obat. Tiga tahun kemudian, al-Kamil meluaskan kekuasaannya hingga Damaskus dan al-Baytar selalu menyertainya di setiap perjalanan. Perjalanan ini dimanfaatkannya untuk mengumpulkan beragam tetumbuhan.

Ketika tinggal beberapa tahun di Suriah, ia berkesempatan melakukan riset tumbuhan di area yang sangat luas, termasuk Arab Saudi dan Palestina. Dari hasil riset-riset tersebut, al-Baytar menyusun sebuah kitab legendaris yang berjudul al-Jami fi al-Adwiya al- Mufrada.

(Baca Juga: Hindiba Obat Kanker Warisan Islam)

Kitab ini sangat populer dan merupakan kitab paling terkemuka mengenai tumbuhan dan kaitannya dengan ilmu pengobatan Arab. Kitab ini menjadi rujukan para ahli tumbuhan dan obat-obatan hingga abad ke-16. Ensiklopedia tumbuhan yang ada dalam kitab ini mencakup 1.400 item, terbanyak adalah tanaman obat dan sayur-mayur.

Kitab ini menjadi rujukan 150 penulis, kebanyakan asal Arab, dan dikutip oleh lebih dari 20 ilmuwan Yunani sebelum diterjemahkan ke dalam bahasa Latin. Kitab ini dipublikasikan pada 1758. Kitab fenomenal kedua Al-Baytar adalah al-Mughni fi al-Adwiya al-Mufradayakni. Ini merupakan ensiklopedia obat-obatan.(Asal Usul)

Ibnu Al-Shatir, Sang Penemu Jam Astrolab

Add Comment
Ibnu Al-Shatir, Sang Penemu Jam Astrolab - Peradaban Barat kerap mengklaim Nicolaus Copernicus (1473 – 1543 M)  sebagai tokoh pencetus teori heliosentrisme Tata Surya.  Sejarawan astronomi menemukan fakta,  ide matematika antara buku Copernicus yang berjudul “De Revolutionibus” memiliki kesamaan dengan sebuah buku yang pernah ditulis seratus tahun sebelumnya oleh ilmuwan Muslim Arab, Ibnu Al-Shatir (1304-1375 M).



Kitab yang menjadi rujukan Copernicus itu  bertajuk  “Kitab Nihayat Al-Sul Fi Tashih al-Usul”. Itu berarti, pemikiran  al-Shatir telah mempengaruhi Copernicus. Siapakah al-Shatir sebenarnya?  Ilmuwan Muslim itu bernama  Ala Al-Din Abu'l-Hasan Ali ibnu Ibrahim ibnu al-Shatir. Ia merupakan seorang astronomer Muslim Arab, ahli matematika, ahli mesin teknik dan penemu.

Ibnu Al-Shatir merombak habis Teori Geosentris yang dicetuskan Claudius Ptolemaeus atau Ptolemy (90 SM– 168 SM). Secara matematis, al-Shatir memperkenalkan adanya epicycle yang rumit (sistem lingkaran dalam lingkaran). Al-Shatir mencoba menjelaskan bagaimana gerak merkurius jika bumi menjadi pusat alam semestanya dan merkurius bergerak mengitari bumi.

Model bentuk Merkurius Ibnu al-Shatir menunjukkan penggandaan dari epicycle menggunakan Tusi-couple, sehingga menghilangkan eksentrik dan equant teori Ptolemaic. Menurut George Saliba dalam karyanya  A History of Arabic Astronomy: Planetary Theories During the Golden Age of Islam, Kitab Nihayat al-Sul fi Tashih al-Usul, merupakan risalah astronomi Ibnu Al-Shatir yang paling penting.

"Dalam kitab itu,  secara drastis ia mereformasi model matahari, bulan, dan planet Ptolemic. Dengan memperkenalkan sendiri model non-Ptolemic yang menghapuskan epicycle pada model matahari, yang menghapuskan eksentrik dan equant. Dengan memperkenalkan epicycle ekstra pada model planet melalui model Tusi-couple, dan yang menghilangkan semua eksentrik/eccentric, epicycle dan equant di model bulan," jelas Saliba.

Sebelumnya, aliran Maragha hanya berpatokan pada model yang sama dengan model Ptolemaic. Model geometris Ibnu al-Shatir merupakan karya pertama yang benar-benar unggul daripada model Ptolemaic karena modelnya ini lebih baik sesuai dengan pengamatan empiris.

Ibnu al-Shatir juga berhasil melakukan pemisahan filsafat alam dari astronomi dan menolak model empiris Ptolemic dibanding filsafat dasar. Tidak seperti astronomer sebelumnya, Ibnu al-Shatir tidak peduli dengan mempertahankan teori prinsip kosmologi atau filsafat alam (atau fisika Aristoteles), melainkan untuk memproduksi sebuah model yang lebih konsisten dengan pengamatan empiris.

Modelnya menjadi lebih baik sesuai dengan pengamatan empiris daripada model-model sebelumnya yang diproduksi sebelum dia. Saliba menambahkan karyanya tersebut menjadi karya penting dalam astronomi, yang dapat dianggap sebagai sebuah "Revolusi ilmiah sebelum Renaissance".

Dalam membuat model barunya tersebut, Ibnu al-Shatir melakukan pengujian dengan melakukan pengamatan empiris. Tidak seperti astronomer sebelumnya, Ibnu al-Shatir umumnya tidak keberatan terhadap falsafah astronomi Ptolemaic, tetapi ia ingin menguji seberapa jauh teori Ptolemy cocok dengan pengamatan empirisnya.

Dia menguji model Ptolemaic, dan jika ada yang tidak cocok dengan pengamatannya, maka ia akan merumuskan sendiri model non-Ptolemaic pada bagian yang tidak cocok dengan pengamatannya.  Pengamatannya yang akurat membuatnya yakin untuk menghapus epicycle dalam model matahari Ptolemaic.

Ibnu al-Shatir juga merupakan astromer pertama yang memperkenalkan percobaan dalam teori planet untuk menguji model dasar empiris Ptolemaic. Saat menguji model matahari Ptolemaic, Ibnu al-Shatir memaparkan ''pengujian nilai Ptolemaic untuk bentuk dan ukuran matahari dengan menggunakan pengamatan gerhana bulan."

"Karyanya tentang percobaan dan pengamatannya memang telah musnah, namun buku  The Final Quest Concerning the Rectification of Principles adalah milik al-Shatir,'' papar Saliba.
Pengaruh Karya Ibnu Al-Shatir

"Meskipun sistemnya merupakan geosentri yang kuat, dia telah menghapuskan equant dan accentric Ptolemaic dan rincian sistem matematikanya hampir serupa dengan karya  Copernicus' De revolutionibus," jelas V  Roberts and E. S. Kennedy dalam karyanya "The Planetary Theory of Ibn al-Shatir".

Menurut Saliba, model bulan Copernicus juga tidak berbeda dengan model Ibnu al-Shatir. Dengan demikian dapat percaya bahwa model Ibnu al-Shatir telah diadaptasi oleh Copernicus dalam model heliocentric.

"Walaupun masih belum jelas bagaimana ini dapat terjadi, diketahui bahwa manuskrip Byzantine Yunani yang berisi  Tusi-couple tempat Ibnu al-Shatir bekerja telah mencapai Italia pada abad ke-15 M," jtutur AI Sabra dalam karyanya  "Configuring the Universe: Aporetic, Problem Solving, and Kinematic Modeling as Themes of Arabic Astronomy".

Saliba menambahkan, diagram model heliocentric yang dikembangkan Copernicus, termasuk tanda-tanda dari poin,  hampir sama dengan diagram dan tanda-tanda yang digunakan Ibnu al-Shatir pada model geosentrisnya. "Sehingga sangat mungkin bahwa Copernicus terpengaruh karya Ibnu al-Shatir," ujarnya.

YM Faruqi dalam karyanya " Contributions of Islamic scholars to the scientific enterprise", mengungkapkan, "Teori pergerakan bulan Ibnu al-Shatir sangat mirip dengan yang dicetuskan Copernicus sekitar 150 tahun kemudian".  Begitulah  Ilmuwan Muslim al-Shatir mampu memberi pengaruh bagi dunia Barat.

Kontribusi Al-Shatir  dalam Bidang Teknik

Jam Astrolab
David A King dalam bukunya bertajuk  The Astronomy of the Mamluks menjelaskan bahwa Ibnu al-Shatir menemukan jam astrolabe pertama di awal abad ke-14 M.

Jam Matahari
Menurut catatan sejarah, sundial atau jam matahari merupakan jam tertua dalam peradaban manusia. Jam ini telah dikenal sejak tahun 3500 SM. Pembuatan jam matahari di dunia Islam dilakukan oleh Ibnu al-Shatir, seorang ahli Astronomi Muslim ( 1304-1375 M). "Ibnu al-Shatir merakit jam matahari yang bagus sekali untuk menara Masjid Umayyah di Damaskus," ujar David A King dalam karyanya bertajuk  The Astronomy of the Mamluks.

Berkat penemuannya itu, ia kemudian dikenal sebagai  muwaqqit (pengatur waktu ibadah) pada Masjid Umayyah di Damaskus, Suriah. Jam yang dibuat Ibnu al-Shatir itu masih tergolong jam matahari kuno yang didasarkan pada garis jam lurus. Ibnu al-Shatir membagi waktu dalam sehari dengan 12 jam, pada musim dingin waktu pendek, sedangkan pada musim panas waktu lebih panjang. Jam mataharinya itu merupakan polar-axis sundial paling tua yang masih tetap eksis hingga kini.

"Jam mataharinya merupakan jam tertua polar-axis sundial yang masih ada. Konsep kemudian muncul di Barat jam matahari pada 1446," ungkap Jones, Lawrence dalam karyanya  "The Sundial And Geometry".

Kompas 
David A.King  mengatakan Ibnu al-Shatir juga menemukan kompas, sebuah perangkat pengatur waktu yang menggabungkan jam matahari dan kompas magnetis  pada awal abad ke-14 M.

Instrumen Universal
Ibnu al-Shatir menjelaskan instrumen astronomi lainnya yang ia disebut sebagai "instrumen universal''.  Penemuan al-Shatir ini kemudian dikembangkan  seorang astronomer dan rekayawasan legendaris di era kekhalifahan Turki  Usmani,  Taqi al-Din. Iinstrumen itu digunakandi observatorium al-Din Istanbul 1577-1580 M.(Asal Usul)

Sejarah HTML

1 Comment
Sejarah HTML- Diawal tahun 80-an, ketika IBM masih menjadi penentu standar utama dunia komputer dan sistem informasi, IBM memiliki suatu ide yang cenderung berdasarkan pada pengetahuan bahwa setiap dokumen mempunyai ciri-ciri umum, seperti judul, alamat, isi, dan elemen-elemen lain yang sangat mirip dari satu dokumen ke dokumen lainnya.

IBM memikirkan pembuatan suatu sistem dokumen yang akan mengenali setiap elemen dari dokumen dengan suatu tanda tertentu. Dengan cara ini, penampilan dan pencetakan dokumen tidak akan banyak bergantung pada jenis hardware tertentu, sekalipun sistem seperti ini memerlukan suatu software untuk menampilkan atau mencetak dokumen-dokumen tersebut. IBM kemudian mengembangkan suatu bahasa yang menggunakan tanda-tanda sebagai basisnya. IBM menambahkan sistem ini dengan Markup Language. IBM menamakan sistem ini dengan Generalizes Markup Language (GML). Setelah itu pada tahun 1986 ISO (international Standard Organiztion) menyatakan bahwa markup language sebagai standard untuk pembuatan dokumen-dokumen dan memberinya nama SGML (Standard Generalized Markup Language) dan akhirnya sekarang bahasa ini dikenal dengan nama HTML.

HTML (hyperText Markup Language) adalah suatu format data yang digunakan untuk membuat dokumen hyperText yang dapat dibaca dari satu platform ke platform lainnya tanpa melakukan suatu perubahan apapun. Dokumen HTML sebenarnya adalah suatu dokumen teks biasa, sehingga di platform apapun dokumen tersebut dapat dibaca. Dokumen HTML disebut Markup Language karena mengandung tanda-tanda tertentu yang digunakan untuk menentukan tampilan teks dan tingkat kepentingan dari teks tersebut dalam suatu dokumen. Misalnya sobat dapat menentukan dimana suatu gambar harus muncul dan jenis pemformatan apa yang berlaku pada suatu kumpulan teks tertentu. Sobat bahkan dapat juga membuat tabel, form, ataupun dokumen dengan bingkai-bingkai didalamya dengan menggunakan tanda-tanda HTML.

HTML adalah bahasa dari World Wide Web yang dipergunakan untuk menyusun dan membentuk dokumen agar dapat ditampilkan pada program browser. Tiap kali kita mengakses dokumen web, maka sesungguhnya kita mengakses dokumen seseorang yang ditulis dengan menggunakan format HTML. Beberapa orang merasa keberatan jika dikatakan HTML adalah sebuah bahasa pemrograman karena struktur yang dimilikinya dianggap terlalu sederhana, kode-kode dibaca oleh browser baris per baris, dari atas ke bawah. HTML juga tidak memiliki "looping" seperti bahasa pemrograman lain.

Pada HTML dipergunakan hypertext link atau hubungan antara teks dan dokumen lain. Dengan demikian pembaca dokumen bisa melompat dari satu dokumen ke dokumen yang lain dengan mudah. Selain mencari informasi, setiap pengguna internet juga bisa memberikan/menyediakan informasi. Syaratnya, mereka harus memanfaatkan layanan www. Untuk itu mereka harus tahu tatacara penulisan khusus yang disebut HTML.(Asal Usul)

Ray Tomlinson : Penemu Email

1 Comment
Ray Tomlinson : Penemu Email - Raymond Samuel Tomlinson atau Ray Tomlinson dilahirkan pada tahun 1941 di daerah bernama Amsterdam di wilayah New York. Ia dan keluarganya kemudian pindah ke daerah atau desa kecil bernama Vail Mills, New York. Ray Tomlinson dikenal sebagai Penemu dari Email atau Elektronik Mail. Di Saat remaja Ray Tomlinson bersekolah di Broadalbin Central School di daerah Broadalbin, New York. Setelah Lulus dari Broadalbin Central School, Ray Tomlinson kemudian melanjutkan srudinya di Rensselaer Polytechnic Institute di wilayah Troy, New York di mana Ray Tomlinson bekerja sama dengan IBM dalam program co-op. Di Rensselaer Polytechnic Institute, Ray Tomlinson menerima gelar Bachelor of Science di bidang teknik listrik pada tahun 1963.


Setelah lulus dari Rensselaer Polytechnic Institute, Ray Tomlinson kemudian melanjutkan studinya untuk gelar Master di Massachusetts Institute of Technology dalam bidang teknik elektro. Di MIT, Ray Tomlinson bekerja di Speech Communication Group dan disitu Ray Tomlinson mengembangkan teknologi analog-digital hybrid speech synthesizer yang dijadikan sebagai subyek untuk tesis Master-nya. Ray Tomlinson kemudian menerima gelar S.M. di bidang Teknik Elektro pada tahun 1965.

Pada tahun 1967 Ray Tomlinson bergabung dengan perusahaan teknologi bernama Bolt, Beranek and Newman yang sekarang dikenal dengan nama BBN Technologies, di mana Ray Tomlinson membantu mengembangkan sistem operasi TENEX termasuk ARPANET Network Control Protocol dan implementasi TELNET. Ray Tomlinson menulis sebuah program transfer file yang disebut CPYNET untuk mentransfer file melalui ARPANET. Ray Tomlinson diminta untuk mengubah sebuah program yang disebut SNDMSG, yang mengirim pesan ke pengguna lain dari komputer time-sharing, untuk dapat dijalankan pada TENEX. Dia menambahkan kode yang ia ambil dari CPYNET ke SNDMSG sehingga pesan dapat dikirim ke pengguna pada komputer lain inilah yang menjadi cikal bakal dari munculnya E-mail atau elektronik mail.

Raymond Tomlinson menemukan email atau elektronik mail berbasis internet akhir tahun 1971 di ARPAnet. Inovasi terbesar yaitu email (atau surat elektronik), kemampuan untuk mengirim pesan sederhana kepada orang lain melalui jaringan (1971). saat itu tengah mengerjakan program yang disebut SNDMSG (send message )yang memungkinan pengguna komputer yang sama bisa meninggalkan pesan satu sama lain. Atau sistem e-mail dengan jenis komputer tunggal. Ketika itu, ia mencoba sebuah program transfer (CYPNET) yang memungkinkan pengguna komputer mengirimkan file, untuk mengarahkan komputer terhubung dengan ARPANET. Tomlinson kemudian berpikir bahwa jika ia menggabungkan SNDMSG dan CYPNET berbarengan, ia mungkin bisa mengirim pesan ke kotak pos elektronik lain dalam sebuah jaringan, semudah mengirimkan file.

Salah satu pertanyaan yang kemudian mengarahkan Tomlinson pada eksperimen lain mengenai e-mail adalah bagaimana membedakan pesan-pesan yang diarahkan keluar jaringan dan pesan lain yang dialamatkan ke banyak pengguna komputer pada sebuah kantor. Ia terus mempelajari keyboard komputer yang tak langsung terkait dengan nama orang serta bukan sebuah angka. Akhirnya sampailah ia pada penggunaan simbol @ sebagai petunjuk alamat sang pengguna e-mail. Simbol ini mewakili tempat dan hanyalah sebuah preposisi pada sebuah keyboard. Penggunaan simbol @ ini membawa dampak yang global, Ray Tomlinson mengakui bahwa penemuannya dihasilkan “hanya dari berpikir tak lebih dari 30 atau 40 detik.” Ray Tomlinson memilih simbol @ untuk membedakan mana pengguna/username dengan domain/alamat server.. Simbol @ dibaca “et” yang berarti “di”.

Email pertama yang dikirim oleh Raymond Tomlinson di antara dua komputer yang benar-benar duduk di samping satu sama lain. Namun, jaringan ARPANET digunakan sebagai sambungan antara keduanya. Pesan email yang pertama adalah “QWERTYUIOP”. Pesan QWERTYUIOP dapat jadikan pesan bersejarah karena itu isi pesan pertama yang dapat dikirmkan lewat jaringan ARPANET yang berkembang sekarang menjadi jaringan internet. Penemu e-mail , Raymond Tomlinson, yang menurut banyak kalangan termasuk pencapaian penting dan revolusioner dalam teknologi informasi. Dia layak menjadi 50 tokoh yang berpengaruh dalam dunia Informatika karena dia yang memilih simbol @ sebagai penanda alamat surat elektronik, dibelakang nama si pengirim atau penerima pesan, bahkan kini pengunaan e-mail sudah menjadi sarana komunikasi global yang paling murah.
Email, Biografi Ray Tomlinson

Penghargaan yang diterima Raymond Samuel Tomlinson

  • Pada tahun 2000 ia menerima George R. Stibitz Komputer Pioneer Award dari Museum Komputer Amerika (dengan Ilmu Komputer Departemen Montana State University).
  • Pada tahun 2001 ia menerima Penghargaan Webby dari International Academy of Digital Arts and Sciences untuk pencapaian seumur hidup. Juga pada tahun 2001 ia dilantik ke Rensselaer Alumni Hall of Fame.
  • Pada tahun 2002 Discover Magazine diberikan kepadanya Penghargaan Inovasi nya.
  • Pada tahun 2004, ia menerima Penghargaan Internet IEEE bersama dengan Dave Crocker.
  • Pada tahun 2009, ia bersama dengan Martin Cooper dianugerahi Prince of Asturias penghargaan untuk penelitian ilmiah dan teknis.
  • Pada tahun 2011, ia terdaftar di # 4 pada daftar MIT150 dari 150 inovator atas dan ide-ide dari MIT.
  • Pada 2012, Tomlinson telah dilantik ke dalam Hall of Fame internet oleh Internet Society.


(Asal Usul)

Asal Usul Dibangunya Taj Mahal

1 Comment
Asal Usul Dibangunya Taj Mahal - Istana marmer putih Taj Mahal kerap disebut sebagai salah satu keajaiban dunia.Bangunan itu didirikan oleh Kaisar Mughal Shah Jahan sebagai mausoleum untuk istri tercintanya, Mumtaz Mahal, yang meninggal dunia saat melahirkan.Tetapi sebuah drama yang baru saja dipentaskan di India mengindikasikan bahwa ada motif lain di balik pembangunan Taj Mahal.Mungkinkah gedung itu dibangun karena rasa bersalah?



"Konflik adalah pendorong dalam naskah saya," kata Dilip Hiro, seorang penulis dan pakar hubungan internasional berbasis di London, kepada BBC.Dalam kisah Taj Mahal, Hiro mengeksplorasi "konflik pada pasangan yang cintanya terukir sebagai sebuah kisah populer.""Sebagai orang India, saya terkesima oleh Taj. Kisah konvensional di belakangnya adalah cinta abadi Shah Jahan untuk Mumtaz.
"Secara sederhana, ini bukan drama tentang kecantikannya, drama ini adalah bagaimana meraih kekuasaan penuh sebagai kaisar."

Hiro pertama kali menulis naskah drama Taj Mahal dalam bahasa Inggris pada 1970-an dengan judul Tale of Taj.Drama ini pertama kali dipentaskan untuk pertama kalinya dalam bahasa Urdu, sebuah bahasa yang digunakan rakyat India di masa pemerintahan Shah Jahan dan masih digunakan oleh banyak orang India saat ini.

Taj Mahal dibangun oleh kaisar Mughal Shah Jahan untuk istrinya Mumtaz Mahal.

Pecatur hebat
Mumtaz adalah istri ketiga dan istri yang paling disayang Shah Jahan sehingga kisah cinta mereka menjadi legenda.Mumtaz digambarkan sebagai istri yang cantik dan setia dan rela memiliki banyak anak dengan suaminya. Ia meninggal saat melahirkan anak ke-14.

"Tapi ada sisi lain yang tidak banyak diketahui, ia bukan istri yang cantik dan setia sama sekali. Ia adalah pecatur yang sangat hebat, jauh lebih hebat dari Shah Jahan, dan dia ambisius serta kejam," kata sutradara M Sayeed Alam dari kelompok teater Delhi Pierrot's Troupe.

Para ahli sejarah setuju bahwa perempuan-perempuan kerajaan pada periode Mughal menerapkan otoritas politik yang signifikan.Kejutan dari drama ini berpusat pada permainan catur dengan taruhan tinggi.



Saat itu, Mumtaz yang sedang hamil tua menantang suaminya untuk mempertaruhkan takhtanya. Dan ketika sang kaisar kalah, ia pun naik takhta dan mewujudkan ambisinya yang kejam.Sang kaisar menyadari bahwa ratunya harus dihentikan. Pertengkaran memperebutkan cap kerajaan berakhir dengan jatuhnya Mumtaz dari takhta dan meninggal saat melahirkan.Namun apakah itu hanya sebuah kecelakaan atau apakah ia didorong?

Drama ini tidak memberikan jawaban pasti bagaimana Mumtaz tewas. Tetapi penonton pergi dengan membawa satu kecurigaan, bahwa mungkin Kaisar Shah Jahan berperan dalam kematiannya.
Jadi, apakah Taj Mahal benar monumen untuk cinta atau monumen untuk pembunuhan?(Asal Usul)

Asal Usul Lunpia Semarang

Add Comment
Asal Usul Lunpia Semarang - Makanan khas kota Semarang ternyata memiliki kisah menarik di baliknya. Lumpia hadir pertama kali pada abad ke 19 dan merupakan salah satu contoh perpaduan budaya asli Tiong Hoa – Jawa yang serasi dalam cita rasa.

Asal Usul Lunpia Semarang

Semua bermula dari saat Tjoa Thay Joe yang lahir di Fujian, memutuskan untuk tinggal dan menetap di Semarang dengan membuka bisnis makanan khas Tiong hoa berupa makanan pelengkap berisi daging babi dan rebung. Tjoa Thay Joe kemudian bertemu dengan Mbak Wasih, orang asli Jawa yang juga berjualan makanan yang hampir sama hanya saja rasanya lebih manis dan berisi kentang juga udang.


Seiring waktu bejalan, mereka bukannya bermusuhan, malah saling jatuh cinta dan kemudian menikah. Bisnis yang dijalankan pun akhirnya dilebur menjadi satu dengan sentuhan sentuhan perubahan yang malah makin melengkapi kesempurnaan rasa makanan lintas budaya Tiong Hoa – Jawa. Isi dari kulit lumpia dirubah menjadi ayam atau udang yang dicampur dengan rebung serta dibungkus dengan kulit lumpia. Keunggulannya adalah udang dan telurnya yang tidak amis, rebungnya juga manis, serta kulit lumia yang renyah jika digoreng.(Asal Usul)

Botok Tawon Banyuwangi

1 Comment
Botok Tawon Banyuwangi - Mengkonsumsi madu yang dihasilkan dari tawon rasanya sudah biasa namun akan menjadi unik jika yang menjadi santapan untuk kuliner kali ini adalah tawonnya sendiri, ya menu masakan yang satu ini merupakan makanan khas jawa timur yang di masak dalam bentuk botok.


Kali ini kita akan membahas salah satu wilayah jawa timur yang menjajakan menu botok tawon, kuliner ini bisa Anda temukan di warung sederhana milik Bu Misnah, di Desa Lemahbang Kulon, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Jawa Timur.

Botok Tawon Banyuwangi

Dalam pembuatannya bukan hanya tawonnya saja yang di masak namun juga sarangnya Botok tawon buatan Bu Misnah ini memiliki paduan rasa unik, 5 rasa sekaligus, Yakni gurih, manis, pedas, asam, dan asin.

Cara mengolahnya cukup praktis. Irisan sarang dan anak lebah dimasukan pincukan daun pisang, lalu disiram air bumbu adonan lombok, gula merah, asem, tomat, dan bawang merah. Kemudian direbus dalam dandang.

Warung Bu Misnah masih mempertahankan dapur kayu untuk memasak. Jika daun pisang layu kecoklatan, pertanda botok tawon telah matang dan siap disajikan. 1 porsi menu botok tawon harganya bervariasi, antara Rp 5.000 hingga Rp 19.000 tergantung lauk pauk yang dipilih.

Botok tawon Banyuwangi diyakini memiliki khasiat diantaranya :

  • Mengatasi alergi pada obat antibiotik, untuk mengatasi alergi tersebut dibutuhkan larva tawon yang mengandung royal jelly dan biasanya larva tersebut terdapat dalam botok tawon Mengatasi Demam
  • Mengatasi Diare pada anak
  • Mengatasi penyakit asma
  • Meningkatkan stamina
  • Meningkatkan kesuburan Pria dan Wanita
  • Mengatasi kista pada wanita(Berita Unik)(Asal Usul)

Cerita Lengkap tentang Guling

Add Comment
Cerita Lengkap tentang Guling - Siapa Peluk Istri Belanda alias Guling - Kehadirannya di ranjang bikin nyaman dan sejuk, sebanding dengan peran seorang istri atau penyejuk udara (AC).

Setiap malam, sebagian dari kita terbiasa tidur dengan memeluk “istri Belanda” (Dutch wife) alias guling. Tanpanya tidur tak terasa nyaman. Tapi di masa lalu, tak semua orang bisa memilikinya. Hanya kalangan atas atau priyayi. Kisah dalam novel Jejak Langkah karya Pramoedya Ananta Toer, menyentil kebiasaan itu.



Dalam sebuah percakapan sesama mahasiswa School tot Opleiding van Inlandsche Artsen (STOVIA) atau Sekolah Pendidikan Dokter Pribumi, Wilam membicarakan lelucon-lelucon dari kehidupan tuan tanah bangsa Inggris kepada sahabat-sahabatnya, termasuk Minke. “Tahu kalian apa sebab di dalam asrama tidak boleh ada guling?”

Dia pun mulai bercerita. Menurutnya, guling takkan ditemukan di negeri-negeri lain di dunia –setidaknya menurut mamanya. Ini bermula ketika orang-orang Belanda dan Eropa lainnya datang ke Hindia. Karena tak membawa perempuan, mereka terpaksa menggundik. “Tapi orang Belanda terkenal sangat pelit. Mereka ingin pulang ke negerinya sebagai orang berada. Maka banyak juga yang tak mau menggundik. Sebagai pengganti gundik mereka membikin guling –gundik yang tak dapat kentut itu.”

Wilam juga bilang bahwa guling takkan ditemukan dalam sastra Jawa lama maupun sastra Melayu. “Memang tidak ada. Itu memang bikinan Belanda tulen –gundik tak berkentut. Dutch wife... “

“Dan tahu kalian orang pertama-tama yang menamainya? Raffles, Letnan Gubernur Jenderal Hindia.”

Meski sebuah novel, obrolan ringan mengenai guling itu tak sepenuhnya salah. Guling lahir dalam kebudayaan Indisch abad ke-18/19, percampuran antara kebudayaan Eropa, Indonesia, dan China. Kebudayaan ini kemudian menjadi gaya hidup golongan atas.

“Percampuran kebudayaan ini bisa dilihat misalnya pada pemakaian perabot seperti kursi Eropa, meja, dan tempat tidur dengan bantal, termasuk perlengkapan baru yang disebut guling atau Dutch wife, yang tidak ada dalam perlengkapan tempat tidur Eropa, jadi khusus Indisch,” tulis Hadinoto, dosen Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Kristen Petra Surabaya, dalam “Indische Empire Style”, yang dimuat Jurnal Dimensi Arsitektur, Desember 1994.

Pribumi Hindia belum lama menggunakan guling. “Mereka hanya meniru-niru orang Belanda. Yang datang dari Belanda serta-merta ditiru orang, terutama para priyayi berkepala kapuk itu. Inggris mengetawakan kebiasaan berguling,” tulis Pram.

Hanya saja Pram, juga penulis lain, tak akurat ketika menulis bahwa guling hanya ada di Indonesia. Guling juga terdapat di negara lain di Asia Tenggara. Variannya di Asia Timur dinamakan “istri bambu”, jukbuin, chikufujin, atau zhufuren yang terbuat dari anyaman bambu. Varian ini kemungkinan memengaruhi Dutch wife, karena keberadaan jukbuin sudah jauh sebelumnya.

“Sejarah jukbuin bisa dilacak ke belakang setidaknya pada masa Dinasti Goryeo, ditunjukkan novel berjudul Jukbuin-jeon (Story of the Bamboo Wife) karya Yi Gok (1298-1351),” tulis www.dynamic-korea.com.

Pengaruh “istri bambu” atas “istri Belanda” juga tampak dari definisi Dutch wife dalam Oxford English Dictionary, sebuah kamus yang mulai disusun sejak 1879 dan rampung 1927 atau empat puluh delapan tahun kemudian. Kamus itu mendefinisikan Dutch wife sebagai “sebuah kerangka berlubang-lubang dari rotan yang digunakan di Hindia Belanda dan lain-lain untuk sandaran anggota badan di tempat tidur.”

Tapi yang jelas keberadaan guling ini kerap mengejutkan orang-orang yang baru tiba di Hindia. Sejarawan dan pastor dari Amerika Serikat John S.C. Abbott (1805–1877) menceritakan pengalamannya bertemu guling dalam “A Jaunt in Java”, yang dimuat di Harper’s New Monthly Magazine Volume XV, Juni-November 1857.

Ketika melemparkan diri ke ranjang, kata Abbott, Anda akan telentang dengan Dutch wife. “Jangan terkejut! Anda tak akan mendapatkan ‘kuliah tirai’ (curtain lecture) karena Dutch wife berbentuk bulat, bantal panjang keras, yang bikin takjub setiap orang asing ketika melihatnya terbaring rapi dan kaku di tengah ranjang seperti mayat kecil,” tulis Abbott.

Setelah tahu bagaimana memperlakukan “istri Belanda”, Abbott pun menjadi lebih dekat dengannya. “Singkatnya, Dutch wife harus diletakkan di bawah kaki atau lengan untuk mencegah kontak terlalu hangat dengan kasur, dan memungkinkan sirkulasi udara dingin. Dan kenyamanan dalam iklim tropis ini hanya dapat dirasakan oleh mereka yang telah mencobanya. Satu Dutch wife yang diisi dengan kapas lebih baik daripada Dutch wife buatan China yang berongga-rongga dan terbuat dari bambu,” kata Abbott.

Seorang Prancis, D sir Charnay, pengemban misi ilmiah dan pendidikan untuk pihak otoritas Belanda, kebingungan saat tinggal di Jawa selama enam minggu pada 1878. Seperti dikisahkan dalam Orang Indonesia dan Orang Prancis: Dari Abad XVI sampai dengan Abad XX karya Bernard Dorl ans, guling itu berisi jerami yang keras seperti kayu. Pelayan Melayu memberi tahunya.

“Guling itu Anda letakkan di antara kaki agar keduanya tidak bersentuhan dan supaya Anda bisa tidur dengan nyaman,” kata pelayan Melayu itu.

Begitu nyamannnya sehingga Horst Henry Geerken, seorang Jerman yang 18 tahun tinggal dan bekerja di Indonesia, tak melupakan pengalamannya bersama guling. Hingga sekarang, dia jadi terbiasa dengan guling. “Sekali pun di Jerman, saya tetap memakai guling. Kita bisa memeluk guling pada malam hari dan menekuknya dengan kaki. Rasanya nyaman dan sejuk. Guling berguna untuk memberi sirkulasi udara secara bebas dan menyerap keringat di kaki,” tulis Geerken dalam bukunya A Magic Gecko.

Tapi kenapa guling bisa dinamai Dutch wife?

Situs ensiklopedia online, di http://encyclopedia.jrank.org, berbasiskan Encyclopedia Britannica edisi ke-11 yang diterbitkan 1911, menulis bagaimana peranan bahasa dalam mendukung dan mengukuhkan stereotip, termasuk penggunaan istilah yang mengaitkan dengan Belanda. Dalam tulisan berjudul “Blason Populaire” disebutkan bagaimana Oxford English Dictionary menekankan koneksi sosiolinguistik.

“Karakteristik atau pengaitan dengan Belanda, sering dengan aplikasi yang menghina atau mengejek, sebagian besar disebabkan persaingan dan permusuhan antara Inggris dan Belanda pada abad ke-17... Namun hanya ‘janda Belanda’ (Dutch widow) yang dicatat sebelum 1700, dalam sebuah naskah drama karya Middleton pada 1608. Memainkan kata-kata menggunakan kata Belanda dan negara-negara yang rendah untuk merujuk daerah kelamin umum pada masa Elizabethan.” Karya Thomas Middleton itu adalah Trick to Catch the Old One, terbit 1608.

Arietha, perempuan asal Belanda, dalam artikel “The influence of the Dutch on the English language”, dimuat di www.hubpages.com, juga merujuknya pada persaingan antara Belanda dan Inggris. Setelah kekuasaan Spanyol meredup, Belanda muncul sebagai kekuatan militer dan dagang yang unggul di lautan pada awal abad ke-17. Periode ini dalam sejarah Belanda dikenal sebagai masa keemasan. Bersama Inggris, Belanda menumpuk kekayaannya atas dasar kolonialisme-perusahaan dagang negara tak resmi melalui Dutch East dan West India Companies, yang membentang dari Hindia (Indonesia), Sri Lanka, dan Brasil hingga Aruba, Antilles, dan ujung selatan Afrika. Antara 1652 dan 1674, Belanda menghadapi perang laut dengan Inggris. Inggris berharap bisa merebut kendali pelayaran dan perdagangan dari Belanda tapi gagal.

“Sebagian besar kata-kata dan ekspresi Belanda dibuat saat titik terendah hubungan antara Inggris dan Belanda. Rivalitas mereka menemukan saluran lewat berbagai ucapan populer yang diciptakan masing-masing negara untuk menghina yang lainnya,” tulis Arietha.

“Tradisi anti-Belanda dari para pemukim Inggris awal bertahan dan memberi (Amerika) istilah-istilah seperti ‘Dutch treat’ pada 1887, ‘go Dutch’ pada 1931…,” tulis Stuart Berg Flexner dalam I Hear America Talking, sebagaimana dikutip dari forum The Phrase Finder (www.phrases.org.uk).

The Phrase juga mengutip Morris Dictionary of Word and Phrase Origins karya William dan Mary Morris: “Mungkin tak ada negara yang begitu terus-menerus menjadi semburan pelecehan secara verbal dari bahasa Inggris kecuali tetangga mereka di seberang lautan, Belanda… Tidak selalu demikian. Hingga setelah masa Shakespeare, Belanda biasanya dihormati di semua referensi sastra oleh para pengarang Inggris.”

Sementara Encyclopedia of World and Phrase Origins karya Robert Hendrickson menulis: “Orang-orang Belanda begitu tersinggung oleh bahasa Inggris selama tiga abad sehingga pada 1934 pemerintah mereka memutuskan untuk membuang kata ‘Dutch’ dan menggunakan kata ‘Netherlands’ jika memungkinkan.”

Meski Inggris membuat istilah itu dengan nada menghina, dan menertawakan kebiasaan menggunakan guling, toh mereka juga membutuhkannya ketika di Hindia. Dan Belanda punya istilah sendiri untuk guling ini, yakni British doll alias boneka Inggris. Setidaknya ini dikatakan Partotenojo, yang dijuluki Partokleooo, teman Minke lainnya dalam novel Jejak Langkah.

Terlepas dari perang istilah itu, guling tetap menjadi peralatan tidur yang tak bisa dilepaskan, hingga kini, terutama di Indonesia.(Asal Usul)

Kenapa Guling Cuma Ada di Indonesia

1 Comment
Kenapa Guling Cuma Ada di Indonesia - Siapa sih yang tidak suka pakai guling? Kebanyakan orang Indonesia menggunakan benda satu ini setiap malam saat tidur agar dapat tidur dengan lebih nyenyak. Bahkan, banyak juga orang-orang yang tidak bisa tidur tanpa benda satu ini. Tapi, kalian sebenarnya tahu gak sih darimana asal mula guling dan bagaimana guling bisa menjadi salah-satu benda yang “cukup mutlak” di Indonesia?



Guling pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada saat zaman penjajahan, dimana orang pribuminya sendiri pun sebenarnya masih sangat tabu dan jarang menggunakannya. Guling pertama kali dibuat oleh para penjajah Belanda di Indonesia ketika mereka cukup ‘depresi’ karena tidak memiliki wanita. Wah, lucu juga ya!

Semua penjajah Belanda datang ke Indonesia memiliki satu tujuan yang sama, yaitu menguras semua kekayaan dan sumber daya alam Indonesia sehingga membuat mereka menjadi makmur, baik secara kelompok maupun pribadi. Jadi, sangat tidak diharapkan apabila mereka kembali ke tanah mereka sebelum menjadi orang kaya.

Nah, selama mereka “berjuang” dan menjajah tanah air kita, mereka pun tidak punya waktu banyak untuk mengurusi perihal cinta, apalagi mencari kekasih. Inilah sebabnya mereka membuat guling sebagai benda yang dapat menemani mereka saat tidur.

Baca Juga :

Nama guling pertama kali dibuat oleh orang Belanda sendiri. Tapi, setelah kekuasaan Belanda digantikan oleh Inggris, nama guling pun diganti menjadi “Dutch’s Wife” oleh Letnan Gubernur Jenderal Inggris, yaitu Thomas Stanford Raffles. Nama “Dutch’s Wife” ini adalah suatu ejekan para tentara Inggris yang sangat membenci Belanda.

Nah, sekarang kalian udah tahu kan asal muasal dari benda yang kalian peluk tiap malam itu? Jadi, jangan asal peluk aja, sejarah terbentuknya juga harus tau dong! Sebenernya gak nyangka banget ya ternyata guling benar-benar dibuat untuk menemani orang yang kesepian, kayak kita-kita gini!(Asal Usul)

Sejarah Bahasa Melayu

Add Comment
Sejarah Bahasa Melayu - Asal usul perkataan Melayu masih belum dapat disahkan oleh sejarawan.Bagaimanapun terdapat beberapa bukti sejarah yang cuba mengaitkan asal-usul bahasa Melayu, seperti mana berikut:



  • Catatan orang China yang menyatakan bahawa sebuah kerajaan Mo-lo-yeu mempersembahkan hasil bumi kepada raja China sekitar 644-645 Masihi. Dikatakan orang Mo-lo-yeu mengirimkan Utusan ke negara China untuk mempersembahkan hasil-hasil bumi kepada raja China.
  • Ada yang mempercayai kerajaan Mo-lo-yeu berpusat di daerah Jambi, Sumatera , daripada sebatang sungai yang deras alirannya, iitu Sungai Melayu.
  • Satu lagi catatan orang China ialah catatan rahib Buddha bernama I-Tsing yang menggunakan kata ma-lo-yu tentang dua buah kerajaan yang dilawatinya sekitar 675 Masihi.
  • Dalam bahasa Jawa Kuno, perkataan ``Mlayu'' bermaksud berlari atau mengembara. Hal ini boleh dipadankan dengan orang Indo-Melayu (Austonesia) yang bergerak dari Yunan. 



Asal Usul Bangsa Melayu 


  • Dipercayai berasal daripada golongan Austronesia di Yunan.
  • Kumpulan pertama dikenali sebagai Melayu Proto.
  • Berpindah ke Asia Tenggara pada Zaman Batu Baru (2500 Sebelum Masihi) 
  • Keturunannya Orang Asli di Semenanjung Malaysia, Dayak di Sarawak dan Batak di Sumatera.
  • Kumpulan kedua dikenali sebagai Melayu Deutro. Berpindah ke Asia Tenggara pada Zaman Logam kira-kira 1500 Sebelum Masihi.
  • Keturunannya orang Melayu di Malaysia. Dikatakan lebih bijak dan dan mahir daripada Melayu Proto. Bijak dalam bidang astronomi, pelayaran dan bercucuk tanam. Bilangan lebih banyak daripada Melayu Proto. Menduduki kawasan pantai dan lembah di Asia Tenggara.
  • Bangsa Melayu
  • Gambarajah di atas menunjukkan hasil kajian yang dibuat tentang susur galur bangsa Melayu bermula dari Nabi Nuh.


Berikut pula menerangkan bagaimana pertalian hubungan bangsa Melayu di Nusantara. Kumpulan pertama dan kedua, dikenali sebagai Austronesia. Bahasa-bahasa yang terdapat di Nusantara sekarang berpunca daripada bahasa Austronesia ini. Nik Safiah Karim menerangkan bahawa bahasa Austronesia ialah satu rumpun bahasa dalam filum bahasa Austris bersama-sama dengan rumpun bahasa Austroasia dan Tibet-China (rujuk carta alir di atas).Bahasa Melayu termasuk dalam bahasa-bahasa Golongan Sumatera bersama-sama dengan bahasa-bahasa Acheh, Batak, Minangkabau, Nias, Lampung dan Orang Laut.

Perkembangan Bahasa Melayu 

Ahli bahasa membahagikan perkembangan bahasa Melayu kepada tiga tahap utama iaitu:


  • Bahasa Melayu Kuno 
  • Bahasa Melayu Klasik 
  • Bahasa Melayu Moden. 
  • Bahasa Melayu Kuno 


Merupakan keluarga bahasa Nusantara. Kegemilangannya dari abad ke-7 hingga abad ke-13 pada zaman kerajaan Sriwijaya, sebagai lingua franca dan bahasa pentadbiran. Penuturnya di Semenanjung, Kepulauan Riau dan Sumatera. Ia menjadi lingua franca dan sebagai bahasa pentadbiran kerana:


  • Bersifat sederhana dan mudah menerima pengaruh luar
  • Tidak terikat kepada perbezaan susun lapis masyarakat 
  • Mempunyai sistem yang lebih mudah berbanding dengan bahasa Jawa.
  • Banyak dipengaruhi oleh sistem bahasa Sanskrit. Bahasa Sanskrit kemudian dikenal pasti menyumbang kepada pengkayaan kosa kata dan ciri-ciri keilmuaan (kesarjanaan) Bahasa Melayu. 
  • Bahasa Melayu mudah dipengaruhi Sanskrit kerana: 


Pengaruh agama Hindu
Bahasa Sanskrit terletak dalam kelas bangsawan, dan dikatakan mempunyai hierarki yang tinggi.
Sifat bahasa Melayu yang mudah dilentur mengikut keadaan dan keperluan.
Bahasa Melayu kuno pada batu-batu bersurat abad ke-7 yang ditulis dengan huruf Pallawa:

  • Batu bersurat di Kedukan Bukit, Palembang (683 M) 
  • Batu bersurat di Talang Ruwo, dekat Palembang (684 M) 
  • Batu bersurat di Kota Kampur, Pulau Bangka (686 M) 
  • Batu bersurat di Karang Brahi, Meringin, daerah Hulu Jambi (686 M) 
  • Bahasa Melayu kuno pada batu bersurat di Gandasuli, Jawa Tengah (832 M) ditulis dalam huruf Nagiri. 


Ciri-ciri bahasa Melayu kuno: 


  • Penuh dengan kata-kata pinjaman Sanskrit 
  • Susunan ayat bersifat Melayu 
  • Bunyi b ialah w dalam Melayu kuno (Contoh: bulan - wulan)
  • Bunyi e pepet tidak wujud (Contoh dengan - dngan atau dangan)
  • Awalan ber- ialah mar- dalam Melayu kuno (contoh: berlepas-marlapas)
  • Awalan di- ialah ni- dalam bahasa Melayu kuno (Contoh: diperbuat - niparwuat)
  • Ada bunyi konsonan yang diaspirasikan seperti bh, th, ph, dh, kh, h (Contoh: sukhatshitta)
  • Huruf h hilang dalam bahasa moden (Contoh: semua-samuha, saya: sahaya) 
  •  Perkembangan Bahasa Melayu


Peralihan Bahasa Melayu Kuno Ke Bahasa Melayu Klasik

Peralihan ini dikaitkan dengan pengaruh agama Islam yang semakin mantap di Asia Tenggara pada abad ke-13. Selepas itu, bahasa Melayu mengalami banyak perubahan dari segi kosa kata, struktur ayat dan tulisan. Terdapat tiga batu bersurat yang penting:

 Batu bersurat di Pagar Ruyung, Minangkabau (1356). Ditulis dalam huruf India. Mengandungi prosa melayu kuno dan beberapa baris sajakm Sanskrit. Bahasanya berbeza sedikit daripada bahasa batu bersurat abad ke-7.
 Batu bersurat di Minye Tujuh, Acheh (1380). Masih memakai abjad India dan buat pertama kalinya terdapat penggunaan kata-kata Arab seperti kalimat nabi, Allah dan rahmat
 Batu bersurat di Kuala Berang, Terengganu (1303-1387). Diitulis dalam tulisan Jawi membuktikan tulisan Arab telah telah digunakan dalam bahasa Melayu pada abad itu.
Ketiga-tiga batu bersurat ini merupakan bukti catatan terakhir perkembangan bahasa Melayu kerana selepas abad ke-14, muncul kesusasteraan Melayu dalam bentuk tulisan.

Bahasa Melayu Klasik 

Kegemilangannya boleh dibahagikan kepada tiga zaman penting:


  • Zaman kerajaan Melaka 
  • Zaman kerajaab Acheh 
  • Zaman kerajaan Johor-Riau 
  • Antara tokoh-tokoh penulis yang penting ialah Hamzah Fansuri, Syamsuddin al-Sumaterani, Syeikh Nuruddin al-Raniri dan Abdul Rauf al-Singkel. 


Ciri-ciri bahasa klasik:


  • Ayat: panjang, berulang, berbelit-belit.
  • Banyak ayat pasif.
  • Menggunakan bahasa istana 
  • Kosa kata klasik: ratna mutu manikam, edan kesmaran (mabuk asmara), sahaya, masyghul (bersedih)
  • Banyak menggunakan perdu perkataan (kata pangkal ayat): sebermula, alkisah, hatta, adapun.
  • Ayat songsang
  • Banyak menggunakan partikel ``pun'' dan `'lah'' 
  • Bahasa Melayu Moden 


Bermula pada abad ke-19. Hasil karangan Munsyi Abdullah dianggap sebagai permulaan zaman bahasa Melayu moden. Sebelum penjajahan Beritish, bahasa Melayu mencapai kedudukan yang tinggi, berfungsi sebagai bahasa perantaraan, pentadbiran, kesusasteraan, dan bahasa pengantar di pusat pendidikan Islam. Selepas Perang Dunia Kedua, British merubah dasar menjadikan bahasa Inggeris sebagai pengantar dalam sistem pendidikan. Semasa Malaysia mencapai kemerdekaan, Perlembagaan Persekutuan Perkara 152 menetapkan bahasa Melayu sebagai bahasa kebangsaan.

Akta Bahasa Kebangsaan 1963/1967 menetapkan bahasa Melayu sebagai bahasa rasmi negara. Laporan Razak 1956 mencadangkan bahasa Melayu sebagai pengantar dalam sistem pendidikan negara.(Asal Usul)

Asal-Usul Manusia Menurut Islam

Add Comment
Asal-Usul Manusia Menurut Islam - Al-Quran menjelaskan beberapa tahapan dalam proses kejadian dan asal-usul manusia secara rinci. Ketiga tahapan tersebut antara lain kejadian dan asal usul manusia pertama, kedua, dan ketiga. Berikut ini penjelasan dari masing-masing tahapan tersebut.

1. Kejadian dan Asal-usul Manusia Pertama
Kejadian dan asal-usul manusia pertama yang berarti pula proses penciptaan Adam diawali oleh pembentukan fisik dengan membuatnya langsung dari tanah yang kering yang kemudian ditupkan ruh ke dalamnya sehingga ia hidup. Keterangan tersebut sesuai dengan hadis riwayat Tirmidzi, dimana Nabi SAW bersabda:
“Sesungguhnya Allah menciptakan Adam as dari segenggam tanah yang diambil dari seluruh bagian bumi, maka anak cucu Adampun seperti itu, sebagian ada yang baik dan buruk, ada yang mudah (lembut) dan kasar dan sebagainya.”

2. Kejadian dan Asal-usul Manusia Kedua
Alloh menciptakan segala sesuatu secara berpasang-pasangan. Begitupun dengan manusia, Adam yang diciptakan hendak dipasangkan oleh Alloh dengan lawan jenisnya yang diciptakan dari tulang rusuk Adam, yaitu Siti Hawa. Keterangan tersebut sesuai dengan firman Alloh QS. An-Nisa, ayat 1 berikut:
“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari jiwa yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan isterinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.”

3. Kejadian dan Asal-usul Manusia Ketiga
Kejadian dan asal usul manusia ketiga terkait  dengan proses kejadian seluruh umat keturunan Nabi Adam dan Siti Hawa (Kecuali Isa, AS.) proses kejadian manusia yang disebutkan dalam Al-Qur,an ternyata setelah dewasa ini dapat dipertanggung jawabkan secara medis. Dalam Al-Qur’an, asal-usul manusia secara biologi dijelaskan dalam Surat Al-Mu’minuun : 12-14 berikut ini:
"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia itu dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan ia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah , Pencipta Yang Paling Baik." (QS. Al Mu’minuun : 12-14).
Dari ketiga asal-usul penciptaan manusia menurut agama Islam di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa, islam memandang manusia secara substantif terbagi ke dalam 2 hal, yaitu substansi materi (badan) dan substansi immateri (jiwa).(Asal Usul)

Sejarah Dajjal

1 Comment
Sejarah Dajjal - Ada riwayat Muslim yang diterima dari Fatimah binti Qais mengatakan: “Saya telah mendengar muazzin Rasulullah s.a.w memanggil untuk solat. Saya pun pergi ke masjid dan solat bersama Rasulullah s.a.w. Selesai solat, Rasulullah s.a.w naik ke atas mimbar. Nampak semacam bergurau Baginda tertawa dan berkata: “Jangan ada yang bergerak. Hendaklah semua duduk di atas sajadahnya.” Kemudian berkata: “Tahukah kamu mengapa aku memerintahkan kamu jangan ada yang pulang?” Kami menjawab: “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.”



Rasulullah s.a.w berkata lagi: “Demi Allah aku me-nyuruh kamu berkumpul di sini bukan ingin menakut-nakuti dan bukan memberi khabar gembira. Aku ingin menceritakan kepada kamu bahawa Tamim Al-Dariy adalah seorang Nasrani, kemudian dia datang menjumpai aku dan masuk Islam. Dia ada bercerita kepadaku tentang satu kisah tentang Dajjal. Kisah yang dia ceritakan itu sesuai dengan apa yang telah aku ceritakan kepada kamu sebelumnya.

Katanya dia bersama 30 orang kawannya pergi ke laut dengan menaiki kapal. Angin kencang datang bertiup dan ombak besar membawa mereka ke tengah-tengah samudera yang luas. Mereka tidak dapat menghalakan kapalnya ke pantai sehingga terpaksa berada di atas laut selama satu bulan. Akhirnya mereka terdampar di sebuah pulau menjelang terbenamnya matahari. Di pulau yang tidak ditempati orang itu mereka berjumpa dengan binatang yang sangat tebal bulunya sehingga tidak nampak mana jantina dan duburnya.

Mereka bertanya kepada binatang itu: “Makhluk apa engkau ini?” Binatang itu menjawab: “Saya adalah Al-Jassasah.” Mereka tanya: “Apa itu Al-Jassasah?” Binatang itu hanya menjawab: “Wahai kumpulan lelaki, pergilah kamu ke tempat ini untuk menjumpai lelaki macam ini, sesungguhnya dia pun ingin berjumpa dengan kamu. Mereka pun pergi ke tempat yang ditunjukkan oleh binatang itu.

Di sana mereka menjumpai seorang lelaki yang sangat besar dan tegap. Ertinya mereka tidak pernah melihat orang sebesar itu. Dari tangannya sampai ke tengkuknya dikuatkan dengan besi, begitu juga dari lututnya sampai ke telapak kakinya. Mereka bertanya: “Siapakah anda?” Orang seperti raksaksa itu menjawab: “Kamu telah mendengar cerita tentang aku. Sekarang aku pula ingin bertanya: “Siapa kamu ini?”

Mereka menjawab: “Kami adalah manusia berbangsa Arab. Kami pergi ke laut menaiki kapal, tiba-tiba datang ombak besar membawa kami ke tengah-tengah samudera luas dan kami berada di lautan selama satu bulan. Akhirnya kami terdampar di pulau yang tuan tempati ini.



“Pada mulanya kami berjumpa dengan binatang yang sangat tebal bulunya sehingga kami tidak dapat mengenali jantinanya. Kami tanya siapa dia katanya Al-Jassasah. Kami tanya apa maksudnya dia hanya menjawab: “Wahai kumpulan lelaki, pergilah kamu ke tempat ini untuk menjumpai lelaki macam ini, sesungguhnya dia pun ingin berjumpa dengan kamu.”

Itulah sebabnya kami datang ke tempat ini. Sekarang kami sudah berjumpa dengan tuan dan kami ingin tahu siapa tuan sebenarnya.” Makhluk yang sangat besar itu belum menjawab soalan mereka terus sahaja mengemukakan soalan: “Ceritakan kamu kepadaku keadaan kebun kurma yang di Bisan itu,” nama tempat di negeri Syam. Mereka menjawab: “Keadaan apanya yang tuan maksudkan?” Orang besar itu menjawab: “Maksudku apakah pokok kurma itu berbuah?” Setelah mereka menjawab bahawa pokok kurma itu berbuah, orang besar tadi berkata: “Aku takut pokok itu tidak berbuah.”

Orang besar itu bertanya lagi: “Ceritakan kepadaku tentang sungai Tabarah.” Mereka menjawab: “Tentang apanya yang tuan maksudkan?” Lelaki itu menjawab: “Maksudku airnya apakah masih ada.” Mereka menjawab: “Airnya tidak susut.” Lelaki itu berkata: “Air sungai itu disangsikan akan kering.”

Akhirnya lelaki seperti raksaksa itu berkata: “Kalau begitu ceritakan kepadaku tentang Nabi Al-Amin itu, apa yang dia buat?” Mereka menjawab: “Dia telah berhijrah dari Makkah ke Madinah.” Lelaki itu bertanya lagi: “Apakah dia diperangi oleh orang-orang Arab?” Mereka menjawab: “Ya, dia diperangi oleh orang-orang Arab.” Lelaki itu bertanya lagi: “Kalau begitu apa pula tindakan dia terhadap mereka?” Mereka ceritakan bahawa Rasulullah s.a.w telah mengembangkan dakwahnya dan sudah ramai pengikutnya.

Orang besar itu berkata lagi: “Memang begitulah, padahal mereka beruntung jika taat kepadanya.” Kata orang besar itu lagi: “Sekarang aku terangkan kepada kamu bahawa aku adalah Al-Masih Dajjal. Nanti aku akan diberi izin keluar, lalu aku pun akan menjelajah dunia ini. Dalam masa empat puluh malam sudah dapat aku jalani semua, kecuali Makkah dan Madinah yang aku tidak dapat memasukinya. Negeri Makkah dan Madinah dikawal oleh para Malaikat, maka aku tidak dapat menembusinya.”

Kata Tamim Al-Dariy lagi, “Rasulullah s.a.w menekankan tongkatnya di atas mimbar sambil berkata: “Inilah negeri yang tidak dapat dimasukinya itu, iaitu Madinah. Saudara-saudara sekalian apakah sudah aku sampaikan cerita ini kepada kamu?” Mereka menjawab: “Ya, sudah ya Rasulullah.” Rasulullah s.a.w berkata lagi: “Sememangnya hadis Tamim itu lebih meyakinkan saya lagi. Ceritanya itu bersesuaian dengan apa yang telah aku sampaikan kepada kamu sebelumnya, iaitu tentang Makkah dan Madinah yang dikatakan tidak dapat dimasuki Dajjal. Cuma dia ada mengatakan di lautan Syam atau di laut Yaman. Tidak, bahkan ia dari arah timur. Ia dari arah timur,” kata Rasulullah s.a.w sambil menunjuk ke arah timur.

Rasulullah s.a.w telah menguatkan lagi bahawa Dajjal akan datang dari arah timur. Ada yang mengatakan bahawa Dajjal akan datang dari Khurasan atau Asfihan.(Asal Usul)

Asal Usul Nasi Lemak

Add Comment
Asal Usul Nasi Lemak - Asal usul Nasi Lemak di Malaysia telah diketahui oleh orang ramai. Nasi Lemak merupakan makanan tradisional Melayu yang berasal dari Semenanjung Malaysia sejak zaman dahulu. Sehingga zaman terkini, Nasi Lemak telah menjadi makanan yang sangat popular dan dijadikan makanan ruji hajian tanpa mengira pagi, petang ataupun malam. Nama Nasi Lemak mendapat gelaran daripada cara penggunaan santan untuk memasak nasi. Santan khususnya merupakan bahan masakan yang sering digunakan oleh masyarakat melayu tradisional. Oleh itu, Asal Usul Nasi Lemak dikaitkan dengan penggunaan santan dalam nasi yang membuatkan rasa nasi itu berlemak.

Asal Usul Nasi Lemak


Asal Usul Nasi Lemak adalah berasal dari tanah semenanjung Malaysia. Nasi Lemak juga menjadi makanan popular di Semenanjung Melayu dan pantai timur Sumatera. Pada era kesultanan Melaka, ada sepasang ibu dan anak bernama Mak Kuntum dan Seri. Suami Mak Kuntum telah lama terkorban dalam pertempuran menentang musuh di selat melaka. Oleh sedemikian, Mak Kuntum terpaksa bekerja mengambil upah mengurut untuk menyara kehidupan sendiri dan anaknya. Mak Kuntum sentiasa keluar pada setiap awal pagi untuk mencari pelanggan. Seri terpaksa tinggal seorang diri di rumah untuk menjalankan kerja rumah seperti memasak, mengemaskan rumah dan sebagainya.

Pada suatu hari, Seri sudah timbul rasa jemu dengan nasi dan lauk-pauk kerana masak dengan cara yang sama. Oleh sebab itu, Seri mula memikirkan cara lain untuk memasak nasi supaya terdapat kelainan pada rasa nasi. Mula-mula Seri memasukkan sedikit lengkuas ke dalam nasi yang sedang dimasak. Selepas itu, Seri mencampurkan sehelai daun pandan untuk menyerikan lagi nasi tersebut supaya dapat membangkitkan seleranya dan ibunya.

Pada waktu tengah hari, semasa Mak Kuntum pulang ke rumah, Seri menghidangkan nasi ciptaannya itu kepada ibunya. Mak Kuntum berasa terperanjat melihatkan nasi yang tidak pernah dilihat sepanjang hayatnya. "Apa kau masak ni, Seri?" Jawapan Seri : "Nasi le! Mak!" Seri jawab dengan berulang kali. Mak Kuntum bertanyakan lagi kepada Seri. Seri menjawap dengan jawapan yang sama : "Nasi le mak!", "Nasi le mak!", "Nasi le mak!". Semenjak hari itu, nasi tersebut dikenali sebagai Nasi Lemak.

Nasi Lemak adalah sesuatu makanan yang dilipatkan dengan daun pisang dalam bentuk segitiga dan merupakan makanan Melayu kegemaran bagi orang Malaysia, Indonesia dan Singapura, terutama sebagai sarapan pada waktu pagi dan minum petang. Nasi Lemak dapat ditemui di semua bahagian Malaysia dan juga Singapura. Di Indonesia, Nasi Lemak lazim ditemukan di pesisir timur Sumatera, terutama di Riau, Jambi dan Sumatera Utara. Nasi Lemak merujuk kepada nasi yang dimasak dengan menggunakan santan kelapa untuk menambah rasa lemaknya yang lazat. Kadangkala daun pandan dimasukkan semasa Nasi Lemak dimasak bagi menambahkan aromanya.

Selain daripada itu, Nasi Lemak biasanya dihidangkan dengan telur, timun, ikan bilis goreng ,kacang goreng dan sambal. Tetapi pada masa kini, Nasi Lemak dijual dengan pelbagai lauk yang termasuk tetapi tidak terhad kepada daging, ayam, sotong, udang, limpa, dan hati (lembu). Kaum Cina tempatan juga ada ramai yang suka memasak Nasi Lemak dengan lauk khinzir.

Nasi Lemak lazimnya terkenal dan disebut demikian di Semenanjung Melayu dan pantai timur Sumatera. Sementara di Jakarta, hidangan yang mirip Nasi Lemak dikenali dengan nama nasi uduk, sedangkan di Jawa Tengah dengan nama sega liwet atau nasi liwet. Manakala di Aceh, hidangan yang mirip Nasi Lemak disebut nasi gurih. Pada masa sekarang, Nasi Lemak telah diubahsuai dengan dihidangkan pelbagai jenis lauk pauk dan diterima umum untuk menjadikannya sebagai punca pendapatan kepada peniaga.

Pada masa kini, Nasi Lemak bukan sahaja dinikmati pada waktu pagi dan minum petang. Malahan, ramai orang juga suka menikmati Nasi Lemak pada waktu malam atau sebagai jamuan. Oleh sebab itu, Nasi Lemak merupakan satu sajian makanan yang ringkas lalu dijadikan makanan pilihan warga kota yang sentiasa kesibukkan. Harga yang murah juga mendorong makanan terkenal ini semakin mudah didapati di mana-mana kedai atau gerai sahaja. Biasanya harga semasa untuk Nasi Lemak adalah berada di dalam lingkungan Ringgit Malaysia 1 sehingga 6 sebungkus.

 Bahan-Bahan untuk Nasi Lemak (4-6 orang)

Bahan untuk Nasi

  • 2 cawan beras 
  • 1 cawan santan n 1 cawan air( jun guna 1/2 cawan santan pekat n 1 1/2 cawan air) 
  • 1 helai daun pandan - disimpul 
  • 3 hirisan halia 
  • secubit garam 



Bahan-bahan untuk Sambal


  • 2 cawan ikan bilis 
  • 20 tangkai cili kering dikisar halus 
  • 3 labu bawang besar juga dikisar halus 
  • 3 bawang merah 
  • 2 bawang putih 
  • Sedikit halia 
  • 1 cawan air asam jawa 
  • 2 labu bawang besar dimayang kasar 
  • 2 sudu besar gula 
  • Garam secukup rasa 
  • Sedikit belacan (atas citarasa sendiri ingin masukkan atau tidak) 



Bahan Sampingan Lain


  • Ikan bilis goring, telur rebus dan timun. 



Cara-Cara untuk menyediakan Nasi Lemak


Basuh beras sebersihnya dan rendam dalam air bersih selama 3-4 jam. Sehingga beras nampak sedikit memanhang dan kembang. Jika hendak masak pada siang pagi, sebaik mungkin merendam dari malam atau semalaman. Selepas bangun pagi sudah boleh terus kukus.

Basuh beras sepintas lalu dan panas air dalam pengukus anda. Selepas air sudah menggelegak, kukus beras tadi dalam pengukus yang telah dilapik dengan daun pisang mengikut suka hati. semasa mengukus, cucuk beras dengan cari supaya nampak macam berlubang-lubang untuk pengewapan. Kukus selama lebih kurang 20 minit.

Selepas 20 minit dikukus, angkat beras tadi dan gaulkan dengan santan yang telah dicampur dengan sedikit garam, gula dan hirisan halia. gaulkan ke atas beras dalam keadaan panas dan biarkan beras yang telah bersalut santan seketika dalam masa lebih kurang 15 minit.

Setelah dibiarkan selama 15 minit, kukus semula beras tadi disertakan dengan beberapa helai daun pandan. Kukus semula beras tadi sehingga beras kelihatan menjadi nasi, kelihatan berderai, cantik dan santan habis terserap pada beras. Seperti biasa semasa mengukus, membuat lubang dalam beras dengan jari supaya beras akan masak sekata.


Cara-Cara untuk Menyediakan Nasi Lemak 


1) Basuh beras beberapa kali. Masukkan santan, air, halia dan daun pandan yang disimpul.

2) Masak dalam periuk yang bertutup di atas api kecil sehingga masak.

3) Rendam beras itu selama lebih kurang 20 minit sebelum tanak.

4) Boleh dihidangkan dengan telur rebus, timum, kacang dan ikan bilis goring.


Cara-Cara untuk Menyediakan Sambal 


5) Goreng ikan bilis bersama bawang besar yang telah dihiris untuk seketika. Tidak perlu goring sampai garing. Secukup sekadar nampak kelayuan.

6) Kisarkan cili kering, 3 biji bawang merah, 2 biji bawang putih, sepotong halia dan sedikit belacan.

7) Tumiskan bahan yang dikisar sehingga pecah minyak dengan api pelahan. Kacau sesekali dan apabila kelihatan sedikit garing, tambahkan air mengikut kuantiti kuah yang cukup. Biarkan lagi sehingga mendidih dan nampak seperti pecah minyak dan warna kelihatan merah cantik.

8) Masukkan 2 sudu besar gula, garam dan sedikit air asam jawa. Rasa boleh disesuaikan mengikut cita rasa masing-masing.

 

9) Setelah berpuas hati, masukkan ikan bilis dan bawang besar yang telah digoreng tadi. Kacau untuk seketika bagi rasa itu diserap.

10) Setelah sambal itu nampak sudah cukup pekat, api boleh ditutupkan dengan segera.

Nasi Lemak pada asalnya bukan merupakan makanan sarapan harian atau minim petang dan bukan wajib untuk masyarakat Melayu sahaja pada umumnya. Amalan pemakanan Nasi Lemak merupakan satu bentuk bekalan hidangan/ bungkusan makanan kepada para pesawah padi mahupun orang yang mengusahakan kebun getah, kelapa sawit, sayur-sayuran dan lain-lain. Nasi Lemak memang merupakan sesuatu makanan yang istimewa dan sesuai dihidangkan pada bila-bila masa.

Oleh kerana Nasi Lemak mempunyai jumlah kalori/ tenaga yang tinggi, selain mempunyai komposisi lemak yang tinggi untuk memebekalkan tenaga yang lebih baik dari karbohidrat, kebanyakan masyarakat Melayu di Semenanjung Malaysia, Selatan Thai, Brunei dan Singapura, menjadikan Nasi Lemak sebagai bekalan untuk santapan mereka selepas membanting keringat.(Asal Usul)

Asal Mula Gunung Salak

Add Comment
Asal Mula Gunung Salak - Fenomena booming batu akik sedang melanda masyarakat Indonesia. Namun di balik itu, batu akik merupakan salah satu mineral yang terbentuk dari proses yang panjang. Beberapa jenis batu akik yang populer di Indonesia itu mulai dari batu bacan, safir, zamrud, ruby, giok, kecubung, dan banyak lagi.

Asal Mula Gunung Salak



Kepala Badan Geologi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Surono mengatakan, hampir semua mineral dan batuan yang ada di muka bumi termasuk batu akik, berasal dari magma cair yang ada di dalam perut bumi, dengan kedalaman lebih dari 160 km dari permukaan tanah.

Sifatnya yang cair tersebut, membuat magma yang panasnya mencapai 1.000-1.300 derajat celcius terdorong naik ke permukaan dari proses vulkanik. Bila berhasil keluar, maka biasa disebut hasil erupsi gunung api. Sementara itu, bila magma cair terdorong naik perlahan ke permukaan tanah melalui rekan atau retakan, maka akan membentuk lapisan-lapisan mineral dan batuan.

Ketika magma cair ini naik lewat lapisan atau retakan tanah, dan mengalami proses hidrotermal dan pendinginan, maka terbentuklah batuan. Nah, batuan yang pertama kali terbentuk adalah intan. Batuan ini sangat keras, tingkat kekerasannya mencapai 10 MOHS (tingkat kekerasan batu), tidak ada batuan lain sekeras intan.

"Magma ini terus menerus akan berusaha naik. Makin naik magma mengalami proses pendinginan atau proses hidrotermal, dan mengalami proses pengotoran. Pengotoran ini maksudnya magma tersebut tercampur oleh tanah, ketika masuk di celah-celah tanah atau batuan yang terlewati magma," kata pria yang akrab disapa Mbah Rono ini, di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (11/3/2015).

Surono mengungkapkan, proses hidrotermal ini yang membentuk magma menjadi mineral atau batuan. Bila terbentuk mineral, maka bisa menjadi besi, tembaga, emas, nikel, dan banyak lagi. Tapi, proses hidrotermal juga membentuk batuan kristal, yang membentuk seperti intan, sampai batu akik, hingga batu koral atau batu sungai/kali.

"Jadi bisa dibilang magma ini mbahnya batu akik," ujarnya.

Namun, proses naiknya magma ke permukaan tanah memerlukan waktu yang sangat lama, diperlukan waktu jutaan hingga miliaran tahun, hingga akhirnya bongkahan batu akik terbentuk. Batu akik ini tidak berada di kedalaman tanah yang cukup dalam. Justru lebih banyak berada di permukaan tanah, bahkan tersebar oleh arus sungai.

"Banyak orang pencinta akik, sampai ahli akik banyak cari batu akik di aliran sungai," kata Surono.

Bagi ahli Geologi, batu akik adalah jenis batu biasa pada umumnya, yang mengalami proses hidrotermal dan membentuk kristal.

"Berharga atau tidaknya batu akik, hanya orang yang ahli akik saja yang menilainya. Karena sampai saat ini belum ada standar baku yang menentukan harga batu akik. Ini berbeda dengan emas atau intan, yang ada standar baik itu kualitasnya, yang bisa dilihat berapa karat dan kemurniannya," tutup Surono.
(Asal Usul)

Asal Usul Batu Akik

Add Comment
Asal Usul Batu Akik - Fenomena booming batu akik sedang melanda masyarakat Indonesia. Namun di balik itu, batu akik merupakan salah satu mineral yang terbentuk dari proses yang panjang. Beberapa jenis batu akik yang populer di Indonesia itu mulai dari batu bacan, safir, zamrud, ruby, giok, kecubung, dan banyak lagi.

Asal Usul Batu Akik



Kepala Badan Geologi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Surono mengatakan, hampir semua mineral dan batuan yang ada di muka bumi termasuk batu akik, berasal dari magma cair yang ada di dalam perut bumi, dengan kedalaman lebih dari 160 km dari permukaan tanah.

Sifatnya yang cair tersebut, membuat magma yang panasnya mencapai 1.000-1.300 derajat celcius terdorong naik ke permukaan dari proses vulkanik. Bila berhasil keluar, maka biasa disebut hasil erupsi gunung api. Sementara itu, bila magma cair terdorong naik perlahan ke permukaan tanah melalui rekan atau retakan, maka akan membentuk lapisan-lapisan mineral dan batuan.

Ketika magma cair ini naik lewat lapisan atau retakan tanah, dan mengalami proses hidrotermal dan pendinginan, maka terbentuklah batuan. Nah, batuan yang pertama kali terbentuk adalah intan. Batuan ini sangat keras, tingkat kekerasannya mencapai 10 MOHS (tingkat kekerasan batu), tidak ada batuan lain sekeras intan.

"Magma ini terus menerus akan berusaha naik. Makin naik magma mengalami proses pendinginan atau proses hidrotermal, dan mengalami proses pengotoran. Pengotoran ini maksudnya magma tersebut tercampur oleh tanah, ketika masuk di celah-celah tanah atau batuan yang terlewati magma," kata pria yang akrab disapa Mbah Rono ini, di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (11/3/2015).



Surono mengungkapkan, proses hidrotermal ini yang membentuk magma menjadi mineral atau batuan. Bila terbentuk mineral, maka bisa menjadi besi, tembaga, emas, nikel, dan banyak lagi. Tapi, proses hidrotermal juga membentuk batuan kristal, yang membentuk seperti intan, sampai batu akik, hingga batu koral atau batu sungai/kali.

"Jadi bisa dibilang magma ini mbahnya batu akik," ujarnya.

Namun, proses naiknya magma ke permukaan tanah memerlukan waktu yang sangat lama, diperlukan waktu jutaan hingga miliaran tahun, hingga akhirnya bongkahan batu akik terbentuk. Batu akik ini tidak berada di kedalaman tanah yang cukup dalam. Justru lebih banyak berada di permukaan tanah, bahkan tersebar oleh arus sungai.

"Banyak orang pencinta akik, sampai ahli akik banyak cari batu akik di aliran sungai," kata Surono.

Bagi ahli Geologi, batu akik adalah jenis batu biasa pada umumnya, yang mengalami proses hidrotermal dan membentuk kristal.

"Berharga atau tidaknya batu akik, hanya orang yang ahli akik saja yang menilainya. Karena sampai saat ini belum ada standar baku yang menentukan harga batu akik. Ini berbeda dengan emas atau intan, yang ada standar baik itu kualitasnya, yang bisa dilihat berapa karat dan kemurniannya," tutup Surono.
(Asal Usul)

Asal-Usul Istilah Gaul

Add Comment
Asal-Usul Istilah Gaul - Berikut adalah asal usul istilah gaul yang digunakan di Indonesia, diantaranya :

Nih Yee...
Ucapan ini terkenal di tahun 1980-an, kalau tidak salah tepatnya November 1985 pertama kali di ucapkan oleh pelawak Diran, kemudian dijadikan bahan lelucon oleh Euis Darliah...

Memble dan Kece
Ini adalah ciptaan khas Jaja Mihardja, di tahun
1986 kemudian di mainkan dalam Film Memble tapi Kece yang diperankan oleh Jaja Mihardja sendiri dan Dorce Gamalama.

Booo........
Ini ucapan populer di pertengahan awal 90-an, pertama dipoplerkan oleh grup GSP, kalau nggak salah Hennyta Tarigan dan Rina Gunawan yang pertama kali mengucapkan, kemudian kata-kata ini pernah di ucapkan dalam lenong rumpi, tapi kata- kata ini populer dalam lingkungan pergaulan di kalangan artis, Titi DJ-lah orang benar-benar mempopulerkan ucapan ini.

Nek...
Setelah kata-kata Boo... tak lama kemudian muncul kata-kata Nek... bagi generasi yang SMA- nya di pertengahan 90-an pasti mengalami bagaimana populernya kata-kata ini, Ucapan Nek...pertama kali di ucapkan oleh Budi Hartadi seorang remaja di kawasan kebayoran yang tinggal sama neneknya, makanya dia sering ngucapin Nek... kebetulan dia latah jadinya setiap ngomong dia ngucapin Nek...Nek...eh lo mau ke menong, Nek itu contohnya si Budi kalo ngomong ke temennya, si Budi ini seneng gaul di wilayah Tjokro, Menteng ...nah kebetulan ada banci menteng yang denger, kemudian si Banci itu ngikutin kata-kata si Budi, so... banyak Banci ngomong gaya Budi, jadi banyak orang mengira kata-kata ini di populerkan oleh para Banci.

Jayus
Di akhir dekade 90-an dan di awal abad 21, ucapan Jayus sangat populer, kata ini artinya lawakan yang nggak lucu, garing atawa tingkah laku yang mau ngelucu tapi nggak lucu orang yang mengucapkan ini adalah kelompok anak SMU yang bergaul di kita! ran Kemang, konon ada seseorang bernama Herman Setiabudhi, dia dipanggil temen-temennya Jayus, soalnya Bapaknya bernama Jayus Kelana seorang pelukis di kawasan Blok M. Si Herman alias Jayus ini kalau ngelawak nggak pernah lucu, temannya yang bernama Sonny Hassan alias Oni Acan sering ngomentarin tiap lawakan yang nggak lucu dengan celetukan Jayus, ucapan Oni Acan inilah yang kemudian diikuti tongkrongannya di daerah Sajam, Kemang lalu kemudian merambat populer di lingkungan PL, dan anak-anak SMU sekitar Melawai. Puncaknya pas ada acara PL Fair2000 kata-kata Jayus ini banyak di ucapkan.

Jaim
Ucapan Jaim ini di populerkan oleh Bapak Drs. Sutoko Purwosasmito, seorang pejabat di sebuah departemen, yang selalu mengucapkan kepada anak buahnya untuk menjaga tingkah laku, pada suatu hari Pak Pur, begitu ia sering dipanggil, berpidato di hadapan anak buahnya untuk Jaim, inilah kutipan kata-katanya saudara-saudara sebagai pegawai negeri kita harus Jaim, apa itu Jaim Jaim itu yah...Jaga Imej itulah awal kata- kata Jaim itu populer, kemudian seorang anak buah Pak Pur, Bapak Dharmawan Sutanto, yang punya anak bernama Santi Indraswara, pernah memarahi Santi untuk gak terlalu ngumbar ama temen-temen cowoknya San...kamu kalo jadi cewek harus Jaim..!!!! Santi bengong dengan muka begonya dia nanya Pa...Jaim it! u apa seh..? Pak Dhar langsung keluar kamar Santi sembari ngomong Jaim itu Jaga Imej... Santi yang masih bengong cuman ngucapin ooooh.
Nah hari seninnya Santi pas upacara bendera dia ditugaskan jadi pembaca UUD 1945, diakhir kata dia gak sengaja ngucapin Jaim doooong........ Kepala Sekolahnya langsung noleh ke Santi dan nanya ke Santi apa tuh Jaim Santi dengan santai jawab Jaga Imej...Pak eh Kepala Sekolah dengan muka bego juga cuman ngucapin Ooohh..

Gitu Loooooooooohhh........(GL)
Kata GL pertama kali diucapin oleh Gina Natasha seorang remaja SMP di kawasan Kebayoran, Gina ini punya kakak bernama Ronny Baskara seorang pekerja event organizer, nah si Ronny ini punya temen kantor bernama Siska Utami, pada suatu saat Siska bertandang ke rumah Ronny, pas dia ketemu si Gina, Siska nanya Kakakmu mana si Gina ngejawab di kamar, Gitu Loooohhh.. terus pas di tanya lagi Eh Gina kelas berapa ! sekarang si Gina ngejawab Kelas dua SMP Gitu looohhh..
Yah namanya tamu, Siska trus nanya Gina, kalau yang benerin genteng bocor siapa seh? Gina ngejawab Siapa aja ..Gitu Looohhh sampai sebelas pertanyaan selanjutnya si Gina ngejawb dengan kata-kata Gitu Looohh... Esoknya si Siska di kantor ikut-ikutan latah dia ngucapin kata Gitu Loooohhh...di tiap akhir kalo dia ngomong.

SBB
SBB ini singkatan dari Sorry Baru Bales. SBB ini biasanya dipakai kalau kamu telat bales sms temen kamu atau gebetan kamu. entah siapa yang pertama memopulerkan istilah SBB ini, tapi yang jelas istilah ini lagi gaul banget. Selain SBB, ada juga SBBBYTGAB. Yaitu singkatan dari Sorry Baru Bales Banget Ya Tadi Gue Abis Boker.

TFT
TFT ini biasanya digunakan buat mereka yang pacaran atau PDKT. TFT ini biasanya muncul ketika seseorang baru aja beres pacaran atau main sama gebetan. Ya, TFT ini adatah Thanks For Today. Thanks For Today ini pasti kode, kode kalau si dia bahagia banget jalan sama kamu. dia happy, dan mungkin aja (kalau dia masih gebetan) itu tanda kalau dia bakal nerima kamu jadi pacarnya.

JFB
JFB ini biasanya muncul di twitter. JFB ini adalah singkatan dari Jangan lupa Follow Back. Mungkin pas kamu follow temen kamu, kamu pengen ngingetin dia untuk follow back kamu. Maka kamu pun menyampaikan JFB ke temen kamu. JFB ini singkatan yang bagus, dari pada JFBEEEAAA (Jangan lupa Follow Back EEEEAAAA).

NTKY
Ada juga NTKY. Kalau NTKY ini adalah istilah yang biasanya muncul pas pertama ketemu temen baru atau kenalan baru. NTKY adalah Nice To Know You. Wah wah wah, kalau kamu udah dikasih NTKY sama kenalanmu, itu pertanda kalau dia senang bisa kenal sama kamu. Dan bukan gak mungkin kalau di pengen kenal kamu lebih dekat.

DELCONT
Istilah yang dari dulu sampai sekarang tetep rame adalah "delcont". Pasti semua pada tahu, delcont ini maksudnya delete contact. Delete contact ini biasanya ada di dunia BBM atau dunia sms juga sering muncul. Pesan NYUNYU adalah, kalau kamu mau bilang "delcont", jangan diulang-ulang dan jangan diucapkan di tempat yang bisa meng-gema-kan suara. Akibatnya parah, kalau kamu bilang DELCONT!" di tempat yang bergema, makan akan ada suara lanjutan yang berbunyi "cont... cont... cont.. seorang pekerja event organizer, nah si Ronny ini punya temen kantor bernama Siska Utami, pada suatu saat Siska bertandang ke rumah Ronny, pas dia ketemu si Gina, Siska nanya Kakakmu mana si Gina ngejawab di kamar, Gitu Loooohhh.. terus pas di tanya lagi Eh Gina kelas berapa ! sekarang si Gina ngejawab Kelas dua SMP Gitu looohhh..Yah namanya tamu, Siska trus nanya Gina, kalau yang benerin genteng bocor siapa seh? Gina ngejawab Siapa aja ..Gitu Looohhh sampai sebelas pertanyaan selanjutnya si Gina ngejawb dengan kata-kata Gitu Looohh... Esoknya si Siska di kantor ikut-ikutan latah dia ngucapin kata Gitu Loooohhh...di tiap akhir kalo dia ngomong.

ALAY a.k.a Anak LAYangan

Istilah satu ini biasanya ditujukan untuk orang-orang yang memiliki gaya eksentrik, unik dan agak berlebihan. Hayooo ngaku siapa yang menganut istilah ini? Hahahaha. ALAY sendiri sebenarnya identik dengan anak kecil dari kampung yang suka bermain layangan selama berjam-jam. Sehingga, rambut mereka menjadi kemerahan dan kulitnya berangsur-angsur menjadi gelap.

Galau

Dalam arti sebenarnya galau adalah pikiran yang sedang kacau atau tidak karuan. Namun, entah kenapa istilah ini seringkali menjadi topik utama dalam ‘update-an’ di social media, baik itu Twitter, Facebook, dsb. Dan seperti yang kita tahu, umumnya pengguna social media di Indonesia sendiri adalah anak muda. Hal ini menyebabkan, ramainya social media yang ada cenderung pada ke-galau-an anak muda, khususnya dalam masalah cinta dan motivasi. Bener nggak?? Hahahaha.

Lebay

Kata lebay ini biasanya digunakan untuk memberi tahu seseorang bahwa apapun yang dikatakannya itu hampir tidak masuk akal bahkan menyimpang dari kenyataan yang sebenarnya alias ber-le-bi-han. Misalnya, ada seseorang yang bertindak layaknya Drama Queen, paling tidak komen yang didapatkan pun seperti “Lebay, deh!”

KAMSEUPAY

Pasti kalian tahu kan istilah ini? Yup, KAMSEUPAY berarti KAMpungan Sekali Udik PAYah. Istilah ini pertama kali dipopulerkan melalui social media, dan belum lama ini lebih terkenal melalui salah satu sinetron remaja. Bahkan ada lagunya loh, KAM SE U PAY

“Terus...gue harus SALTO?”

Kalimat ini cukup menggelitik siapapun yang mendengarnya. Biasanya orang akan berujar seperti ini saat orang lain mengharapkan reaksi/respon yang lebih heboh seusai bercerita.

 “Terus gue harus bilang WOW, gitu?”

Kalimat ini hanyalah variasi dari kalimat sebelumnya. Jika suka, maka kedua kalimat ini bisa disambungkan menjadi: “Terus gue harus bilang WOW sambil SALTO di tengah jalan, gitu?”

Last but not least is KEPO

Tahukah kalian, KEPO berasal dari bahasa hokkian yakni KE=Bertanya, PO (Apo)=Nenek-nenek. Jadi, KEPO artinya nenek-nenek yang suka bertanya, it means ingin tahu banget segala urusan orang. Contohnya:

A: kamu lagi di mana? Ngapain? Sama siapa?
B: Kepo banget sih....

(Asal Usul)